Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

25 Juni 2026

Penuh Semangat, Babinsa Tinombo dan Warga Gotong Royong Cor Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Mereka bahu-membahu melaksanakan pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda, Kamis (25/6/2026).

 

Aksi kompak ini dilakukan demi mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung yang sangat krusial bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat.

 

Di lokasi, tampak personel Babinsa bersama puluhan warga dengan penuh semangat mengaduk semen, mengangkat material, hingga menuangkannya ke area landasan tiang jembatan. Jembatan Garuda ini nantinya akan menjadi akses utama yang menghubungkan wilayah pemukiman dengan area perkebunan warga.

 

Babinsa menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus upaya mempercepat pembangunan di infrastruktur desa.

 

"Hari ini kami bersama warga fokus pada pengecoran landasan dasar tiang Jembatan Garuda. Ini pondasi paling penting agar jembatan kokoh dan aman digunakan. Kami sangat bangga melihat antusiasme warga Dusun 3 Tamo yang luar biasa, sejak pagi sudah berkumpul dan bekerja dengan penuh semangat," ujar Babinsa.

 

Pihak pemerintah desa dan tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang dinilai mampu membakar semangat warga. Dengan adanya gotong royong ini, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga aktivitas transportasi warga bisa kembali normal dan lebih aman.

Sinergi TNI-Polri Bersihkan Puing Rumah Warga Pascagempa Sigi di Nokilalaki

 


 

Sigi - Personel TNI dan Polri terus bersinergi bahu-membahu membantu warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Memasuki masa pemulihan, aparat gabungan fokus membersihkan puing-puing bangunan rumah warga yang roboh agar bisa segera dibangun kembali.

 

Aksi tanggap bencana ini salah satunya berlangsung di Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Kamis (25/6/2026).

 

Di lokasi, terlihat personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Kopda Moh. Ansar, bersama dengan sejumlah personel dari Polres Sigi. Dengan menggunakan alat seadanya, petugas gabungan membersihkan sisa-sisa reruntuhan batako, kayu, dan atap rumah warga yang hancur akibat guncangan gempa.

 

"Kami fokus membersihkan sisa material bangunan yang sudah tidak bisa digunakan. Targetnya, lahan ini bersih secepatnya agar warga bisa segera membangun kembali rumah layak huni mereka," ujar Kopda Moh. Ansar.

 


Kerja bakti ini disambut baik oleh warga Desa Kamarora A yang kesulitan membersihkan puing-puing rumah mereka yang berukuran besar tanpa bantuan alat dan tenaga tambahan.

 

Kehadiran TNI dan Polri di tengah-tengah masyarakat ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memberikan dukungan moral bagi warga Sigi untuk kembali bangkit.

Kodim 1306/Kota Palu Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa Sigi di Palolo.

 


 

Sigi - Kepedulian terhadap korban bencana alam pascagempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Rabu (24/6/2026) terus mengalir. Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan sembako untuk warga terdampak di Kecamatan Palolo.

 

Aksi kemanusiaan ini berpusat di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa yang membawahi Desa Tongoa dan Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru, Serda Frans Meysen, yang mengawal langsung proses penerimaan dan pendistribusian bantuan. Logistik diserahkan secara simbolis oleh Danpos Ramil Palolo, Pelda I Gusti S, kepada Kepala Desa Lembantongoa untuk segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

 

"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kemanunggalan TNI, khususnya Keluarga Besar Kodim 1306/Kota Palu, untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Lembantongoa yang terdampak gempa," ujar Pelda I Gusti S dalam keterangannya.

 


Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa tanggap darurat, berikut adalah rincian bantuan sembako dan kebutuhan logistik yang diserahkan:Jenis Bantuan Jumlah Beras 30 karung, Minyak Goreng10 Karton, Mie Instan10 Karton, Telur 25 Rak, Gula 25 Kg, Sarden 2 Karton, Biskuit 3 Karton, Susu SGM 4 Karton, Susu Kaleng Cap Enak 32 Kaleng, Popok Bayi (Pampers) 8 Karton dan Pembalut Wanita1 Karton serta Selimut 20 Pieces

 

Pihak Pemerintah Desa Lembantongoa mengapresiasi langkah cepat TNI ini. Seluruh bantuan yang telah diterima di posko darurat dipastikan akan langsung didistribusikan secara merata kepada kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak maupun warga yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian.

24 Juni 2026

Aksi Nyata Kemanunggalan TNI, Babinsa Sausu Garap Jembatan Aramco Bareng Warga

 


 

Parigi Moutong - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. Anggota Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina melaksanakan pengecoran baja bergelombang (Corrugated Steel Pipe) dalam pembuatan jembatan Aramco, Rabu (24/6/2026).

