Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tampilkan postingan dengan label SATGAS TMMD 122. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SATGAS TMMD 122. Tampilkan semua postingan

01 November 2024

Pangdam XIII/Mdk Resmi Tutup TMMD Ke-122 Kodim 1306/KP, Budaya Gotong Royong Warisan Luhur Bangsa.

 


Parigi – Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka, Mayjen TNI Candra Wijaya, M.A., secara resmi menutup program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 yang diselenggarakan oleh Kodim 1306/KP Kamis (31/10/2024).

 

Acara penutupan yang berlangsung di Lapangan Wijaya Palasa Tangki, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ini dihadiri oleh Danrem 132/Tdl, Pj Bupati Parimo, Para Kasi Kasrem 132/Tdl, Dandim 1306/KP, Kadis PU Kab Parimo, Camat Palasa,tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Mdk menyampaikan bahwa TMMD ke-122 di Kabupaten Parigi Moutong kali ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Desa Bambasiang Kecamatan Palasa dan Desa Sakinah Jaya Kecamatan Parigi Utara. Selama satu bulan, dari 2 Oktober hingga 31 Oktober 2024, para prajurit TNI, Polri, Pemda, serta berbagai elemen masyarakat bersinergi dalam program yang bertemakan “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Wilayah”.

 

Pangdam XIII/Mdk menekankan bahwa program TMMD ini telah berjalan sejak 1980-an dengan nama ABRI Masuk Desa (AMD), dan setelah melalui berbagai evaluasi, TMMD terbukti sangat efektif dalam mempercepat pembangunan, terutama di daerah pedesaan yang memiliki tantangan topografi seperti bukit dan sungai.

 

Pada TMMD ke-122 ini, berbagai sasaran fisik telah dikerjakan, di antaranya perbaikan jalan, pembuatan plat duiker, perbaikan jaringan air, pemasangan bronjong, normalisasi sungai, perbaikan dan pengecatan jembatan, serta pembuatan sumur bor. Selain itu, kegiatan nonfisik juga dilaksanakan, seperti pelayanan kesehatan terpadu, sosialisasi mitigasi bencana, stunting, bela negara, wawasan kebangsaan, hukum dan kamtibmas, serta ketahanan pangan. Program unggulan seperti ketahanan pangan, penanaman pohon, TNI Manunggal Air, pembangunan MCK dan RTLH, pemberian makanan bergizi kepada anak stunting, dan pembersihan lingkungan juga turut digalakkan.

 


Pangdam XIII/Mdk menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian Satgas TMMD ke-122 dan masyarakat Desa Bambasiang serta Desa Sakinah Jaya, serta kepada semua pihak yang berperan dalam menyukseskan program ini.

 

"Mari kita lestarikan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa," ujarnya.

 

Penutupan TMMD ke-122 Kodim 1306/KP ditandai dengan penyerahan hasil proyek pembangunan secara simbolis dari Pangdam XIII/Mdk kepada Bupati Parimo. Pangdam XIII/Mdk juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan agar bermanfaat dalam jangka panjang.

Dengan selesainya TMMD ke-122, TNI berharap hasil pembangunan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kodim 1306/KP serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

 

Setelah upacara, Pangdam XIII/Mdk meninjau pelayanan kesehatan, sunatan massal, dan pasar murah yang juga menjadi bagian dari kegiatan penutupan TMMD ke-122 TA 2024.

30 Oktober 2024

Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Telah Rampung 100% Dalam Pembanggunan Intake Air Bersih di Desa Bambasiang

 


Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan fasilitas air bersih yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Proyek pembangunan intake telah rampung 100%.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf. Rivan rembudito Rivai yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-122, menyampaikan Air bersih adalah kebutuhan dasar yang tak bisa ditawar, serta pembuatan Intake Air Bersih  yang ada ini menjadi sumber utama air bersih bagi warga Desa. “Kami berharap bisa menjawab kebutuhan warga desa akan air bersih yang layak dan sehat,” ujar Kolonel Inf. Rivan.

 

Proyek ini bertujuan untuk memberikan akses air bersih yang lebih mudah dan layak bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air sehinga nantinya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air minum dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

 

Menegaskan bahwa pembangunan ini bukan hanya bagian dari program TMMD, tetapi juga bentuk komitmen TNI dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di pelosok desa. Menambahakan, Kolonel Inf. Rivan rembudito Rivai juga berpesan agar warga Desa Bambasiang dapat menjaga fasilitas ini agar berfungsi optimal untuk waktu yang lama.

