Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

31 Mei 2026

Kompak Banget! Momen Babinsa dan Warga Parigi Moutong Gotong Royong Angkat Tiang Besi Jembatan Garuda


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Mereka bahu-membahu melaksanakan gotong royong pemasangan tiang besi Jembatan Garuda pada Minggu (31/5/2026).

Sejak pagi hari warga bersama anggota TNI sudah berkumpul di area pembangunan jembatan. Dengan menggunakan peralatan pendukung, mereka saling bekerja sama mengangkat, memposisikan, dan memancangkan tiang-tiang besi kokoh yang akan menjadi fondasi utama jembatan tersebut. Jembatan ini diketahui menjadi akses krusial bagi mobilitas warga setempat.

Babinsa yang turun langsung di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap akselerasi pembangunan infrastruktur dan penanganan kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

"Pemasangan tiang besi Jembatan Garuda ini sangat penting untuk memastikan struktur jembatan kuat dan tahan lama. Jembatan ini menjadi urat nadi harian warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan akses anak-anak menuju sekolah. Oleh karena itu, kami hadir mempercepat pengerjaannya agar segera bisa dimanfaatkan," ujar Babinsa

30 Mei 2026

Genjot Akses Jembatan Garuda, Babinsa dan Warga Desa Nambaru Parigi Selatan Satukan Jargon Gotong Royong

 


Parigi Moutong - Wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung membantu warga bergotong-royong memasang tiang Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Sabtu (30/5/2026).

Dengan penuh semangat kebersamaan, personel Babinsa dan puluhan warga bahu-membahu mengangkat dan menancapkan tiang-tiang kokoh yang akan menjadi fondasi utama jembatan tersebut. Meski di bawah terik matahari, kerja bakti ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan antusiasme tinggi.

Babinsa yang mengawal kegiatan tersebut menyampaikan bahwa aksi gotong-royong ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.

"Jembatan Garuda ini merupakan akses yang sangat vital bagi mobilitas warga Desa Nambaru, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun untuk mengangkut hasil pertanian. Oleh karena itu, kami bersama warga bergerak cepat agar pembangunan jembatan ini bisa segera rampung," ujar Babinsa.

Lebih lanjut, Babinsa menambahkan bahwa kegiatan seperti ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga momentum penting untuk merawat budaya gotong-royong yang mulai mengikis di era modern.

"Kehadiran kami di sini diharapkan dapat memberikan motivasi dan suntikan semangat bagi warga. Melalui kerja bakti ini, hubungan silaturahmi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat akan semakin kuat dan solid," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nambaru bersama tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan bantuan dari Koramil 1306-08/Parigi.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak Babinsa. Dengan adanya bantuan tenaga dari TNI, pekerjaan yang berat ini terasa menjadi lebih ringan. Kehadiran mereka benar-benar membakar semangat warga kami untuk menyelesaikan jembatan ini," ungkap salah seorang warga setempat.

Jembatan Garuda di Desa Nambaru ini ditargetkan dapat segera selesai dalam waktu dekat, sehingga akses transportasi ekonomi dan sosial masyarakat di Kecamatan Parigi Selatan dapat kembali berjalan dengan normal dan lebih aman.

29 Mei 2026

Kompak! Momen Babinsa-Warga Nambaru Gotong Royong Perbaiki 'Urat Nadi' Desa

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mereka bahu-membahu melakukan pemasangan kabel sling dan tiang jembatan gantung garuda pada Jumat (29/5/2026).

Aksi gotong-royong ini melibatkan warga setempat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat memberikan suntikan semangat tersendiri dalam mempercepat proses pengerjaan fasilitas penyeberangan yang krusial bagi mobilitas warga tersebut.

Proses pengerjaan diawali dengan pemasangan hanger atau kabel penggantung. Sling baja vertikal ini dipasang menggantung dari kabel utama ke arah bawah, yang nantinya berfungsi untuk menopang lantai jembatan agar kokoh saat dilalui.

