Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

10 April 2026

Potret Kemanunggalan TNI di Parigi Selatan: Babinsa-Warga Nambaru 'Ngebut' Garap Jembatan Garuda.

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong terpancar kuat di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga setempat terus mengebut pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (10/4/2026).

Pantauan di lokasi, sinergi antara TNI dan rakyat ini terlihat sangat kental. Tanpa sekat, para Babinsa dan warga bahu-membahu mengumpulkan material alam berupa batu dan pasir dari sekitar lokasi untuk mempercepat proses konstruksi jembatan yang menjadi akses vital bagi warga tersebut.

"Kami terus berupaya mempercepat pembangunan Jembatan Garuda ini. Kehadiran Babinsa di sini bukan hanya memberikan bantuan tenaga, tapi juga untuk memotivasi warga agar semangat kebersamaan ini tetap terjaga," ungkap Babinsa di lokasi.

Jembatan Garuda ini merupakan infrastruktur yang sangat dinantikan oleh masyarakat Desa Nambaru. Dengan selesainya jembatan ini, akses transportasi warga untuk mengangkut hasil bumi dan aktivitas sehari-hari diharapkan menjadi lebih lancar.


Seorang warga setempat mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel Koramil 1306-08/Parigi yang turun langsung ke lapangan.

"Kami sangat senang bapak-bapak TNI mau kotor-kotoran bersama kami mengangkut batu dan pasir. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini," ujarnya.

Aksi kerja bakti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Parigi Selatan. Tidak hanya sekadar membangun fisik jembatan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antara aparat teritorial dengan masyarakat binaannya.

Progres pembangunan Jembatan Garuda terus menunjukkan perkembangan signifikan. Semangat "ngebut" yang ditunjukkan Babinsa dan warga menjadi sinyal positif bahwa jembatan ini akan segera dapat dinikmati oleh khalayak luas dalam waktu dekat.

Wujud Sinergi, Danramil Tinombo Pimpin Kerja Bakti di Taman Raja Tombolotutu.

 


Parigi Moutong - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Parigi Moutong ke-24 tahun 2026, personel Koramil 1306-09/Tinombo bersama lintas sektor dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih. Kegiatan kerja bakti ini dipusatkan di Taman Raja Tombolotutu, Desa Tinombo, Kecamatan Tinombo, Jumat (10/4/2026).

Pantauan di lokasi, puluhan orang bahu-membahu membersihkan area taman yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat setempat. Kehadiran aparat TNI dan Polri di tengah warga menambah semangat gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman.

Danramil 1306-09/Tinombo, Kapten Inf I Gusti Ngurah Susila S.E., memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan hari jadi kabupaten.

"Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus dalam rangka menyemarakkan HUT Kabupaten Parigi Moutong ke-24. Kami ingin Taman Raja Tombolotutu ini terlihat bersih dan indah sebagai cerminan semangat kebersamaan kita," ujar Kapten I Gusti Ngurah Susila di sela-sela kegiatan.


Kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pimpinan kecamatan, aparat keamanan, dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Muammar S.H. (Camat Tinombo), Aipda Budiman (Mewakili Kapolsek Tinombo), Para Kepala Desa se-Kecamatan Tinombo dan Para Kepala Sekolah se-Kecamatan Tinombo serta Perangkat Desa dan sekitar 50 orang masyarakat Kecamatan Tinombo.

Camat Tinombo, Muammar S.H., mengapresiasi inisiasi dari pihak Koramil dan kehadiran seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, momentum HUT Kabupaten ke-24 harus diawali dengan semangat menjaga fasilitas publik agar tetap terawat.

"Partisipasi aktif dari rekan-rekan TNI, Polri, para Kades, hingga pihak sekolah menunjukkan bahwa rasa memiliki terhadap daerah ini sangat kuat. Semoga lingkungan yang bersih ini meningkatkan kenyamanan warga yang berkunjung ke taman," kata Muammar.

Kondisi Taman Raja Tombolotutu kini tampak lebih rapi setelah rumput liar dipangkas dan sampah plastik dibersihkan. Kegiatan berakhir dengan tertib, menunjukkan kekompakan warga Tinombo dalam menyambut hari jadi kabupaten yang jatuh pada tahun 2026 ini.