29 Oktober 2024

Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Dampingi Anggota Dinas PU Hasil RTLH di Desa Bambasiang

 


Dinas Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengecekan hasil kerja Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Satgas TMMD di Desa Bambasiang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa program TMMD berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

 

Lettu Inf Indin Nando, Koordinator Lapangan Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu, turut mendampingi anggota Dinas PU dalam pengecekan hasil dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

 

Menurut Lettu Inf Indin Nando, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh Satgas TMMD 122 dengan hasil yang sangan baik tidak menyimpang dari yang telah direncanakan. “Kegiatan ini penting agar hasil kerja kami dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan harapan masyarakat,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Lettu Inf Indin Nando menegaskan bahwa kegiatan TMMD di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, akan terus dipantau dan ditinjau secara rutin. “Kami ingin memastikan bahwa hasil kerja Satgas TMMD yang bersinergi dengan masyarakat berjalan maksimal,” tambahnya.

 

Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI, Dinas PU, dan masyarakat setempat.

28 Oktober 2024

Kodim 1306/Kota Palu Gelar Aksi Penanaman Bibit Jagung di Desa Bambasiang: Upaya Nyata Mendukung Ketahanan Pangan Nasional di TMMD ke-122

 

Parigi, 28 Oktober 2024 Desa Bambasiang, Kabupaten Parigi Moutong - Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, Kodim 1306/Kota Palu meluncurkan aksi penanaman bibit jagung di Desa Bambasiang dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122. Kegiatan ini melibatkan anggota TNI dan warga desa yang bahu-membahu mempersiapkan lahan, menanam, dan merawat bibit jagung yang diharapkan akan memberi dampak signifikan bagi perekonomian desa dan ketahanan pangan lokal.

Dandim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, menekankan bahwa aksi ini bukan hanya sekadar penanaman bibit, tetapi simbol dari ketangguhan masyarakat dan sinergi antara TNI dan warga untuk menghadapi tantangan pangan masa depan. "Penanaman bibit jagung ini adalah wujud kepedulian kami terhadap ketahanan pangan bangsa. Bersama masyarakat Desa Bambasiang, kami ingin menciptakan ketahanan pangan dari akar rumput, sehingga masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan eksternal," ujar Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai.

Aksi ini mendapat sambutan luar biasa dari warga Desa Bambasiang, yang menganggapnya sebagai kesempatan untuk memperbaiki ekonomi keluarga sekaligus menciptakan desa yang mandiri pangan. Ibu Ida, salah satu warga desa, dengan penuh semangat mengatakan, “Kegiatan ini bukan hanya memberi kami ilmu bercocok tanam, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak kami.”

Kegiatan TMMD ke-122 di Desa Bambasiang bukan hanya terbatas pada penanaman jagung. Program ini juga meliputi pembangunan infrastruktur jalan, penyuluhan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan bagi warga. Kodim 1306/Kota Palu berharap bahwa dengan adanya aksi nyata ini, Desa Bambasiang dapat menjadi contoh bagi desa lain di wilayah Sulawesi Tengah, bahwa kemandirian pangan adalah kunci untuk menghadapi masa depan yang lebih kuat.

(Pendim_1306)


27 Oktober 2024

Personel Satgas TMMD Ke 122 Eratkan Tali Persaudaraan TNI-Rakyat Melalui Ibadah Minggu Bersama.



Minggu (27/10/2024), anggota Satgas TMMD Ke 122 Kodim 1306/Kota Palu yang menganut agama Kristen melaksanakan ibadah Minggu bersama dengan ratusan jemaat lain nya di Gereja PGDI Jamat Efrat Bambasiang, Kecamatan palasa, kelurahan Bambasiang dusun 2.

 

Diketahui, Personil yang bertugas dalam kegiatan TMMD ke 122 tersebut meluangkan waktu istirahatnya guna melaksanakan ibadah Minggu, untuk meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mendengarkan wejangan (Siraman) rohani.

 

Lettu Inf Idin Nando, sekalu Danki Satgas TMMD ke 122 dalam penyampaiannya mengatakan, ibadah bersama warga Jemaat ini selain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, juga dilakukan untuk semakin mempererat jalinan persaudaraan diantara sesama umat beragama.