Selain itu, kabel utama ditempatkan di atas dudukan khusus (pelana kabel) di puncak pilon. Hal ini dilakukan agar kabel dapat meluncur dengan mulus selama proses penarikan dan memastikan bentangan jembatan berada pada posisi yang aman serta presisi.


Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, jembatan ini memiliki peran vital untuk menghubungkan akses ekonomi, pertanian, dan aktivitas harian warga Desa Nambaru.

"Kami hadir untuk memastikan kesulitan masyarakat dapat teratasi. Jembatan ini adalah urat nadi warga. Dengan pemasangan sling baru dan penyesuaian tingkat ketinggian jembatan, kita berharap akses transportasi warga kembali lancar dan yang terpenting, jauh lebih aman dari sebelumnya," ujar Babinsa.

Ia juga mengapresiasi antusiasme warga Desa Nambaru yang tetap menjaga tradisi gotong-royong di tengah perkembangan zaman.

26 Mei 2026

Sinergi Tanpa Batas! TNI-Warga Nambaru Parimo Gotong Royong Perbaiki Urat Nadi Desa

 


Parigi Moutong - Wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terlihat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Sejumlah personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan pengecoran dan pemasangan seling jembatan di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Selasa (26/5/2026).

Sejak pagi hari anggota Babinsa dan masyarakat setempat sudah berkumpul. Tanpa canggung, para prajurit berbaju loreng ini ikut mengangkat material, mencampur semen, hingga bahu-membahu menarik tali seling baja bersama warga.

Babinsa menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat.

"Kehadiran Kami di sini bukan hanya sekadar membantu tenaga, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan memelihara budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita," ujarnya.

25 Mei 2026

Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat di Parigi Moutong Saat Pasang Seling Jembatan Desa

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Mereka bergotong-royong melakukan pemasangan tali seling untuk fasilitas jembatan desa pada Senin (25/5/2026).

Sejak pagi hari anggota Babinsa bersama puluhan warga sudah berkumpul di area pembangunan. Dengan menggunakan peralatan seadanya namun penuh semangat, mereka saling bahu-membahu menarik dan mengencangkan tali seling baja yang menjadi komponen vital bagi infrastruktur penyeberangan warga tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

"Pemasangan seling ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kekokohan jembatan yang menjadi akses mobilitas warga sehari-hari. Kami hadir untuk membantu mempercepat prosesnya agar fasilitas ini bisa segera digunakan dengan aman," ujarnya.

Pemasangan tali seling baja ini membutuhkan tenaga yang tidak sedikit serta kerja sama yang solid. Medannya yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat warga desa dan para personel TNI.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak Babinsa. Kalau dikerjakan sendiri oleh warga mungkin akan memakan waktu lama. Dengan bantuan TNI, pekerjaan berat ini terasa lebih ringan dan cepat selesai," ungkap salah seorang warga setempat.

21 Mei 2026

Pangdam XXIII/PLW Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat Parigi Moutong

 






Parigi Moutong - Pangdam XXIII/PLW Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menutup resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 wilayah Kodim 1306/Kota Palu di Lapangan Bola Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (21/5/2026)

 

Upacara penutupan bertema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa" ini dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga setempat.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 132/TDL Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi, Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Dandim 1306/KP Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo, serta jajaran pejabat Kodam XXIII/PLW dan Korem 132/TDL. Turut hadir pula Ketua Persit KCK PD XXIII/PLW Ny. Dewi Binsar Sianipar beserta pengurus Persit.









Dalam laporannya, Dandim 1306/KP sekaligus Dansatgas TMMD ke-128 Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo menyampaikan seluruh sasaran fisik dan nonfisik telah selesai dikerjakan sesuai target.

 

"Selama 30 hari sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, Satgas bersama masyarakat telah menyelesaikan pembangunan jalan, jembatan, RTLH, MCK, sanitasi, titik air bersih, serta program ketahanan pangan dan penurunan stunting. Ini semua wujud kemanunggalan TNI dan rakyat," ujar Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo.

 

Usai penandatanganan naskah penyerahan hasil TMMD kepada Bupati Parigi Moutong, Pangdam XXIII/PLW dalam amanatnya mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat yang menyukseskan program tersebut. Ia berpesan agar semangat gotong royong yang terbangun terus dipelihara untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan.

