Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

12 September 2026

Sinergi TNI dan Poktan Mandiri Makmur Cor Akses Panen di Sausu Gandasari

 


PARIGI MOUTONG — Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Serka I Made Janayasa, turun langsung dalam kerja bakti bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri Makmur. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pengecoran jalan kantong produksi di Dusun 4 Cempakasari, Desa Sausu Gandasari, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (12/9/2026).

Pembangunan akses jalan ini bertujuan untuk memudahkan kelancaran mobilitas para petani dalam mengangkut hasil panen dari perkebunan menuju jalan utama.

Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu membantu mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan.

“Pengecoran jalan kantong produksi ini sangat vital bagi warga, khususnya para petani. Kalau jalannya bagus, akses pengangkutan hasil panen jadi lebih cepat dan biaya transportasi juga bisa ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan swadaya dan gotong royong seperti ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat dapat terus terjalin erat.

Sementara itu, Ketua Poktan Mandiri Makmur, I Ketut Mudra, mengapresiasi kehadiran dan bantuan dari pihak Koramil, khususnya Babinsa yang terus mendampingi warga sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir dan memberi semangat. Dengan adanya kerja bakti bersama ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” kata I Ketut Mudra.

Jalan kantong produksi sepanjang puluhan meter tersebut kini sudah bisa dilalui secara bertahap, dan diharapkan dapat langsung berdampak positif pada peningkatan perekonomian para petani di Desa Sausu Gandasari.

11 September 2026

Cegah Karhutla, Babinsa Banawa Ajak Warga Dusun 2 Loli Saluran Tingkatkan Kewaspadaan

 


Donggala — Babinsa Koramil 1306-06/Banawa, Serka M. Yakub, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Edukasi tersebut disampaikan kepada warga di Dusun 2, Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka M. Yakub mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan dan lahan mudah terbakar.

Ia juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

“Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman,” ujar Serka M. Yakub.

Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat diperlukan agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.

Serka M. Yakub berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap bahaya karhutla serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Desa Loli Saluran.

10 September 2026

Babinsa Gerak Cepat Tangani Karhutla di Pegunungan Petana Sigi, 3 Hektare Lahan Terbakar

 


Sigi – Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Pegunungan Petana, Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 3 hektare.

Peristiwa Karhutla itu terjadi pada Rabu (9/9/2026). Informasi mengenai kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga, Sinardi (39), melihat adanya kebakaran dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Jono.

 

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Babinsa Koramil 1306-04/Dolo, Kopda Sarmon. Mendapat informasi tersebut.

 

“Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran. Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan bersama masyarakat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Babinsa.

 

pemadaman dilakukan menggunakan alat seadanya dengan melibatkan masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan membahayakan lahan di sekitar lokasi, mengingat kondisi kebakaran berada di kawasan pegunungan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan, terutama yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” katanya.

09 September 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Sosialisasikan Gerakan STOP KEKERASAN di SDN DDI 9 Sojol

 


DONGGALA – Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Pratu Husain, menghadiri kegiatan sosialisasi tentang #STOP KEKERASAN: Sadari, Hentikan, Lindungi! di Media Sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN DDI 9 Sojol, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mengenali dan mencegah berbagai bentuk kekerasan, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media sosial.

Babinsa menjelaskan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain, seperti perundungan (bullying), penghinaan, penyebaran informasi yang tidak benar, maupun mengunggah konten yang dapat memicu kekerasan.

“Para siswa harus berani menyadari dan melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan kekerasan. Jangan takut untuk berbicara kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya,” jelas Pratu Husain.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan.

Babinsa juga mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial sebagai sarana yang positif, seperti berbagi informasi yang bermanfaat, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menghormati privasi dan hak orang lain.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Saring sebelum sharing dan jangan ikut menyebarkan konten yang mengandung kekerasan atau merendahkan orang lain,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya kekerasan serta membangun keberanian untuk mencegah, menghentikan, dan melindungi diri maupun orang lain dari tindakan kekerasan.

07 September 2026

Babinsa Koramil Sausu Gerak Cepat Tangani Karhutla di Lahan Kosong Bendungan Induk


Parimo — Personel Koramil 1306-17/Sausu, Sertu Dedi Handoko, bergerak cepat bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kosong kawasan Bendungan Induk, Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (6/9/2026).

 

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Api diketahui muncul di lahan kosong yang berada di sekitar aliran Sungai Sausu.

 

Berdasarkan keterangan saksi, Ketut Sudianan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.20 WITA. Saat itu, Ketut sedang beraktivitas menyiram tanaman cokelat miliknya.

 

"Saat sedang menyiram pohon cokelat, saya mendengar suara seperti kayu terbakar dan terdengar retakan-retakan. Setelah itu saya melihat api sudah berkobar dan menjalar di lahan kosong dekat sungai," ujar Ketut.

 

Mengetahui adanya kebakaran, saksi kemudian segera menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Petugas bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi untuk mencegah api meluas.

 

Sertu Dedi Handoko selaku Babinsa Koramil 1306-17/Sausu kemudian berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemda Parigi Moutong untuk mendapatkan bantuan dalam proses pemadaman.

 


"Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman serta melokalisir titik api agar tidak meluas ke lahan dan perkebunan warga," kata Babinsa.

