Palu - Pemerintah Kota Palu bersama unsur Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan langsung ketersediaan stok serta harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional, Selasa (3/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah.
Sidak dipimpin oleh Ibu Wakil Wali Kota Palu dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD Kota Palu, Ketua Pengadilan Negeri Kota Palu, Plt Asisten II Sekda Kota Palu, Dandim 1306/KP yang diwakili Lettu Inf Aspar Potoronggi, Kapolresta Palu yang diwakili AKP Setiarjo, Kepala Bulog, Kadis Perindag, Kadis Pertanian, Kasat Pol PP, serta Kasat DLLAJ.
Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Lettu Inf Aspar Potoronggi menyampaikan bahwa kehadiran unsur TNI dalam sidak tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
“Dari hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok relatif aman. Kami bersama instansi terkait memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga,” ujar Lettu Inf Aspar Potoronggi.
Ia menjelaskan, komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai, bawang merah, dan daging masih tersedia dalam jumlah mencukupi. Meski terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas, secara umum masih dalam batas wajar.
Sementara itu, Ibu Wakil Wali Kota Palu menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan rutin, terutama menjelang momen-momen tertentu yang berpotensi meningkatkan permintaan masyarakat.
“Kami tidak ingin ada lonjakan harga yang signifikan. Koordinasi lintas sektor terus kami perkuat agar distribusi lancar dan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” katanya.
Kepala Bulog juga memastikan ketersediaan cadangan beras pemerintah dalam kondisi aman dan siap disalurkan apabila diperlukan untuk menjaga stabilitas harga.
Pemerintah Kota Palu mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar serta menghindari praktik penimbunan. Aparat gabungan akan terus melakukan pengawasan guna memastikan situasi tetap kondusif dan inflasi daerah dapat terkendali.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait, diharapkan stabilisasi harga dan pasokan pangan di Kota Palu tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat.


