 

Rangkaian acara ditutup dengan doa, defile pasukan, dan kegiatan tambahan berupa peninjauan lokasi TMMD, tarian Pendet, pengobatan gratis, sunatan massal, pasar murah, serta pembagian sembako kepada warga.


20 Mei 2026

Wapang TNI Pimpin Vicon Evaluasi Koperasi Merah Putih, Dandim 1306/Palu: Pembangunan di Lolu 100 Persen Rampung

 


Sigi -  Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memimpin rapat video konferensi (vicon) evaluasi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Rabu (20/5/2026).

 

Rapat virtual yang diikuti seluruh Pangdam dan Komandan Kodim (Dandim) se-Indonesia ini menjadi ajang laporan capaian wilayah. Komandan Kodim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo hadir langsung dan memaparkan progres di wilayah kerjanya, termasuk titik utama di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

 

Dalam arahannya, Jenderal Tandyo menekankan peran aktif jajaran TNI di wilayah untuk mengawal program strategis ekonomi perdesaan.

 

"Kehadiran KDKMP yang diinisiasi pemerintah bersama TNI ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan usaha, tetapi juga harus mampu membuka lapangan kerja baru dan mendukung ketahanan pangan nasional di setiap daerah," tegas Wapang TNI.

 

Seluruh Komando Kewilayahan (Kowil), lanjut dia, diminta terus mengawal progres pembangunan fisik koperasi hingga tuntas dan siap beroperasi secara maksimal. 




Desa Lolu Rampung 100 Persen

 

Pada kesempatan itu, Kolonel Yudhi memaparkan capaian pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Kodim 1306/Kota Palu.

 

Ia melaporkan pembangunan berjalan lancar. Capaian paling signifikan berada di Desa Lolu, Kecamatan Biromaru. "Pembangunan fisiknya telah rampung 100 persen, lengkap dengan seluruh fasilitas pendukung yang sudah terpasang sesuai standar. Saat ini memasuki tahap persiapan operasional agar segera dapat dimanfaatkan warga," ujar Kolonel Yudhi.

 

Sementara untuk titik KDKMP lain yang tersebar di Kabupaten Sigi dan Kota Palu, progres pembangunan bervariasi antara 47 persen hingga 60 persen.

 

Kendala utama yang dihadapi adalah kondisi medan, cuaca, dan distribusi material. Kendala tersebut saat ini sedang diupayakan penyelesaiannya bersama pemerintah daerah dan pihak terkait.

 

"Tidak ada hambatan berarti yang menghentikan pengerjaan. Seluruh titik terus kami kawal agar tuntas sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah," tutup Kolonel Yudhi.


Danki Satgas TMMD, Kapten Czi Fransiskus: Kebersamaan TNI-Rakyat Tampak di Kerja Bakti Jelang Penutupan TMMD ke-128

 

Parigi Moutong - Menjelang penutupan, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, berbondong-bondong membersihkan lapangan yang akan digunakan untuk upacara penutupan. Kegiatan kerja bakti berlangsung pada Rabu (20/5/2026).

Kurang lebih 100 orang warga dan personel TNI terlihat bahu-membahu memotong rumput, meratakan tanah, dan merapikan area lapangan sejak pagi. Suasana kebersamaan antara TNI dan masyarakat begitu terasa di lokasi.

Danki Satgas TMMD ke-128 Kapten Czi Fransiskus mengatakan, pembersihan lapangan dilakukan agar prosesi penutupan TMMD dapat berjalan lancar dan khidmat.

"Kegiatan ini bentuk kebersamaan kami dengan masyarakat. Lapangan ini nantinya akan menjadi pusat upacara penutupan, sehingga harus bersih dan rapi. Terima kasih kepada warga yang antusias membantu sejak pagi," ujar Kapten Czi Fransiskus.


Salah satu warga yang ikut kerja bakti, Bapak Marni, mengaku senang bisa terlibat langsung. Menurutnya, TMMD ke-128 membawa banyak perubahan bagi Desa Sausu Trans.