09 April 2026

Sinergi Tanpa Batas! Babinsa dan Warga Parigi Moutong Gotong Royong Gebut Jembatan Garuda

  


Parigi Moutong - Semangat gotong royong terpancar kuat di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga setempat terus mengebut pembangunan Jembatan Garuda, Kamis (9/4/2026).

 

Pantauan di lokasi, sinergi antara TNI dan rakyat ini fokus pada tahap pengecoran tiang penyangga jembatan. Meski cuaca cukup terik, tak menyurutkan semangat mereka dalam merampungkan infrastruktur penting bagi desa tersebut.

 

"Hari ini kita bersama warga fokus pada pengecoran tiang. Ini bagian krusial agar struktur Jembatan Garuda kokoh dan bisa segera digunakan masyarakat," ujar salah satu personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi di lokasi.

 

Pembangunan jembatan ini bukan sekadar urusan fisik, melainkan simbol kebersamaan. Babinsa dan warga tampak bahu-membahu melangsir material mulai dari semen, pasir, hingga batu pecah ke titik pengecoran.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah binaan. Babinsa memastikan fondasi jembatan kuat untuk jangka panjang serta melibatkan puluhan warga desa yang antusias membantu

 


"Dengan adanya jembatan ini, akses transportasi warga untuk membawa hasil kebun akan lebih mudah. Kami sangat mengapresiasi bantuan dan pendampingan dari bapak-bapak Babinsa," ungkap salah seorang warga Desa Nambaru.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses pengecoran masih terus berlangsung dengan target penyelesaian tahap fondasi dalam waktu dekat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat terbukti mampu memicu motivasi warga untuk bekerja lebih efektif dan cepat.

Mantap! Personel Kodim 1306/KP 'Hajar' Aspal 5 Km Demi Jaga Stamina dan Meningkatkan Imunitas

 


 

Palu - Demi menjaga stamina dan kebugaran fisik prajurit, personel Kodim 1306/Kota Palu menggelar kegiatan olahraga bersama pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bati Opsdim 1306/KP, Pelda Sayfuddin, di Lapangan Makodim setempat.

 

Pantauan di lokasi, kegiatan yang dipusatkan di Makodim 1306/KP, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu ini diikuti dengan antusias oleh seluruh personel.

 

Sebelum memulai aktivitas fisik yang berat, seluruh prajurit diwajibkan menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan awal. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi tubuh personel dalam keadaan prima dan siap melakukan latihan.

 

"Kegiatan diawali dengan pemeriksaan denyut nadi untuk memantau kondisi jantung personel, kemudian dilanjutkan dengan pemanasan secara terpimpin," ujar Pelda Sayfuddin di lokasi.

 


Setelah rangkaian pemanasan selesai, para personel kemudian melaksanakan lari jalanan dengan menempuh jarak sejauh 5 kilometer. Rute lari mengambil jalur di sekitar area Makodim untuk menjaga ritme dan kekompakan barisan.

 

Kegiatan olahraga rutin ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan yang bertujuan untuk, Menjaga Kesiapan Jasmani: Memastikan setiap prajurit siap digerakkan kapan saja dalam menjalankan tugas kewilayahan. Meningkatkan Imunitas: Menjaga daya tahan tubuh personel agar tidak mudah sakit di tengah cuaca yang dinamis. Mempererat Silaturahmi: Membangun kekompakan dan jiwa korsa antar sesama prajurit Kodim 1306/KP.

 

"Kebugaran adalah modal utama seorang prajurit. Dengan fisik yang sehat, kita bisa memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat di Kota Palu," tegasnya.

 

Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, ditutup dengan sesi pendinginan bersama sebelum para personel kembali melaksanakan tugas administrasi dan kewilayahan masing-masing.

08 April 2026

Wujud Sinergi TNI-Rakyat, Babinsa dan Warga Parigi Moutong Kebut Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama masyarakat Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus mengebut pembangunan Jembatan Garuda. Proyek ini merupakan bagian dari program bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang direalisasikan melalui Kementerian Pertahanan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat.

 

Pantauan di lokasi pada Rabu (8/4/2026), sinergi antara TNI dan warga terlihat kental sejak pagi hari. Mereka bergotong royong mengerjakan berbagai tahapan konstruksi, mulai dari penggalian fondasi cakar ayam, pengangkutan material secara manual, hingga proses pengecoran dasar.