 

“Selain untuk meningkatkan kualitas iman dalam rangka memenuhi kebutuhan rohani, dalam kegiatan ibadah ini kita juga tingkatkan jalinan kebersamaan dan persaudaraan antara TNI dan Rakyat,” ucapnya.

 

Danil salah seorang jemaat Gereja PGDI Jamat Efrat mengungkapkan, dirinya merasa senang dan bangga dapat beribadah bersama dengan personil Satgas TMMD pada ibadah minggu tersebut.

 

“Kami sangat senang melihatnya pak, karena baru kali ini ada yang seperti ini, yang pasti kami sangat bangga, semoga bapak-bapak TNI sekalian diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa,” Danil.

 

Lebih lanjut diketahui, tampak ketika berlangsung nya ibadah minggu tersebut, para Jemaat juga mendo’akan agar seluruh prajurit satgas TMMD diberi kesehatan sehingga dapat memberikan pengabdian yang terbaik pada Negara dan masyarakat, serta dapat menyelesaikan tugas nya dengan baik.

26 Oktober 2024

Kodim 1306/Kota Palu Gelar Aksi Penanaman Ribuan Pohon untuk Lingkungan Sehat di Desa Bambasiang

 


Bambasiang, 26 Oktober 2024 – Dalam rangka memperingati TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122, Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam ribuan pohon di sepanjang pinggiran Sungai di Desa Bambasiang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan bencana di kawasan tersebut.

 

Komandan Kodim 1306/Kota Palu menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat lokal. “Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga bertujuan untuk mencegah erosi dan memperkuat bantaran sungai guna menghindari bencana banjir,” ujarnya.

 

Aksi penanaman pohon ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk aparat pemerintah desa, masyarakat, dan para pemuda setempat. Dengan semangat gotong-royong, mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.

 

Selain program fisik seperti penanaman pohon, TMMD ke-122 juga menyelenggarakan program non-fisik, seperti penyuluhan kesehatan dan pendidikan untuk masyarakat. Kodim 1306/Kota Palu berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

 

Melalui TMMD ke-122, TNI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan kesejahteraan di berbagai daerah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, Kodim 1306/Kota Palu berharap Desa Bambasiang akan menjadi kawasan yang lebih hijau, sehat, dan aman bagi warganya.

Kodim 1306/Kota Palu Tanam Ribuan Pohon di Pinggiran Sungai Desa Bambasiang dalam Rangka TMMD ke-122

 


Bambasiang, 26 Oktober 2024 – Dalam rangka memperingati TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122, Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam ribuan pohon di sepanjang pinggiran Sungai di Desa Bambasiang. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat ketahanan bencana di kawasan tersebut.

 

Komandan Kodim 1306/Kota Palu menegaskan bahwa penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat lokal. “Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga bertujuan untuk mencegah erosi dan memperkuat bantaran sungai guna menghindari bencana banjir,” ujarnya.

 

Aksi penanaman pohon ini melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk aparat pemerintah desa, masyarakat, dan para pemuda setempat. Dengan semangat gotong-royong, mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI dan warga dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.

 

Selain program fisik seperti penanaman pohon, TMMD ke-122 juga menyelenggarakan program non-fisik, seperti penyuluhan kesehatan dan pendidikan untuk masyarakat. Kodim 1306/Kota Palu berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

 

Melalui TMMD ke-122, TNI berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan kesejahteraan di berbagai daerah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, Kodim 1306/Kota Palu berharap Desa Bambasiang akan menjadi kawasan yang lebih hijau, sehat, dan aman bagi warganya.

25 Oktober 2024

KODIM 1306/KOTA PALU BUKA LAHAN UNTUK KETAHANAN NASIONAL DALAM TMMD KE-122 DI DESA BAMBASIANG

 


Palu, 24 Oktober 2024 – Kodim 1306/Kota Palu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 di Desa Bambasiang. Kali ini, Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan program pembukaan lahan baru yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung program ketahanan nasional.

 

Komandan Kodim 1306/Kota Palu,  Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, menjelaskan bahwa pembukaan lahan ini merupakan langkah strategis dalam memanfaatkan potensi alam Desa Bambasiang untuk mendukung ketersediaan pangan nasional. "Pembukaan lahan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan produksi pertanian lokal, yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat desa tetapi juga sebagai upaya mendukung ketahanan nasional di sektor pangan," jelasnya.