 

Sejak pagi hari Kopda Iwayan bersama puluhan warga bergotong-royong mengangkut material semen, pasir, dan batu. Tanpa canggung dengan seragam dinasnya, prajurit TNI ini ikut mengaduk dan menuangkan material cor demi mempercepat pembangunan akses vital tersebut.

 

"Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pembuatan jembatan Aramco menggunakan baja bergelombang ini sangat penting agar transportasi dan urat nadi perekonomian warga Desa Astina kembali lancar," ujarnya.

 

Pembangunan jembatan dengan metode Corrugated Steel Pipe (CSP) ini dipilih karena dinilai lebih efisien dan memiliki daya tahan yang kuat untuk mengalirkan debit air di bawahnya, sekaligus menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya.

 

Kehadiran Babinsa di lapangan pun mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah desa setempat. Perwakilan warga mengaku kehadiran TNI memberikan suntikan semangat tersendiri dalam menyelesaikan pekerjaan.

 

"Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu aktif mengawal pembangunan di desa kami. Dengan kerja bakti bersama ini, pekerjaan yang berat menjadi terasa lebih ringan dan jembatan bisa segera rampung," ungkap salah seorang warga Desa Astina.

 

Proses pengecoran berjalan dengan aman dan lancar. Sinergi kuat antara Babinsa Koramil Sausu dan warga Desa Astina ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan aksi nyata di lapangan.


23 Juni 2026

Pererat Silaturahmi, Koramil Banawa Gelar Nobar Argentina vs Austria Bersama Warga


 

Donggala - Suasana malam di Kantor Koramil 1306-06/Banawa mendadak riuh dan penuh keakraban pada Rabu (23/6/2026) dini hari. Anggota TNI bersama puluhan warga setempat berkumpul untuk menggelar acara nonton bareng (nobar) laga seru antara timnas Argentina melawan Austria.

 

Acara yang diinisiasi oleh Koramil 06/Banawa ini dimulai sejak pukul 01.00 WITA. Halaman kantor militer tersebut disulap menjadi area nobar yang santai lengkap dengan layar lebar. Terlihat sekitar 30 orang warga berbaur akrab dengan personel Koramil, larut dalam keseruan pertandingan sepak bola dunia tersebut.

 

Babinsa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja digelar bukan hanya untuk menyalurkan hobi menonton sepak bola, melainkan sebagai wadah mempererat tali silaturahmi.

 

"Kegiatan nobar ini merupakan salah satu upaya kami untuk terus menjaga dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di sini tidak ada sekat, kita semua sama-sama menikmati pertandingan dalam suasana kekeluargaan dan aman," ujarnya


22 Juni 2026

Bahu-membahu dengan Warga, Babinsa Parigi Pacu Pengecoran Sling Angin Jembatan Nambaru

  


PARIGI MOUTONG - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, terus memacu pembangunan infrastruktur desa. Secara bergotong royong, mereka mempercepat proses pengecoran sling angin dalam pembuatan jembatan gantung pada Senin (22/6/2026).

 

Kemitraan antara TNI dan rakyat begitu erat. Di bawah terik matahari, personel Babinsa dan warga tampak bahu-membahu melangsir material semen, pasir, dan batu demi merampungkan pengecoran sling angin tersebut.

 

Babinsa menjelaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan ini sangat krusial bagi mobilitas masyarakat setempat.

 

"Jembatan ini merupakan akses vital bagi warga Desa Nambaru, terutama untuk mengangkut hasil bumi dan menghubungkan antar-dusun. Oleh karena itu, kami bersama warga fokus mempercepat pengecoran sling angin ini agar struktur jembatan benar-benar kokoh dan bisa segera digunakan," ujar Babinsa.

 


Ia menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat bukan hanya sekadar membantu fisik pembangunan, tetapi juga untuk memelihara semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.

 

"Melalui kerja bakti seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin nyata. Warga juga sangat antusias karena mereka tahu jembatan ini akan sangat mempermudah aktivitas sehari-hari dan mendongkrak perekonomian desa," imbuhnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Nambaru mengapresiasi dedikasi personel Koramil 1306-08/Parigi yang selalu hadir mengawal pembangunan dari awal. Dengan keterlibatan TNI, warga merasa lebih termotivasi sehingga pengerjaan fasilitas publik ini berjalan jauh lebih cepat dari target yang ditentukan.


19 Juni 2026

Pastikan Aman Dilewati, Pagar Jembatan Desa Nambaru Parigi Dikebut!


 

PARIGI - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru bergotong royong mempercepat pembangunan jembatan di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Aksi ini difokuskan pada pemasangan dan pengelasan pagar jembatan guna menjamin keamanan warga yang melintas.

