Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

27 Agustus 2026

Jaga Kebugaran, Anggota Kodim 1306/Kota Palu Laksanakan Lari 10K

 

Palu — Untuk menjaga kebugaran sekaligus meningkatkan kesiapan fisik dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok sehari-hari, anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan olahraga lari sejauh 10 kilometer, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Staf Operasi (Pasi Ops) Kodim 1306/Kota Palu, Kapten Inf Arnold Paretta, dan diikuti oleh personel staf serta anggota Koramil jajaran Lembah Palu.
Kapten Inf Arnold Paretta mengatakan, kegiatan lari 10K merupakan bagian dari upaya pembinaan fisik prajurit agar selalu berada dalam kondisi prima. Menurutnya, kebugaran jasmani menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.

“Kegiatan lari ini kita laksanakan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani anggota. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan setiap personel mampu melaksanakan tugas pokok sehari-hari dengan baik, optimal, dan penuh tanggung jawab,” ujar Kapten Inf Arnold Paretta.

Ia menambahkan, olahraga bersama juga menjadi sarana untuk meningkatkan kekompakan, semangat, dan disiplin antaranggota.

“Selain menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan ini juga untuk membangun kebersamaan serta kekompakan antarpersonel. Kita ingin seluruh anggota selalu siap secara fisik maupun mental dalam menghadapi tuntutan tugas,” tambahnya.

Pelaksanaan lari 10K berlangsung dengan penuh semangat. Para personel mengikuti kegiatan dengan tetap memperhatikan kemampuan fisik masing-masing sehingga olahraga dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Kegiatan pembinaan fisik tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari rutinitas anggota Kodim 1306/Kota Palu dalam menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bugar, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Pendim_1306)


26 Agustus 2026

TNI Bersama Tim Gabungan Bergerak Tangani Banjir Bandang di Avolua Parimo

 


Parigi Moutong — Personel Koramil 1306-08/Parigi bergerak cepat membantu Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menangani banjir bandang yang melanda Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Rabu (26/8/2026). Personel gabungan dikerahkan untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak.

Personel gabungan tersebut terdiri dari unsur TNI, Damkar, BPBD, Basarnas, serta aparat desa setempat. Mereka bersama-sama melakukan pembersihan rumah warga dari material lumpur yang terbawa banjir.

"Personel gabungan bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak cepat membantu membersihkan rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Penanganan dilakukan secara bersama-sama agar kondisi lingkungan dapat segera kembali normal," kata Danramil.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 68 kepala keluarga (KK) terdampak banjir. Rumah warga terendam air yang bercampur lumpur akibat banjir bandang tersebut.

Selain itu, sedikitnya 12 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak sedang hingga rusak berat.

Danramil 08 Parigi mengatakan proses penanganan dan pendataan masih terus dilakukan di lokasi. Data mengenai jumlah warga terdampak maupun kerusakan bangunan masih dikumpulkan dan diverifikasi oleh BPBD Kabupaten Parigi Moutong.

"Untuk data sementara ada 68 KK yang terdampak dan 12 rumah mengalami kerusakan, mulai rusak sedang hingga berat. Namun, data tersebut masih terus dikumpulkan untuk memastikan jumlah dan kondisi kerusakan secara keseluruhan," ujarnya.

Personel gabungan hingga Rabu masih berada di lokasi untuk membantu proses pembersihan rumah warga serta melakukan penanganan terhadap dampak banjir bandang.

24 Agustus 2026

Kebakaran Melanda Pegunungan Kaliali Sigi, TNI dan Warga Sigap Jinakkan Si Jago Merah

 


Sigi — Personel Koramil 1306-04/Dolo melalui Danpos Dolo, Serma Zainal Abidin, bersama Kelompok Siaga Bencana (KSB) Desa Pulu, aparat desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Pegunungan Kaliali, Dusun I, Desa Pulu, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 5 hektare. Lokasi kebakaran berada sekitar 2 kilometer dari permukiman masyarakat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Kepala Desa Pulu setelah melihat adanya kobaran api di kawasan Pegunungan Kaliali. Berdasarkan keterangan saksi, Ilham (46), kobaran api terlihat dari area pegunungan yang berjarak sekitar 1 kilometer dari permukiman Desa Pulu.

Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Desa Pulu langsung menggerakkan Kelompok Siaga Bencana untuk melakukan pemantauan sekaligus berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, dan masyarakat setempat guna melakukan penanggulangan kebakaran.


Danpos Dolo Selatan Serma Zainal Abidin bersama anggota KSB Desa Pulu, aparat desa, serta masyarakat kemudian menuju titik lokasi kebakaran. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan upaya pemadaman api secara bersama-sama.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas dan mendekati kawasan permukiman warga. Kolaborasi antara personel TNI, KSB, aparat desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di wilayah Desa Pulu.