"Saya sangat bersyukur dan senang bisa gotong royong bersama bapak TNI. Jalan sudah bagus, rumah warga diperbaiki, sekarang lapangan juga dibersihkan untuk acara penutupan. Semoga kebersamaan ini terus berlanjut," kata Bapak Marni.

Program TMMD ke-128 di Desa Sausu Trans akan resmi ditutup pada Kamis (21/5/2026). Selama pelaksanaan, Satgas bersama warga telah menyelesaikan sejumlah sasaran fisik seperti pelebaran/pengerasan jalan, pembangunan RTLH, dan MCK.


19 Mei 2026

Dua Hari Menuju Penutupan, Satgas TMMD ke-128 Bersih-Bersih Sasaran Fisik di Parigi Moutong



 Parigi Moutong - Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan pembersihan di sekeliling rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/5/2026).

 

Kegiatan pembersihan dilakukan bersama warga sekitar untuk memastikan lingkungan RTLH bersih, rapi, dan nyaman sebelum program TMMD resmi ditutup pada 21 Mei 2026.

 

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan, pembersihan ini penting agar hasil sasaran fisik bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima bantuan.

 

"Kami ingin saat diserahkan nanti, rumahnya bersih dan lingkungannya juga rapi. Ini bentuk tanggung jawab kami sampai tuntas," kata Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo.

 

Di lokasi, para personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan rumput liar, memungut sampah, dan merapikan area sekitar RTLH.

 

Sementara itu, Serka Yakob selaku personel tertua di sasaran 3 mengungkapkan rasa senangnya melihat kekompakan TNI dan warga.

 

"Umur saya sudah tua, tapi semangat gotong royong di sini luar biasa. TNI tidak pilih-pilih kerja, semua dikerjakan bersama masyarakat. Saya ucapkan terima kasih, rumah saya jadi bersih dan layak huni lagi," ujar Serka Yakob.

 

Selain RTLH, Satgas TMMD ke-128 juga menuntaskan pengerjaan jalan, MCK,Pelebaran/Pengerasan Jalan, dan program ketahanan pangan di Desa Sausu T

Jelang Usai, Satgas TMMD ke-128 dan Warga Gotong Royong Bersih-Bersih RTLH di Sausu Trans

 


Parigi Moutong - Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan pembersihan di sekeliling rumah tidak layak huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/5/2026).

 

Kegiatan pembersihan dilakukan bersama warga sekitar untuk memastikan lingkungan RTLH bersih, rapi, dan nyaman sebelum program TMMD resmi ditutup pada 21 Mei 2026.

 

Komandan Satgas TMMD ke-128 Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengatakan, pembersihan ini penting agar hasil sasaran fisik bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima bantuan.

 

"Kami ingin saat diserahkan nanti, rumahnya bersih dan lingkungannya juga rapi. Ini bentuk tanggung jawab kami sampai tuntas," kata Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo.

 

Di lokasi, para personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan rumput liar, memungut sampah, dan merapikan area sekitar RTLH.

 

Sementara itu, Serka Yakob selaku personel tertua di sasaran 3 mengungkapkan rasa senangnya melihat kekompakan TNI dan warga.

 

"Umur saya sudah tua, tapi semangat gotong royong di sini luar biasa. TNI tidak pilih-pilih kerja, semua dikerjakan bersama masyarakat. Saya ucapkan terima kasih, rumah saya jadi bersih dan layak huni lagi," ujar Serka Yakob.

 

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Genjot Pengecatan Sasaran Fisik di Sausu Trans


Parigi Moutong - Anggota Satgas TMMD ke-128 dari Kodim 1306/Kota Palu terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).



oleh Serka Yakop. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan akhir pengerjaan agar hasil pembangunan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Di tengah cuaca yang cukup panas, anggota Satgas teta… Kali ini, personel Satgas TMMD melaksanakan pengecatan pada sasaran 3 yang dipimpin langsung


18 Mei 2026

Serka Adi Susanto Bersama Satgas TMMD Genjot Penyelesaian RTLH di Parigi Moutong


 

Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menggenjot pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecatan rumah pada sasaran 4 yang dipimpin langsung oleh Serka Adi Susanto, Senin (18/05/2026).

