Donggala —
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah RT 2, belakang Kuburan
Islam, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah,
Sabtu (5/9/2026). Api dengan cepat ditangani oleh Babinsa Koramil
1306-06/Banawa bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat
setempat.
Babinsa
bersama pihak terkait langsung melakukan koordinasi dan upaya pemadaman setelah
mengetahui adanya kebakaran. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan BPBD
Kabupaten Donggala untuk mencegah api meluas dan merembet ke area permukiman
warga.
Proses
pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel serta
peralatan yang tersedia. Berkat respons cepat seluruh pihak, api berhasil
dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.
Babinsa menjelaskan
bahwa kondisi cuaca yang panas dan ekstrem serta vegetasi yang kering diduga
menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
"Kondisi
cuaca yang panas dan vegetasi yang kering sangat mudah memicu dan mempercepat
penyebaran api. Karena itu, begitu mendapat informasi, kami langsung bergerak
bersama BPBD, kepolisian dan masyarakat untuk melakukan pemadaman agar api
tidak merembet ke permukiman warga," jelas Babinsa.
Ia juga
mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca
panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat
memicu munculnya api di kawasan yang memiliki vegetasi kering.
"Yang
paling penting adalah kewaspadaan bersama. Jangan membakar sembarangan dan
segera laporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini
mungkin," tambahnya.
Dalam kejadian
tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel (nihil). Petugas
juga memastikan api telah padam dan situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam
kondisi aman.
Upaya
pemadaman secara cepat dan terpadu tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi
agar kebakaran tidak meluas


.jpeg)
















