PARIGI
MOUTONG - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru,
Kecamatan Parigi Selatan, terus memacu pembangunan infrastruktur desa. Secara
bergotong royong, mereka mempercepat proses pengecoran sling angin dalam pembuatan
jembatan gantung pada Senin (22/6/2026).
Kemitraan
antara TNI dan rakyat begitu erat. Di bawah terik matahari, personel Babinsa
dan warga tampak bahu-membahu melangsir material semen, pasir, dan batu demi
merampungkan pengecoran sling angin tersebut.
Babinsa menjelaskan
bahwa percepatan pembangunan jembatan ini sangat krusial bagi mobilitas
masyarakat setempat.
"Jembatan
ini merupakan akses vital bagi warga Desa Nambaru, terutama untuk mengangkut
hasil bumi dan menghubungkan antar-dusun. Oleh karena itu, kami bersama warga
fokus mempercepat pengecoran sling angin ini agar struktur jembatan benar-benar
kokoh dan bisa segera digunakan," ujar Babinsa.
Ia
menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar
membantu fisik pembangunan, tetapi juga untuk memelihara semangat gotong royong
yang menjadi ciri khas bangsa.
"Melalui
kerja bakti seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin nyata. Warga juga
sangat antusias karena mereka tahu jembatan ini akan sangat mempermudah
aktivitas sehari-hari dan mendongkrak perekonomian desa," imbuhnya.
Sementara
itu, Kepala Desa Nambaru mengapresiasi dedikasi personel Koramil 1306-08/Parigi
yang selalu hadir mengawal pembangunan dari awal. Dengan keterlibatan TNI,
warga merasa lebih termotivasi sehingga pengerjaan fasilitas publik ini
berjalan jauh lebih cepat dari target yang ditentukan.
.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)