 

Lahan yang dibuka ini akan dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman pangan seperti padi, jagung, dan tanaman hortikultura lainnya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di wilayah Desa Bambasiang. Kegiatan ini melibatkan TNI dan warga setempat, yang bekerja sama secara bergotong royong dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

 

 

Masyarakat Bambasiang, bapak yulius, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh TNI melalui program TMMD. "Pembukaan lahan ini sangat penting bagi kami, karena dapat memperluas area pertanian yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami berterima kasih kepada Kodim 1306/Kota Palu yang telah membantu kami memanfaatkan potensi desa ini secara maksimal," ujar Bpak Yulius.

 

Selain pembukaan lahan, TMMD ke-122 di Desa Bambasiang juga melibatkan pembangunan infrastruktur seperti jalan desa, saluran irigasi, dan berbagai program sosial yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat serta memajukan perekonomian desa.

 

Program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya di daerah-daerah yang masih tertinggal. Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Bambasiang dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ketahanan nasional.

KODIM 1306/KOTA PALU BANGUN SALURAN INTAKE DI DESA BAMBASIANG UNTUK PENINGKATAN FASILITAS AIR BERSIH

 


Komandan Kodim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, menyatakan bahwa program pembangunan saluran intake ini sangat penting bagi masyarakat Desa Bambasiang, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. “Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus terpenuhi. Dengan dibangunnya saluran intake ini, kami berharap dapat membantu masyarakat Desa Bambasiang memperoleh air bersih dengan lebih mudah dan berkelanjutan,” ungkapnya.

 

Saluran intake yang dibangun ini akan memfasilitasi penyaluran air dari sumber mata air utama ke jaringan distribusi desa. Proyek ini dikerjakan secara gotong royong antara TNI dan masyarakat setempat, menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kehidupan warga.

 

Salah satu Masyarakat Desa Bambasiang, Bapak Michel , menyambut baik pembangunan ini dan menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat bersyukur atas bantuan dari TNI melalui TMMD ini. Saluran intake ini akan menjadi solusi bagi kebutuhan air bersih di desa kami yang selama ini sering mengalami kekurangan, terutama pada musim kemarau," jelasnya.

 

Pembangunan saluran intake ini merupakan bagian dari sejumlah kegiatan infrastruktur yang diadakan dalam rangka TMMD ke-122, termasuk pembangunan infrastruktur jalan, plat deker, dan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti penyuluhan kesehatan dan layanan masyarakat. Semua kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

 

Program TMMD sendiri telah dikenal sebagai salah satu bentuk nyata kemitraan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa-desa terpencil dan terisolasi. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih merasakan dampak positif yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.

24 Oktober 2024

Pembuatan Plat Duiker Personel Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Cukup Signifikan.

 


Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-122 Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Kodim 1306/Kota Palu terus menunjukkan progres positif di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo. Pada Kamis, 24 Oktober 2024, pembuatan unit plat duiker sudah hampir rampung, dengan pengecetan untuk tahap akhir

Pembangunan plat duiker ini bertujuan untuk meningkatkan sistem drainase serta akses jalan, sehingga memperlancar mobilitas warga dan mengurangi risiko genangan air yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini melibatkan kerja sama antara personel TNI dan masyarakat, yang bahu-membahu memastikan bahwa pengerjaan berjalan lancar sesuai target.

Dansatgas TMMD Ke-122, Kolonel Inf Rivan Rembudito Rivai, mengungkapkan bahwa partisipasi masyarakat dan sinergi antar pihak adalah kunci kesuksesan proyek ini. Ia mengapresiasi kerja sama yang terjalin, menekankan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan utama dalam pelaksanaan program ini.

Program TMMD diharapkan tidak hanya berdampak jangka pendek dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Pembuatan plat duiker di Desa Bambasiang menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa secara berkelanjutan.

Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Hampir Rampung, Satgas TMMD 122 Lebih Semangat Lagi.

 


Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Yulius warga Desa Palasa Kabupaten Parimo sudah hampir selesai, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-122 Kodim 1306/Kota Palu terus mengebut pekerjaan RTLH, Kamis (24/10/24).