Kegiatan pengecatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan penyelesaian program RTLH agar rumah warga segera dapat ditempati dengan nyaman dan layak. Tampak personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat setempat dengan penuh semangat dan gotong royong.

Serka Adi Susanto mengatakan, proses pengerjaan RTLH terus dikebut agar selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Menurutnya, pengecatan menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan hasil pembangunan rumah.


pengecatan di sasaran 4 bersama anggota Satgas dan warga agar hasilnya maksimal,” ujar Serka Adi Susanto.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci ut“Pengerjaan RTLH saat ini sudah memasuki tahap finishing. Hari ini kami fokus melaksanakan ama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah tersebut.

“Gotong royong dan kekompakan warga sangat membantu percepatan pekerjaan. Kami berharap rumah ini nantinya benar-benar bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi penerima bantuan,” tambahnya.

Program RTLH dalam kegiatan TMMD tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat guna membantu meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Czi Fransiskus Terjun Langsung Bangun Jalan 5 Kilometer di Desa Sausu Trans

Parigi Moutong - Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Kapten Czi Fransiskus terus menunjukkan semangat pengabdian tanpa mengenal lelah. Meski diguyur hujan dan diterpa panas terik, dirinya tetap terjun langsung memimpin pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Di lapangan, Kapten Czi Fransiskus tampak membaur bersama personel Satgas TMMD dan warga setempat dalam proses pengerjaan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat.

Kapten Czi Fransiskus mengatakan, semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Walaupun cuaca tidak menentu, kadang hujan deras dan panas terik, itu tidak menjadi hambatan bagi kami. Demi kepentingan masyarakat, pekerjaan harus terus berjalan agar akses jalan ini segera bisa dimanfaatkan warga,” ujar Kapten Czi Fransiskus.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar transportasi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian warga Desa Sausu Trans.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan roda perekonomian desa bisa meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sausu Trans mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, selama ini warga kerap kesulitan menuju kebun karena kondisi jalan yang rusak, terlebih saat musim hujan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI melalui program TMMD ini. Harapan kami, setelah jalan ini diperbaiki, kami tidak takut lagi saat pergi berkebun karena jalannya sudah bagus dan tidak rusak seperti sebelumnya,” ungkap warga.

Warga berharap, pelebaran dan pengerasan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperlancar aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.


16 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan! TNI-Warga Bahu-membahu Rakit Besi Jembatan Garuda di Parigi Moutong

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga bahu-bahu merakit besi playon untuk pembangunan Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Sabtu (16/5/2026).

Babinsa dan warga setempat sangat antusias bergotong-royong. Mereka berbagi tugas, mulai dari memotong, membentuk, hingga merakit material besi yang akan menjadi landasan utama jembatan tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong ini bukan sekadar mengejar target penyelesaian infrastruktur, melainkan juga sebagai sarana merawat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo. Dengan adanya jembatan yang kokoh, akses transportasi dan ekonomi warga tentu akan jauh lebih lancar," ujar Babinsa 

Menurut Babinsa, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sudah menjadi kewajiban dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Struktur jembatan yang kuat sangat bergantung pada presisi perakitan besi playon ini.

"Kami mengapresiasi semangat warga Desa Baina'a Barat yang sangat tinggi. Mulai dari orang tua hingga pemuda, semua turun tangan. Ini membuktikan bahwa budaya gotong-royong kita masih sangat kental," tambahnya.

15 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Parigi Selatan dan Warga 'Gercep' Bangun Jembatan Garuda

 


PARIMO - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung bersama warga untuk mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (15/5/2026).

Babinsa dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu. Material tersebut digunakan untuk proses pengecoran dasar tiang fondasi jembatan yang menjadi akses krusial bagi mobilitas warga desa.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur di desa binaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat penting untuk akses ekonomi dan pendidikan warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Meski cuaca cukup terik, antusiasme warga tidak surut. Proses pengangkutan material dilakukan secara estafet dari pinggir jalan menuju titik pengecoran tiang jembatan.