Hingga penanganan dilakukan, petugas dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap area yang terbakar guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memadamkan api

Jaga Disiplin dan Soliditas, Anggota Kodim 1306/Kota Palu Rutin Gelar Upacara Bendera

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan upacara bendera rutin yang digelar setiap hari Senin. Kegiatan tersebut berlangsung di Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (24/8/2026).

Upacara bendera kali ini dipimpin langsung oleh Perwira Penghubung (Pabung) Sigi Kodim 1306/Kota Palu, Mayor Inf Tarno. Sementara itu, petugas upacara berasal dari jajaran Koramil 1306-01/Palu Barat.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh anggota Kodim 1306/Kota Palu mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin sebagai bagian dari pembinaan satuan serta upaya meningkatkan jiwa korsa dan rasa tanggung jawab sebagai prajurit TNI.

Dalam arahannya, Kapten Inf Arnol Paretta menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momentum untuk memupuk disiplin, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat soliditas dan kebersamaan seluruh personel,” ujar Mayor Inf Tarno.

Kegiatan upacara bendera mingguan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan Kodim 1306/Kota Palu. Selain sebagai sarana pembinaan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan arahan dan evaluasi terkait pelaksanaan tugas satuan.


Resmi Diresmikan Jembatan Gantung Dibangun, Warga Nambaru Kini Mudah Akses Kebun

 

PARIGI MOUTONG — Jembatan gantung di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi diresmikan. Peresmian tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (21/8/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo turut mendampingi langsung Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar., dalam kegiatan peresmian jembatan yang berada di wilayah Kodim 1306/Kota Palu tersebut.

Sebelum jembatan dibangun, masyarakat, termasuk anak-anak, harus menunggu air sungai surut ketika hendak menuju kebun. Kondisi tersebut semakin menyulitkan saat debit air meningkat akibat hujan.

Selain itu, warga sebelumnya tidak dapat membawa kendaraan saat menyeberang. Kini, keberadaan jembatan gantung tersebut membuat aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan aman, termasuk membawa sepeda motor
Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah melalui TNI-AD terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses dan aktivitas sehari-hari warga.
"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu air surut ketika hendak menyeberang. Bahkan saat kondisi sungai sedang banjir, warga tetap memiliki akses untuk beraktivitas dengan lebih aman," ujar Kolonel Yudhi.

Ia berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.


22 Agustus 2026

Aksi Cepat Anggota Koramil 15 Damsol Sisir Kebakaran Lahan Warga di Desa Rerang

 


Donggala - Personel Koramil 1306-15/Damsol bergerak cepat melakukan pemantauan dan penanganan kebakaran lahan perkebunan milik masyarakat di Dusun 5, Desa Rerang, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sabtu (22/8/2026). Kebakaran tersebut diperkirakan melahap area seluas kurang lebih 2 hektar.

Setibanya di titik lokasi, anggota Koramil 1306-15/Damsol langsung menyisir area terdampak untuk mengecek kondisi lapangan sekaligus memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas di lapangan, seluruh titik api kini berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Babinsa menjelaskan bahwa aksi cepat ini dilakukan untuk memastikan api tidak kembali berkobar dan meluas ke area perkebunan warga lainnya.

"Setibanya di lokasi, kami langsung menyisir seluruh area terdampak untuk mengecek serta memadamkan sisa-sisa api yang masih ada. Saat ini seluruh titik api sudah terpantau padam total. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat kondisi cuaca kering, demi mencegah terjadinya kebakaran serupa," ujar Babinsa.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran sudah dalam keadaan aman dan terkendali. Pihak TNI bersama unsur terkait terus mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan potensi munculnya titik api baru.

21 Agustus 2026

Bahu-Membahu TNI dan Warga Parimo Wujudkan Jembatan Gantung Garuda

 


Parigi Moutong - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhy Hendro Prasetyo, hadir peresmian Jembatan Gantung Garuda di Dusun 5, Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Jumat (21/8/2026).

Jembatan gantung ini merupakan bagian dari program Presiden RI yang dikerjakan secara swadaya melalui kerja sama sinergis antara TNI AD dan masyarakat setempat.

Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Pangdam XXIII/Padjadjaran Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, serta Bupati Parimo, Erwin Burase, S.Kom.

Selain itu, turut hadir Kapendam XXIII/PW Kolonel Inf Ronal Putty, Kapolres Parimo yang diwakili Kabag Ops Kompol Sugianto, S.H.I., Waaster Kodam XXIII/PW Letkol Inf Aprisal, Pabung Parimo Mayor Inf Iko Power, Danramil 1306-08/Parigi Kapten Arm I Putu Sujaya, Wakapolsek Parigi Dewa Eka Wiyana, dan Kepala Desa Nambaru Asmara Langganesi. Sekitar 150 tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga para pelajar SMP Satap dan SD Inpres Sumber Sari juga memadati lokasi dengan penuh antusias.