 

Pemasangan jendela dan daun pintu RTLH bapak Yulius oleh Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu yang kini tahap proses Pembangunan sudah mencapai 90 persen terus mengebut pekerjaan ini. Terpantau anggota Satgas TMMD 122 sedang memasang jendela dan pintu.

 

Selaku Kordinator Lettu Inf Darwin menjelaskan bahwa renovasi RTLH kini sudah masuk tahap akhir. Pemasangan jendela itu untuk melengkapi dan menyempurnakan bangunan rumah milik Pak Yulius.

 

“Harapannya, rumah yang baru direhab ini bisa segera dinikmati oleh keluarga pak Riswandi dapat dimanfaatkan, dan dirawat dengan baik,”ucap Kordinator Lettu Inf Darwin.

 

Sementara itu, Bapak Yulius menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Program TMMD reg 122 Kodim 1306/Kota Palu karena rumahnya telah dibangun. Ia juga merasa terharu rumahnya sudah hampir jadi.

 

“Saya sangat terbantu dan berterima kasih kepada seluruh Bapak TNI, khususnya melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 122, yang sudah membantu proses pembangunan rumah saya sampai finishing” pungkasnya.

 

Program RTLH dalam TMMD ke-122 bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni. Dengan adanya renovasi ini, diharapkan dapat memberikan perbaikan signifikan terhadap kondisi tempat tinggal warga dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

23 Oktober 2024

Sosilisasi Pelayanan Publik dan Kependudukan Bersama Tim Satgas TMM 122 Kodim 1306/Kota Palu.

 


pelaksanaan Penyuluhan Pelayanan Publik dan Kependudukan yang digelar Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu, warga bisa mengurus administrasi kependudukan gratis di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Rabu (23/10/24).

 

Kegiatan itu langsung dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Parigi Moutong (Parimo), Bapak Asmadi, SH.

 

Dalam pengarahannya, Kadis Dukcapil memberikan penjelasan kepada warga tentang pentingnya memiliki kartu identitas seperti KTP, KIA dan Kartu Keluarga. Untuk itu, Asmadi mengimbau kepada warga yang belum memiliki kartu identitas dan administrasi kependudukan lainnya agar segera mengurusnya melalui kantor desa setempat.

 

"Kartu administrasi kependudukan menjadi bukti bahwa, warga sudah terdata sebagai pendudukan di Kabupaten Parimo. Untuk itu, saya minta kepada warga yang belum memilikinya agar segera mengurus ke kantor desa," ujar Asmadi.

 

Diharapkan dengan sistem online ini,masyarakat yang belum memiliki kartu identitas dapat mengurus administrasinya melalui kantor desa, tidak perlu pergi ke dukcapil yang wilayah warga desa setempat jauh dari kota.

 

Adapun administrasi yang menjadi tanggungjawab Disdukcapil menurut Asmad masing-masing administrasi tentang kependudukan seperti KTP, KIA dan KK. Kemudian surat kelahiran, perkawinan, perceraian dan kematian.

Antusias Warga Dalam Terima Sembako: Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Bagikan Sembako.

 


Warga Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa merasa bahagia saat menerima bantuan sembako. Hal tersebut dilaksanakan Satgas TMMD dalam rangka Baksos kegiatan TMMD Ke-122 Kodim 1306/Kota Palu. Rabu (22/10/24).

 

Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, selaku Dansatgas TMMD Kodim 1306/Kota Palu, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan harapan agar bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat desa. Beliau menekankan bahwa selain fokus pada pembangunan infrastruktur, TNI akan terus hadir ditengah rakyat untuk membatu kesulitan rakyat, seperti halnya pembagian sembako dalam kegiatan non program TMMD saat ini.

 

Kegiatan pembagian sembako ini tidak hanya memperlihatkan kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan Rakyat. Masyarakat Desa Bambasiang, Kelurahan palasa mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi mereka atas bantuan yang diberikan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kehidupan mereka sehari-hari.

 

Menurutnya, sejatinya TMMD bukan hanya membangun insfrastruktur yang ada, namun menjalin sinergi dan kerjasama merupakan upaya untuk memperkokoh kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

 

Selama kegiatan tersebut, suasana berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan, mencerminkan keberhasilan dari program TMMD dan kolaborasi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

 

Disamping memberikan rasa aman dan nyaman, berada ditengah-tengah masyarakat serta membantu meringankan kesulitan rakyat merupakan suatu kewajiban TNI sebagai Tentara Rakyat, imbuhnya.