 

"Pembangunan ini merupakan bentuk sinergi TNI dan masyarakat dalam mempercepat infrastruktur desa," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

 


Jembatan Garuda dibangun bukan tanpa alasan. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi konektivitas warga Desa Nambaru. Kehadirannya diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan memperlancar mobilitas, terutama untuk akses pendidikan anak sekolah dan kegiatan ekonomi.

 

Babinsa menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam pembangunan ini menjadi faktor utama progres di lapangan berjalan cepat.

 

"Semangat gotong royong ini menjadi kunci percepatan pembangunan di lapangan," tambahnya.

 


Selain mobilitas harian, jembatan ini dinilai sangat vital bagi sektor pertanian di wilayah Parigi Selatan. Selama ini, kendala infrastruktur seringkali menghambat distribusi hasil bumi dari sawah dan kebun warga ke pasar.

 

"Jembatan ini sangat vital bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian dan distribusi hasil panen," pungkas Babinsa.

 

Dengan adanya bantuan dari Presiden Prabowo Subianto ini, warga Desa Nambaru berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.

Evaluasi Koperasi Merah Putih Digelar, Dandim 1306/Kota Palu Siap Kawal Program

 


Palu -Komandan Kodim  (Dandim) 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengikuti langsung rapat evaluasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih jajaran Korem 132/Tadulako. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka, sementara jajaran Korem 142/Tatag mengikuti melalui video conference (vikon).

 

Rapat dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama jajaran, bertempat di Makodam XXIII/PW, Rabu (08/04/2026).

 

Dalam arahannya, Pangdam XXIII/PW Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menegaskan pentingnya pembangunan koperasi desa sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di wilayah.

 

“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini harus benar-benar dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Saya tidak ingin ada pelaksanaan yang sekadar formalitas tanpa memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan agar seluruh satuan kewilayahan melakukan pengawasan dan pendampingan secara berkelanjutan.

 

“Peran Babinsa dan aparat teritorial sangat penting dalam memastikan koperasi ini berjalan sesuai tujuan. Lakukan pendampingan, bantu manajemen, dan pastikan tidak ada penyimpangan di lapangan,” tambah Pangdam.

 

Sementara itu, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh program tersebut di wilayah binaannya.

 

“Kami siap melaksanakan arahan pimpinan. Kodim 1306/Kota Palu akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk memastikan Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan peran Babinsa dalam pendampingan koperasi di tingkat kelurahan.

 

“Babinsa kami akan kami dorong lebih aktif dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta membantu mengatasi kendala yang dihadapi pengurus koperasi di lapangan,” pungkasnya.

 

Rapat evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Kodam XXIII/Palaka Wira dalam memastikan program strategis nasional di bidang ekonomi kerakyatan dapat berjalan optimal di seluruh wilayah jajaran.


07 April 2026

Bikin Haru, Begini Potret Babinsa dan Warga Bahu-membahu Kumpulkan Pasir Demi Jembatan Desa

  


PARIGI MOUTONG – Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru mulai bahu-membahu pengumpulan material membangun jembatan penghubung di Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (7/4/2026).

 

Pantauan di lokasi menunjukkan semangat gotong royong yang kental antara aparat teritorial dan masyarakat setempat. Sejak pagi, Babinsa bersama warga tampak sibuk mengumpulkan material pasir yang akan digunakan sebagai bahan utama pembangunan tiang jembatan tersebut.

 

Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Pembangunan jembatan ini merupakan langkah nyata untuk mempermudah akses transportasi warga, terutama dalam mengangkut hasil bumi dan mobilitas harian. Mengingat kondisi akses sebelumnya yang cukup sulit, kehadiran jembatan ini menjadi harapan baru bagi peningkatan ekonomi lokal.

 

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan ini berjalan lancar. Gotong royong ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tapi juga mempererat silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.

 


Proses pembangunan saat ini difokuskan pada pengumpulan material berkualitas untuk pengecoran tiang penyangga. Penggunaan pasir lokal yang dibersihkan secara gotong royong diharapkan mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas konstruksi.

 

Pemerintah desa setempat mengapresiasi inisiatif dan keterlibatan aktif Babinsa. Dengan adanya bantuan tenaga dari TNI, pengerjaan diharapkan selesai lebih cepat dari target yang ditentukan sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat luas.