Masyarakat Desa Nambaru mengapresiasi kehadiran personel Babinsa yang memberikan motivasi tambahan bagi warga.

"Kehadiran bapak-bapak TNI membuat warga lebih semangat. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini," ungkapnya.

Jembatan Garuda ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil tani masyarakat Parigi Selatan. Dengan selesainya pengecoran tiang ini, diharapkan tahap penyelesaian jembatan dapat dilakukan tepat waktu sebelum memasuki musim penghujan.

14 Mei 2026

"Manfaatkan Kekayaan Alam, Babinsa di Parigi Moutong Ajak Warga Bangun Jembatan Pakai Material Lokal"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa Kamis (14/5/2026).

Warga bersama anggota Babinsa tampak antusias melakukan pengumpulan material batu. Menariknya, material yang digunakan memanfaatkan potensi alam yang tersedia di sekitar lokasi proyek pembangunan Jembatan Garuda.

Pengerjaan jembatan ini menjadi vital bagi aksesibilitas warga Dusun 3 Tamo. Alih-alih menunggu suplai material pabrikan yang memakan waktu, warga dan Babinsa berinisiatif mengumpulkan batu kali dan material alam lainnya yang melimpah di sekitar desa.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang terjun langsung di lapangan mengungkapkan bahwa aksi ini bukan sekadar kerja fisik, melainkan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga, sekaligus memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar agar akses ekonomi dan mobilitas masyarakat segera pulih," ujar Babinsa.

Pihak Koramil 1308-09/Tinombo berharap, dengan adanya jembatan ini nantinya, hubungan emosional antara aparat teritorial dan warga semakin kuat, serta kesejahteraan masyarakat Desa Baina'a Barat dapat meningkat seiring dengan membaiknya infrastruktur desa.

12 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil Tinombo Kucurkan Keringat Bantu Warga Bangun Jembatan


 

Tinombo - Sinergi antara TNI dan rakyat terus diperkuat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda pada Selasa (12/5/2026).

 

Babinsa bersama puluhan warga bahu-membahu melaksanakan proses pengecoran dasar tiang jembatan. Meski di bawah terik matahari, semangat gotong royong tampak kental saat material semen dan batu mulai dituangkan ke dalam fondasi jembatan.

 

Babinsa menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud kemanunggalan dan komitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

 

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar dan cepat selesai. Jembatan ini adalah urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo untuk beraktivitas sehari-hari," ujar sang Babinsa di sela-sela kegiatannya.

 

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar budaya gotong royong tetap terjaga.

 

"Pengecoran dasar tiang ini adalah tahap krusial. Jika dasarnya kuat, jembatan akan awet. Kami berharap dengan rampungnya jembatan ini nanti, akses transportasi warga semakin mudah dan ekonomi desa meningkat," imbuhnya.

10 Mei 2026

"TNI-Warga Gotong Royong Garap Struktur Bawah Jembatan Garuda di Parigi Selatan"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel TNI bersama masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung membantu warga melakukan pengecoran pangkal Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Minggu (10/5/2026).

Personel Babinsa dan warga tampak kompak bekerja sama. Mereka fokus mengerjakan struktur bawah jembatan yang menjadi tumpuan utama konstruksi tersebut. Bagian ini nantinya akan berfungsi sebagai "kaki" jembatan sekaligus penahan struktur agar tetap kokoh.

Struktur bawah atau pangkal jembatan ini memiliki peran yang sangat krusial. Selain menopang beban ujung bentang jembatan, bangunan ini berfungsi sebagai dinding penahan tanah. Hal ini bertujuan agar pinggiran sungai tetap stabil dan tidak mengalami longsor atau tergerus oleh arus air sungai yang dinamis.