Anggota Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Pembuatan Monumen Prasasti

 


Terlihat beberapa anggota Satgas TMMD ke-122 Kodim 1306/Kota Palu, mengerjakan pembuatan bangunan prasasti kenang kenangan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo. Rabu (23/10/24)

 

Pembangunan monumen atau tugu prasasti dimaksudkan sebagai tanda dan mengingatkan bahwa daerah tersebut pernah dilaksanakan kegiatan TMMD ke-122 guna membantu kesejahteraan masyarakat di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa.

 

Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, Komandan Kodim 1306/Kota Palu mengatakan, “Sebagai tindak lanjut pembangunan monumen atau tugu prasasti harus dilaksanakan, karena sebagai wujud peringatan sekaligus menunjukkan sejarah bahwa di Desa Bambasiang pernah ada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dimana ini merupakan sebagai bukti kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang tidak akan terpisahkan,” ujarnya.

 

Ditambahkan Komandan Kodim 1306/Kota Palu, “Kedepannya agar warga setelah pembuatan tugu prasasti ini selesai, diharapkan bisa menjaga dan merawatnya jangan sampai disalahkan gunakan,” jelasnya.

Semangat Kerja Ekstra: Tim Satgas TMMD untuk Pencapaian Target RTLH.

 


Dengan penuh semangat, tim Satuan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Kodim 1306/Kota Palu di Desa Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, dalam kegiatan menyelesaikan pembuatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Yulius. Dengan Tim Satgas dan warga masyarakat turut serta dalam proses ini, kegiatan berfokus pada pelester dinding dan pengecetan.(Selasa,22/10/2024)

 

Kordinator Lettu Inf Darwin menyampaikan, "Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek pembangunan RTLH ini dengan penuh dedikasi dan semangat. Kolaborasi yang baik antara personel TNI dan warga masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target yang telah ditetapkan. Melalui kerja keras dan kerja tim, kami optimis dapat menyelesaikan pembangunan RTLH ini sebelum di tutupnya program TMMD ini."

 

Jenis pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan keramik lantai dalam, pengecetan kusen pintu dan jendela, Proses ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong dan kebersamaan dalam upaya memperbaiki kondisi RTLH milik Bapak Yulius, semangat tim Satgas TMMD terus membara untuk menyelesaikan tugas dengan hasil yang optimal.

 

Dengan terus berlangsungnya kegiatan, harapan akan selesainya pembangunan RTLH ini semakin dekat. Satgas TMMD terus berupaya untuk mencapai target yang telah ditetapkan, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Palasa.

Sinergi untuk Kemajuan: Tim Was Ev Pantau Progres TMMD Ke-122 Kodim 1306/Kota Palu di Desa Bambasiang

 


Palu, 23 Oktober 2024 – Tim Pengawas dan Evaluasi (Was Ev) meninjau langsung progres pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-122 yang dilaksanakan oleh Kodim 1306/Kota Palu di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Sulawesi Tengah. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan setiap sasaran yang direncanakan dalam program TMMD berjalan sesuai target serta memberi dampak positif bagi masyarakat setempat.

 

Dalam kunjungan tersebut, Tim Was Ev yang dipimpin oleh Brigjen TNI Agus Firman yusmono S.Ip,M.Si., didampingi oleh jajaran Kodim 1306/Kota Palu dan perangkat desa setempat. Mereka meninjau beberapa proyek pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan jalan desa, pembangunan jembatan, serta renovasi fasilitas umum yang merupakan bagian dari fokus utama TMMD kali ini.

 

Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai, Komandan Kodim 1306/Kota Palu, menyampaikan bahwa program TMMD Ke-122 di Desa Bambasiang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, pelatihan keterampilan, dan wawasan kebangsaan. "Kami ingin memastikan bahwa program ini tidak hanya memberi manfaat jangka pendek melalui infrastruktur, tetapi juga jangka panjang dengan meningkatkan kapasitas masyarakat untuk berkembang dan maju bersama," ujarnya.

 

Program TMMD telah menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Bambasiang, yang antusias menyambut berbagai kegiatan pembangunan. "Kami sangat bersyukur dengan adanya TMMD ini. Akses jalan yang lebih baik akan memudahkan kami dalam mengangkut hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian desa," ungkap salah seorang warga.