"Aksi Nyata TNI di Jalan Trans Sulawesi, Tempuh Jalur Darat Pastikan Ribuan Siswa Donggala Makan Enak & Bergizi"

  



Donggala - Babinsa Koramil 1306-06/Banawa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari Yayasan Ganggawa Institute, personel Babinsa turun langsung membagikan ribuan porsi makanan bergizi kepada siswa di wilayah Kabupaten Donggala, Selasa (7/4/2026).

 

Kegiatan pendistribusian ini dipusatkan di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pangga, Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa. Aksi nyata ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara TNI dan lembaga sosial dalam memastikan asupan nutrisi generasi muda di wilayah Kodim 1306/Kota Palu terpenuhi.

 

Data yang dihimpun menunjukkan skala pendistribusian yang cukup besar. Sebanyak 1.921 porsi makanan siap saji dibagikan secara merata ke 14 unit sekolah yang tersebar di wilayah tersebut.

 

"Kami dari Koramil 1306-06/Banawa memastikan bahwa pendistribusian ini berjalan lancar dan tepat sasaran. Fokus kita adalah memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan yang layak untuk menunjang aktivitas belajar mereka," ujar salah satu personel Babinsa di lokasi.

 


Tak sekadar kenyang, menu yang disiapkan oleh Yayasan Ganggawa Institute telah disusun dengan mempertimbangkan keseimbangan gizi. Paket makanan yang diterima para siswa terdiri dari, Karbohidrat Nasi Putih, Protein Telur Balado dan Tempe Goreng, Sayuran Sup Kol + Wortel, Vitamin Buah Lengkeng segar

 

"Menunya sangat lengkap, ada sayur dan buahnya juga. Ini sangat membantu bagi tumbuh kembang anak-anak di sini," tambah petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat Dusun Pangga disambut antusias oleh pihak sekolah dan orang tua murid. Selain membantu proses logistik, Banawa juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya pola makan sehat kepada para siswa.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan tertib. Langkah ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah di pelosok Kabupaten Donggala.

06 April 2026

"Gubrak-Gubrek" Bareng Warga, TNI Kodim 1306/KP 'Sulap' Desa Nambaru dengan Jembatan Baru!


 

PARIGI MOUTONG - Akselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok terus digenjot. Personel Kodim 1306/Kota Palu bersama warga Desa Nambaru mulai bahu-membahu membangun jembatan penghubung di Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (6/4/2026).

 

Pantauan di lokasi, kerja bakti ini diawali dengan pengerjaan fondasi utama berupa penggalian dan pembuatan kaki-kaki tiang atau konstruksi cakar ayam. Tak hanya itu, personel TNI dan masyarakat setempat juga melakukan pengumpulan material alam seperti pasir dan batu kali untuk mempercepat proses pengecoran.

 

Sinergi TNI dan Rakyat merupakan bagian dari komitmen Kodim 1306/Kota Palu dalam mendukung program pemerintah terkait percepatan pembangunan di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus.

 

"Pembangunan jembatan ini sangat vital untuk aksesibilitas warga. Kami dari jajaran Kodim hadir untuk memastikan pengerjaannya berjalan lancar melalui kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Babinsa di lokasi.

 


Dengan Gotong Royong di Desa Nambaru, antusiasme warga Desa Nambaru terlihat jelas sejak pagi hari. Dengan alat seadanya, warga bersama para prajurit membagi tugas agar pembangunan struktur bawah jembatan dapat selesai tepat waktu sebelum cuaca berubah.

 

Kegiatan dihari pertama fokus pada pembuatan tiang cakar ayam agar struktur jembatan kokoh menahan beban dan arus air. Pengumpulan pasir dan batu secara gotong royong untuk efisiensi waktu dan anggaran. Jembatan ini nantinya diproyeksikan menjadi jalur utama pengangkut hasil bumi warga Desa Nambaru dan sekitarnya serta untuk anak-anak sekolah.

 

Pemerintah desa setempat mengapresiasi kehadiran personel Kodim 1306/Kota Palu yang terjun langsung ke lapangan. Diharapkan dengan adanya jembatan baru ini, mobilitas warga di Kecamatan Parigi Selatan tidak lagi terhambat, terutama saat musim penghujan yang seringkali membuat akses jalan sulit dilalui.