"Pangkal jembatan ini adalah struktur krusial. Fungsinya sebagai penopang ujung bentang jembatan sekaligus dinding penahan tanah agar pinggiran sungai tidak longsor," ujar Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas warga Desa Nambaru. Dengan infrastruktur yang kokoh dan desain yang memperhitungkan ketahanan terhadap gerusan air, akses transportasi masyarakat di wilayah Parigi Selatan diharapkan menjadi lebih aman dan lancar dalam jangka panjang.

Aksi bahu-membahu antara Babinsa dan warga ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Hingga sore hari, pengerjaan pengecoran terus dikebut agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri tegak.

08 Mei 2026

Cermin Semangat Gotong Royong, Intip Aksi Babinsa-Warga Nambaru Angkut Material Jembatan

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan bersama warga melakukan pengumpulan material batu untuk pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (8/5/2026).

 

Pantauan di lokasi, para prajurit TNI berbaju loreng tersebut tampak bahu-membahu bersama masyarakat mengangkut material batu dari pinggiran sungai. Meski di bawah sengatan matahari, antusiasme warga dan TNI tidak surut demi mempercepat akses infrastruktur di desa mereka.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaannya. Kehadiran personel Koramil 1306-08/Parigi dinilai menjadi pemicu semangat warga untuk lebih aktif berpartisipasi.

 

"Kami hadir di sini bukan hanya sebagai pengawas, tapi sebagai bagian dari masyarakat. Jembatan Garuda ini adalah urat nadi bagi mobilitas warga Desa Nambaru, jadi harus kita kerjakan bersama agar cepat tuntas," ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatan. 

07 Mei 2026

"Keren! Begini Kekompakan TNI-Warga di Parigi Moutong Percepat Pembangunan Jembatan Vital"

 


PARIGI MOUTONG – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Kamis (7/5/2026).

Personel Babinsa bersama masyarakat setempat tampak bahu-membahu melakukan pengecoran pylon jembatan. Fokus pekerjaan hari ini meliputi penyiapan rangkaian besi tulangan hingga pembersihan lubang pondasi yang telah digali sebelumnya agar siap untuk tahap pengecoran akhir.

Kehadiran TNI di tengah pembangunan ini bukan tanpa alasan. Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi yang akan menghubungkan wilayah terpencil di Desa Baina'a Barat, sehingga pengerjaannya terus dikebut.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka adalah instruksi langsung untuk memastikan pembangunan infrastruktur desa berjalan lancar dan tepat waktu.

"Hari ini kami fokus pada pengecoran pylon. Besi-besi sudah kami rakit dan lubang yang sudah digali dipastikan siap. Kami ingin jembatan ini segera berdiri kokoh agar warga tidak lagi kesulitan melintas," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Aksi sigap para prajurit loreng ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Meski cuaca cukup terik, warga tetap semangat bekerja karena merasa terbantu dengan kehadiran personel TNI yang memberikan arahan teknis sekaligus tenaga ekstra.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan dan memperlancar distribusi hasil bumi, yang selama ini terkendala oleh akses jalan yang terbatas.

"Kami sangat berterima kasih. Dengan adanya bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Jembatan ini adalah impian kami sejak lama," ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat.

06 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Wujudkan Mimpi Warga Nambaru Punya Jembatan Kokoh"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan pengecoran tiang Jembatan Garuda, Rabu (6/5/2026).

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat sangat kental. Tanpa canggung, para prajurit berbaju loreng ini bersama warga bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya demi mempercepat pembangunan infrastruktur desa tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain untuk mempercepat pekerjaan, kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memotivasi warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

"Kami hadir tidak hanya sebagai pendamping, tapi juga ikut bekerja langsung. Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat krusial bagi akses mobilitas warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya mengangkut material.

Jembatan Garuda merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga mendambakan infrastruktur yang lebih kokoh untuk menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi antarwilayah di Parigi Selatan.

05 Mei 2026

Sinergi Tanpa Batas! Aksi Babinsa dan Warga Parigi Moutong Kebut Cor Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, melakukan pengecoran pylon guna mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Selasa (5/5/2026).