 

Menurutnya, kondisi lahan yang cukup kering dan terdapat material yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar. Karena itu, penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat di sekitar lokasi.

 

"Kami juga berkoordinasi dengan BPBD untuk membantu proses pemadaman. Hal ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas," jelasnya.

 

Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan yang kering.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Jika melihat adanya titik api atau asap di kawasan lahan dan perkebunan, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.

 

Hingga penanganan dilakukan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 2 hektare. Aparat bersama unsur pemerintah daerah terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

06 September 2026

Cegah Api Merembet ke Permukiman, Babinsa dan Warga Bergerak Padamkan Karhutla

 


Donggala — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah RT 2, belakang Kuburan Islam, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2026). Api dengan cepat ditangani oleh Babinsa Koramil 1306-06/Banawa bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat.

 

Babinsa bersama pihak terkait langsung melakukan koordinasi dan upaya pemadaman setelah mengetahui adanya kebakaran. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala untuk mencegah api meluas dan merembet ke area permukiman warga.

 

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel serta peralatan yang tersedia. Berkat respons cepat seluruh pihak, api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

 

Babinsa menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang panas dan ekstrem serta vegetasi yang kering diduga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

 

"Kondisi cuaca yang panas dan vegetasi yang kering sangat mudah memicu dan mempercepat penyebaran api. Karena itu, begitu mendapat informasi, kami langsung bergerak bersama BPBD, kepolisian dan masyarakat untuk melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke permukiman warga," jelas Babinsa.

 


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

 

"Yang paling penting adalah kewaspadaan bersama. Jangan membakar sembarangan dan segera laporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin," tambahnya.

 

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel (nihil). Petugas juga memastikan api telah padam dan situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam kondisi aman.

 

Upaya pemadaman secara cepat dan terpadu tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas

04 September 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Latih PBB Siswa Pramuka SMKN Sojol Utara


 

Donggala — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-18/Sojol, Serka Aris, memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi Pramuka SMKN Sojol Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMKN Desa Ogoamas 2, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Kamis (3/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Serka Aris memberikan materi dan praktik PBB kepada para anggota Pramuka. Pelatihan meliputi dasar-dasar baris-berbaris, sikap sempurna, penghormatan, serta gerakan dasar lainnya.

 

Babinsa menyampaikan bahwa pemberian materi PBB bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, ketertiban, serta rasa tanggung jawab para siswa.

 

“Pemberian materi PBB ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan siswa dalam mengikuti kegiatan Pramuka maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Babinsa.

 

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi dan arahan yang diberikan. Pelatihan dilakukan secara bertahap, mulai dari penjelasan teori hingga praktik gerakan di lapangan.

 

Kegiatan pembinaan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan.

03 September 2026

TNI Turun Tangan, Dapur Darurat Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir di Avalua.

 


Parigi Moutong – Personel Kodim 1306/KP bersama tim gabungan bersinergi membantu warga terdampak banjir dengan membangun dapur darurat untuk warga di Desa Avalua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

 

Pembangunan dapur darurat tersebut dilakukan pada Rabu (2/9/2026) sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu memenuhi kebutuhan warga pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

 

Dalam kegiatan itu, personel TNI bersama tim gabungan dan masyarakat bergotong royong mengerjakan dapur darurat untuk warga. Pekerjaan dimulai dari pembuatan rangka dapur, pemasangan dinding, hingga pemasangan seng sebagai bagian dari atap dapur.

 

Babinsa Desa Avalua turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Babinsa menyampaikan bahwa pembangunan dapur darurat untuk warga dilakukan untuk membantu warga yang terdampak banjir agar kebutuhan makanan dapat tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.

 

Selain membantu pembangunan fasilitas, personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tim gabungan, dan masyarakat dalam penanganan dampak banjir.

 

Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga Desa Avalua serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

 

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga menghadapi situasi darurat pascabencana.


02 September 2026

Dorong Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kasimbar Turun Sawah Tanam Padi 5,5 Hektare di Ogodopi

 


Parigi Moutong — Wujud nyata dukungannya terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Sertu Dewa Nyoman S, turun langsung ke sawah petani menanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Mutiara. Kegiatan ini berlangsung di Desa Ogodopi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (2/9/2026).

Penanaman padi ini dilakukan di atas lahan seluas 5,5 hektare. Aksi gotong royong tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ogodopi Jamaludin, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nur Intan, S.P., serta Ketua Kelompok Tani Mutiara Agus bersama para anggota petani setempat.

Babinsa menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk sinergitas TNI bersama instansi terkait untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah Parigi Moutong.

"Ini kami lakukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar terus mengolah lahan pertanian mereka secara optimal. Kami ingin memastikan proses tanam berjalan lancar sehingga target produksi beras di Desa Ogodopi dapat tercapai maksimal," ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Ogodopi, Jamaludin, mengapresiasi kehadiran Babinsa dan PPL yang selalu aktif memberikan pendampingan kepada warga. Menurutnya, kehadiran unsur Pembina Desa dan pendamping lapangan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan semangat para petani saat masa tanam tiba.

Dengan adanya sinergi yang erat antara TNI, dinas pertanian melalui PPL, pemerintah desa, dan para petani, diharapkan produktivitas panen Poktan Mutiara musim ini mengalami peningkatan signifikan.`