 

Pantauan di lokasi pada Jumat (19/6/2026), anggota Babinsa bersama masyarakat setempat tampak bahu-membahu. Sebagian warga menyiapkan material, sementara yang lain melakukan pengelasan besi untuk memastikan pagar jembatan berdiri dengan kokoh.

 

Babinsa menjelaskan bahwa pemasangan pagar ini merupakan tahap krusial sebelum jembatan sepenuhnya dapat digunakan secara massal oleh masyarakat.

 

"Kami bersama warga terus mengejar target penyelesaian, khususnya untuk pemasangan dan pengelasan pagar jembatan ini. Faktor keselamatan adalah prioritas utama. Dengan adanya pagar pengaman yang kuat, masyarakat—terutama anak-anak dan pengendara motor—bisa melewati jembatan ini dengan aman dan tanpa rasa was-was," ujar Babinsa.

 


Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini sangat dinantikan oleh warga Desa Nambaru karena menjadi akses vital untuk mobilitas harian serta jalur transportasi hasil pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga diharapkan dapat membakar semangat gotong royong warga.

 

"Gotong royong ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami ingin memastikan infrastruktur desa ini selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga roda perekonomian warga Desa Nambaru bisa berjalan lebih lancar," pungkasnya.

 

Sementara itu, warga Desa Nambaru menyambut baik dan mengapresiasi pendampingan aktif dari personel Koramil 1306-08/Parigi. Dengan kerja cepat ini, jembatan tersebut ditargetkan dapat segera beroperasi penuh dalam waktu dekat.


18 Juni 2026

Sambil Berpeluh Keringat, Babinsa di Parimo Bahu-membahu Bareng Warga Cor Jembatan Aramco

 


PARIGI MOUTONG - Aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Anggota Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Kopda Iwayan Ediyana, bahu-membahu bersama warga Desa Astina melaksanakan kerja bakti pengecoran dan penimbunan jembatan Aramco, Kamis (18/6/2026).

 

Sejak pagi hari, Kopda Iwayan Ediyana bersama puluhan warga tampak penuh semangat. Tanpa canggung, Sang Babinsa ikut mencangkul, mengangkut material, hingga menuangkan adonan semen ke area jembatan penghubung yang krusial bagi mobilitas warga setempat.

 

"Kegiatan gotong royong ini merupakan upaya kita bersama untuk mempercepat perbaikan infrastruktur desa. Jembatan Aramco ini punya fungsi penting untuk kelancaran transportasi dan urat nadi perekonomian warga di Desa Astina," ujar Kopda Iwayan Ediyana di sela-sela kegiatan.

 

Selain untuk mempercepat pembangunan fisik, Kopda Iwayan menyampaikan bahwa aksi turun ke lapangan ini menjadi momentum penting untuk menjaga kedekatan antara TNI dan masyarakat.

 


"Dengan bekerja bersama seperti ini, silaturahmi antara Babinsa dan warga ketat terjalin. Kerja berat pun terasa lebih ringan kalau dilakukan sama-sama. Kami (TNI) akan selalu siap hadir di tengah-midst kesulitan masyarakat," tambah Iwayan.

 

Sementara itu, warga Desa Astina menyambut baik kehadiran dan keaktifan Babinsa dalam pembangunan desa tersebut. Mereka mengaku lebih termotivasi untuk menyelesaikan pengecoran jembatan karena didampingi langsung oleh aparat teritorial.


Momen Keakraban Babinsa Koramil 10/Tomini Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga

 


Parigi Moutong - Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Tomini hadir dalam nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat. Warga tampak antusias menyaksikan laga sengit antara Portugal melawan Republik Demokratik (RD) Kongo.

 

Kegiatan nobar ini berlangsung di Desa Ulatan, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Kamis (18/6/2026) dini hari. Suasana kebersamaan langsung terasa begitu peluit kick-off ditiup pada pukul 01.15 WITA.

 

Babinsa mengungkapkan, kegiatan nobar ini digelar bukan hanya sebagai ajang hiburan, melainkan sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.

 

"Nobar Piala Dunia ini menjadi momen yang sangat tepat untuk membaur dengan warga. Melalui kegiatan seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat dapat semakin kokoh, sekaligus kami bisa memantau langsung situasi kamtibmas di wilayah," ujarnya.

 

Meski pertandingan digelar pada dini hari, antusiasme pencinta sepak bola di Desa Ulatan tidak surut. Sedikitnya ada sekitar 50 orang warga yang hadir memadati lokasi nobar demi mendukung tim kesayangan mereka.

 

Sorak sorai penonton pecah saat jalannya pertandingan antara tim bertabur bintang Portugal melawan kekuatan Afrika, RD Kongo, berlangsung sengit. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga pun membuat suasana nobar menjadi lebih hangat, aman, dan tertib hingga laga usai.