Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

01 Juli 2026

Bahu-membahu, Babinsa Koramil Tinombo dan Warga Desa Baina'a Barat Bentangkan Seling Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG – Semangat gotong royong terpancar nyata di Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa dari Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga setempat kompak bahu-membahu melaksanakan pemasangan material serta pembentangan seling baja untuk pembangunan Jembatan Garuda, Rabu (1/7/2026).

 

Sejak pagi hari aparat TNI dan warga sudah berkumpul di area pembangunan. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat mereka saat melakukan pemuatan material berat dan menarik seling baja berkekuatan tinggi yang akan menjadi penopang utama Jembatan Garuda.

 

"Hari ini kami fokus pada pemuatan material dan pembentangan seling baja. Ini merupakan tahapan krusial agar struktur Jembatan Garuda benar-benar kokoh dan aman digunakan," ujar Babinsa.

 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat ini bukan sekadar membantu tenaga, melainkan juga memotivasi warga agar pembangunan infrastruktur desa ini dapat rampung tepat waktu.

 


Jembatan Garuda ini nantinya diproyeksikan menjadi akses vital bagi warga Dusun 3 Tamo dan Desa Baina’a Barat secara keseluruhan. Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting untuk memperlancar mobilitas warga, anak sekolah, hingga transportasi hasil pertanian yang menjadi urat nadi perekonomian lokal.

 

Warga setempat pun menyambut baik dan mengapresiasi pendampingan aktif dari Koramil 1308-09/Tinombo. Mereka berharap, lewat kerja keras dan sinergi yang terjaga ini, Jembatan Garuda dapat segera berdiri kokoh dan membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat Parigi Moutong.

Percepat Pemulihan Pascagempa Sigi, Babinsa Turun Tangan Bangun Huntap-Sanitasi Warga

 


Sigi - Personel Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru terus bergerak cepat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pascabencana gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa 16/6 pukul 11.27 WITA di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kali ini, para prajurit TNI tersebut fokus membangun Hunian Tetap (Huntap) sekaligus pembuatan septic tank untuk warga korban bencana.

 

Aksi sigap ini menyasar salah satu rumah warga di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, pada Rabu (1/7/2026).

 

Babinsa menyatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung pemulihan ekonomi dan infrastruktur warga yang terdampak bencana. Menurutnya, percepatan pembangunan Huntap ini sangat krusial agar warga bisa segera hidup dengan layak dan aman.

 

"Kami terus membantu warga, khususnya dalam pembangunan Huntap dan fasilitas sanitasinya seperti septic tank. Ini komitmen kami agar masyarakat di Kecamatan Nokilalaki bisa segera bangkit dan memiliki hunian yang sehat," ujar Babinsa.

 


Di lapangan, terlihat para personel Babinsa bahu-membahu bersama warga setempat. Mereka melangsir material, memasang rangka baja, hingga menggali lubang untuk pembuatan septic tank.

 

"Kehadiran TNI sangat membantu kami. Proses pembangunan jadi jauh lebih cepat karena dikerjakan bersama-sama secara gotong royong," ungkap salah seorang warga penerima bantuan.

 

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang layak bagi para korban gempa, tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui penyediaan sistem sanitasi yang memenuhi standar.