 

Ketua Tim Was Ev menyatakan kepuasannya atas kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan di daerah terpencil. “Program TMMD ini mencerminkan semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan masyarakat. Kami melihat kemajuan yang sangat baik di Desa Bambasiang, dan optimis bahwa hasil dari program ini akan berkelanjutan,” katanya.

 

Dengan selesainya tinjauan ini, Tim Was Ev dan Kodim 1306/Kota Palu berharap seluruh kegiatan TMMD Ke-122 dapat diselesaikan tepat waktu, dengan hasil yang optimal dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

22 Oktober 2024

Kerja Sama Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Bersama Warga, Plat Duiker Selesai Lebih Cepat.

 


Satgas TMMD Ke-122 Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat Desa Bambasiang berhasil merampungkan pembuatan plat duiker. Plat duiker tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD di Desa Bambasiang Kecamatan Palasa Kabupaten Parimo. Selasa (22/10/2024).

 

Plat duiker ini berfungsi sebagai saluran air yang membantu mencegah genangan air di jalan, memastikan kelancaran drainase dan memperkuat struktur jalan.

 

Komandan Kodim 1306/Kota Palu sekaligus Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Rivan Rembudito Rivai memberikan apresiasi tinggi kepada anggota Satgas dan masyarakat yang telah bekerja keras.

 

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan kerjasama yang luar biasa antara anggota Satgas dan masyarakat Desa Bambasiang. Dalam pembuatan plat duiker ini selesai lebih cepat dari rencana tanpa mengurangi kualitas pekerjaan, menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa, ” ujar Kolonel Inf Rivan.

 

Salah seorang warga juga menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami sangat berterima kasih kepada TNI, terutama Kodim 1306/Kota Palu atas semua pembangunan yang dilakukan. Kebersamaan dengan TNI dalam gotong royong membangun desa ini memberikan semangat dan harapan baru bagi kami, ” katanya.

 

Plat duiker yang telah selesai dibangun tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kualitas jalan, tetapi juga menunjukkan bentuk kemanunggalan yang kuat antara TNI dan masyarakat.

 

Dengan rampungnya pembuatan plat duiker, Satgas TMMD Ke-122 kini fokus pada penyelesaian sasaran fisik lainnya. Diharapkan, seluruh sasaran fisik TMMD ini dapat segera diselesaikan, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Bambasiang.

Cegah Terjadinya Banjir Bandang Personel Satgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu dan Masyarakat Lakukan Normalisasi Sungai Bambasiang

 


Dalam upaya mencegah terjadi luapan air/banjir di Desa bambasiang, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1306/Kota Palu melakukan kegiatan normalisasi sungai yang berada di Desa bambasiang, Kecamatan Palasa, Selasa (22/10/24)

 

Normalisasi sungai ini merupakan bagian dari program TMMD ke-122 yang bertujuan untuk memperbaiki penggalian infrastruktur sungai tersebut berperan penting, pelebaran jalur air sepanjang 500 meter dengan lebar sungai sekitar 10 meter.

 

“Namun, karena mengalami sedimentasi dan penyempitan akibat tumpukan pasir dan batu, sehingga terdampak karena kurangnya pasokan air di musim hujan akan terjadi potensi banjir dan luapan air dipemukiman warga saat musim hujan tiba,” ucap Danramil 10 Tomini lettu Inf Idin Nando.

 

Danramil 10 Tomini menjelaskan bahwa normalisasi sungai ini menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana yang penting, terutama menjelang musim hujan, langkah nyata untuk menjaga ketahanan lingkungan dan menghindari potensi bencana di masa depan.

 

Masyarakat Desa Bambasiang sangat mendukung kegiatan ini dan turut berpartisipasi aktif dalam proses pembersihan. Kegiatan ini diharapkan mampu mencegah banjir dan menjaga kelestarian lingkungan di sekitar sungai serta mencegah terjadinya banjir disaat masuk musim hujan.

 

Kodim 1306/KP melalui satuan jajaran setempat berencana terus memantau perkembangan aliran sungai dan akan membantu masyarakat melakukan perawatan sungai secara berkala.

Kodim 1306/Kota Palu Pasang Bronjong di Sungai Desa Palasa dalam TMMD ke-122: Upaya Penguatan Tanggul untuk Mencegah Erosi dan Banjir.

 


Palu, 22 Oktober 2024 – Dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap bahaya erosi dan banjir di Desa Palasa, Kodim 1306/Kota Palu melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 melaksanakan pemasangan bronjong di sepanjang sungai desa. Langkah ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana alam untuk melindungi infrastruktur dan lahan pertanian warga dari kerusakan yang disebabkan oleh luapan air sungai, terutama saat musim hujan tiba.

 

Pemasangan bronjong—struktur penahan tebing yang terbuat dari anyaman kawat dan batu-batu besar—berfungsi memperkuat tepi sungai dan mencegah terjadinya longsor serta abrasi tanah. Selain itu, bronjong juga mampu menstabilkan aliran sungai, mengurangi risiko banjir yang bisa berdampak pada permukiman dan lahan produktif masyarakat.

 

 

Kolonel Inf. Rivan Rembudito Rivai,, Komandan Kodim 1306/Kota Palu, menegaskan bahwa proyek ini sangat penting untuk melindungi desa dari ancaman kerusakan lingkungan. "Kami menyadari betapa pentingnya sungai bagi kehidupan masyarakat di Desa Palasa. Pemasangan bronjong ini adalah solusi jangka panjang untuk mencegah erosi dan memperkuat tanggul sungai, sehingga warga bisa merasa lebih aman dari bencana banjir," ujarnya.

 

Lebih dari 200 personel TNI dikerahkan untuk melaksanakan proyek ini bersama warga setempat, menciptakan sinergi antara tentara dan masyarakat dalam semangat gotong royong. Warga terlibat aktif dalam proses pengangkutan batu, pemasangan kawat, dan pembersihan area sungai. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial di antara warga dan aparat keamanan.

 

Pak Usman, salah satu warga Desa Palasa yang rumahnya dekat dengan aliran sungai, sangat bersyukur atas inisiatif ini. "Sudah beberapa kali sawah saya terkena banjir dan tepiannya longsor. Dengan adanya pemasangan bronjong ini, saya berharap tanah kami lebih aman dan aliran sungai jadi lebih teratur. Terima kasih kepada TNI yang sudah bekerja keras membantu kami," ungkapnya.

 

Selain pemasangan bronjong, TMMD ke-122 di Desa Palasa juga mencakup sejumlah kegiatan lain seperti perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan Rumah Layak Huni, serta penyuluhan mengenai pencegahan bencana dan kesehatan masyarakat. Program ini dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas desa dalam menghadapi ancaman lingkungan.

 

Kodim 1306/Kota Palu berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat di berbagai daerah, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap bencana alam. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan Desa Palasa dapat berkembang menjadi desa yang lebih kuat dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Tim Kesehatan TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu Berikan Dukungan Kesehatan Kepada Masyarakat Dan Personel Satgas TMMD 122

 


Tim kesehatan yang tergabung dalam program TMMD ke-122 ikut andil dalam memberikan bantuan vitamin dan pengobatan serta pengecekan kesehatan gratis kepada masyarakat Bapak Ali (63) serta anggota satgas TMMD, Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo. Selasa (22/10/24)

 

Dansatgas TMMD 122 Kodim 1306/Kota Palu, Kolonel Inf. Rivan Rambudito Rivai menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Vitamin yang dibagikan diharapkan dapat membantu menjaga daya tahan tubuh warga, terutama di tengah berbagai aktivitas pembangunan yang tengah berlangsung.

 

“Pendampingan kesehatan yang dilakukan oleh tim medis memastikan bahwa kebutuhan kesehatan baik warga maupun personel satgas terpenuhi dengan baik”. ungkapnya

 

Dansatgas menambahkan program TMMD ke 122 ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, termasuk kontribusi tim kesehatan yang telah bekerja keras untuk memastikan pelaksanaan program berjalan dengan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

 

Bapak Ali (63) berharap dengan TMMD ke 122 Kodim 1306/Kota Palu, masyarakat Desa Bambasiang kini dapat menikmati berbagai fasilitas baru yang telah dibangun serta mendapatkan manfaat dari dukungan kesehatan yang diberikan.

 

"Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan selama program TMMD diharapkan dapat terus terjaga untuk keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan di masa mendatang", Pungkas Ali.