Dandim 1306/Kota Palu, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini bertujuan untuk membuka akses konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kendala mobilitas warga Desa Nambaru.

"Jembatan ini dibangun atas dasar kemanunggalan TNI dan rakyat. Pengerjaannya dilakukan secara swadaya bersama-sama antara prajurit TNI AD dan warga setempat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses ekonomi, kesehatan, hingga memperlancar mobilitas anak-anak sekolah," ujar Dandim.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan selama proses pembangunan menjadi bukti nyata eratnya hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Kodim 1306/Kota Palu.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat jembatan ini bersama-sama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkasnya.

20 Agustus 2026

Bantu Warga Tangani Karhutla, Personel Kodim 1306/Palu Padamkan 10 Hektare Lahan Kebun di Donggala

 

Donggala - Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menanggulangi kebakaran lahan kebun milik masyarakat di Dusun II, Desa Alindau, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Rabu (19/8/2026). Kebakaran yang melalap area seluas sekitar 10 hektare tersebut berhasil dikendalikan sebelum meluas ke permukiman warga.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Pasi Ops Kodim 1306/Kota Palu, Kapten Inf Arnold Paretta. Sejak kepulan asap terdeteksi, tim gabungan TNI bersama instansi terkait dan masyarakat setempat langsung diterjunkan ke titik api.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung meluncur ke lokasi untuk memblokir pergerakan api. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare. Medan yang cukup terjal dan angin kencang menjadi tantangan, namun berkat kerja sama seluruh personel dan alat seadanya serta bantuan armada pemadam, api berhasil kita lokalisir," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di lokasi kejadian.

Secara terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan bentuk tanggap darurat TNI dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman bencana karhutla.

"Saya telah memerintahkan Danramil 12/Sindue beserta jajaran babinsa dan Pasi Ops untuk mengerahkan seluruh personel yang ada guna membantu pemadaman total di lapangan. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Pemda Donggala serta dinas terkait agar pemadaman dan pendinginan berjalan optimal," tegas Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo saat dikonfirmasi.

Dandim juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang memicu cepatnya penyebaran api. Hingga berita ini diturunkan, personel TNI dan pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di area bekas kebakaran guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. (Pendim_1306)



19 Agustus 2026

Dandim 1306/Kota Palu Hadiri Penyambutan Satgas Yonif 711/Raksatama Usai Tugas di Papua

 

PALU — Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 1306/Kota Palu Ny. Lena Yudhi menghadiri upacara penyambutan Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah melaksanakan tugas selama kurang lebih satu tahun di Papua.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan tradisi satuan Kodam XXIII/Palaka Wira dan berlangsung di Mako TNI AL, Jalan Malonda, Trans Palu-Donggala, Kota Palu. Upacara dipimpin langsung oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Rabu (19/08/26)

Penyambutan tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama yang telah menyelesaikan tugas pengabdian di wilayah Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian para prajurit selama menjalankan tugas.

“Kepulangan Satgas Yonif 711/Raksatama merupakan momen yang patut kita syukuri. Selama kurang lebih satu tahun para prajurit telah melaksanakan tugas di Papua dengan penuh dedikasi, disiplin dan tanggung jawab. Pengabdian tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Yudhi.

Ia juga mengingatkan para prajurit agar menjadikan pengalaman selama melaksanakan tugas di Papua sebagai bekal untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas-tugas berikutnya.

“Kami berharap seluruh prajurit dapat segera beradaptasi kembali dengan keluarga dan satuan. Jadikan pengalaman selama bertugas sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan kemampuan, soliditas dan profesionalisme. Yang terpenting, jaga kesehatan dan tetap semangat dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya.

Menurut Yudhi, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak terlepas dari dukungan keluarga, termasuk Persit yang selama ini memberikan doa, semangat dan dukungan moral kepada para prajurit.
“Dukungan keluarga sangat berarti bagi setiap prajurit. Karena itu, kepulangan ini hendaknya menjadi momentum untuk kembali berkumpul bersama keluarga sekaligus memperkuat semangat dalam menghadapi tugas-tugas ke depan,” tambahnya.

Upacara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Tradisi satuan juga menjadi bagian penting dalam menyambut kembali para prajurit sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan perjuangan mereka selama menjalankan tugas di daerah operasi.
Dengan berakhirnya penugasan tersebut, para prajurit Satgas Yonif 711/Raksatama diharapkan dapat kembali menjalankan tugas kedinasan di satuan dengan semangat baru serta terus menjaga kehormatan dan nama baik TNI.