Pantauan di lokasi, sejak pagi pagi puluhan warga sudah berkumpul di pinggir sungai bersama para prajurit TNI. Tanpa sekat, mereka berbagi tugas: ada yang mengangkut material pasir, mengaduk semen, hingga memastikan pengecoran pylon atau tiang penyangga jembatan berjalan presisi.

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi proyek vital bagi masyarakat setempat. Selama ini, akses transportasi warga sering terhambat, terutama saat debit air sungai meningkat yang menyulitkan distribusi hasil bumi.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bukan sekadar membantu fisik pembangunan, melainkan menjaga marwah gotong royong.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan ini selesai tepat waktu. Jembatan Garuda ini adalah urat nadi ekonomi warga Desa Baina'a Barat. Dengan pylon yang kokoh, kita berharap jembatan ini berumur panjang dan segera bisa dilalui kendaraan," ujar Babinsa.

Kehadiran personel TNI di tengah-tengah kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Tokoh masyarakat setempat menyebut pekerjaan terasa jauh lebih ringan dan terarah dengan bantuan teknis dan motivasi dari para Babinsa.

04 Mei 2026

Bahu-membahu Bersama Warga, Aksi Babinsa Cor Fondasi Jembatan di Desa Nambaru

 


PARIGI - Aksi nyata ditunjukkan oleh jajaran TNI dari Kodim 1306/Kota Palu dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Senin (4/5/2026).

 

Pantauan di lokasi, para prajurit berbaju loreng ini tampak bahu-membahu bersama masyarakat setempat. Tanpa canggung, mereka mengaduk material semen, pasir, dan kerikil demi memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

 

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami merupakan bagian dari tugas teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

"Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat. Jembatan ini adalah akses vital bagi warga Desa Nambaru, sehingga pembangunannya harus kita dukung penuh agar cepat selesai dan bisa digunakan," ujarnya.

 

Pengecoran dasar tiang ini menjadi tahap krusial dalam pembangunan Jembatan Garuda. Mengingat cuaca yang tidak menentu, pengerjaan dilakukan secara gotong-royong agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri sebelum debit air sungai meningkat.

 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah pembangunan ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Nambaru. Kepala Desa setempat menyebut bahwa semangat gotong-royong kembali meningkat dengan adanya pendampingan dari pihak TNI.

 

"Kalau dikerjakan sendiri mungkin terasa berat, tapi dengan bantuan bapak-bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Kami berharap jembatan ini segera rampung agar aktivitas ekonomi desa kembali lancar," pungkas salah satu warga di lokasi.

03 Mei 2026

Momen Babinsa Parigi Terjun Langsung Bantu Warga Cor Tiang Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda pada Minggu (3/5/2026).

Pantauan di lokasi, balutan seragam loreng TNI tampak menyatu dengan kaos oblong warga. Tanpa sekat, mereka bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya untuk memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

Babinsa menyampaikan dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa, aksi ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar membantu secara fisik, tapi juga memberi motivasi kepada masyarakat agar budaya gotong royong tetap lestari," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran para prajurit TNI. Pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda ini dinilai sangat krusial karena jembatan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil tani.

"Kami merasa sangat terbantu. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan ramai-ramai bersama bapak-bapak TNI," ungkap salah seorang warga Desa Nambaru.

02 Mei 2026

"Sinergi Tanpa Batas! Babinsa dan Warga Tinombo 'Sulap' Batu Alam Jadi Jembatan Garuda"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa, Sabtu (2/5/2026).

Puluhan warga bersama personel TNI tampak antusias mengumpulkan material batu alam yang melimpah di sekitar lokasi proyek. Material tersebut dikumpulkan secara manual untuk menyuplai kebutuhan pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat setempat.

Pemanfaatan material alam ini bukan tanpa alasan. Selain karena jumlahnya yang melimpah, langkah ini diambil untuk memastikan pengerjaan jembatan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesulitan rakyat.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada dan dikerjakan bersama-sama, kita harapkan jembatan ini segera rampung dan memperlancar ekonomi warga," ujar sang Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah, khususnya di wilayah-wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong.