Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

19 Mei 2026

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Genjot Pengecatan Sasaran Fisik di Sausu Trans


Parigi Moutong - Anggota Satgas TMMD ke-128 dari Kodim 1306/Kota Palu terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).



oleh Serka Yakop. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan akhir pengerjaan agar hasil pembangunan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Di tengah cuaca yang cukup panas, anggota Satgas teta… Kali ini, personel Satgas TMMD melaksanakan pengecatan pada sasaran 3 yang dipimpin langsung


18 Mei 2026

Serka Adi Susanto Bersama Satgas TMMD Genjot Penyelesaian RTLH di Parigi Moutong


 

Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menggenjot pengerjaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Memasuki tahap akhir pengerjaan, personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecatan rumah pada sasaran 4 yang dipimpin langsung oleh Serka Adi Susanto, Senin (18/05/2026).

Kegiatan pengecatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari percepatan penyelesaian program RTLH agar rumah warga segera dapat ditempati dengan nyaman dan layak. Tampak personel Satgas TMMD bekerja bersama masyarakat setempat dengan penuh semangat dan gotong royong.

Serka Adi Susanto mengatakan, proses pengerjaan RTLH terus dikebut agar selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan. Menurutnya, pengecatan menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan hasil pembangunan rumah.


pengecatan di sasaran 4 bersama anggota Satgas dan warga agar hasilnya maksimal,” ujar Serka Adi Susanto.

Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci ut“Pengerjaan RTLH saat ini sudah memasuki tahap finishing. Hari ini kami fokus melaksanakan ama dalam menyukseskan program TMMD di wilayah tersebut.

“Gotong royong dan kekompakan warga sangat membantu percepatan pekerjaan. Kami berharap rumah ini nantinya benar-benar bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi penerima bantuan,” tambahnya.

Program RTLH dalam kegiatan TMMD tersebut merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat guna membantu meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Czi Fransiskus Terjun Langsung Bangun Jalan 5 Kilometer di Desa Sausu Trans

Parigi Moutong - Danki Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu Kapten Czi Fransiskus terus menunjukkan semangat pengabdian tanpa mengenal lelah. Meski diguyur hujan dan diterpa panas terik, dirinya tetap terjun langsung memimpin pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang bertujuan membantu meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Di lapangan, Kapten Czi Fransiskus tampak membaur bersama personel Satgas TMMD dan warga setempat dalam proses pengerjaan jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat.

Kapten Czi Fransiskus mengatakan, semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat menjadi motivasi utama seluruh personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Walaupun cuaca tidak menentu, kadang hujan deras dan panas terik, itu tidak menjadi hambatan bagi kami. Demi kepentingan masyarakat, pekerjaan harus terus berjalan agar akses jalan ini segera bisa dimanfaatkan warga,” ujar Kapten Czi Fransiskus.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TMMD diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar transportasi hasil pertanian dan meningkatkan perekonomian warga Desa Sausu Trans.

“Melalui program TMMD ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih baik sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan roda perekonomian desa bisa meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Sausu Trans mengaku sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, selama ini warga kerap kesulitan menuju kebun karena kondisi jalan yang rusak, terlebih saat musim hujan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak TNI melalui program TMMD ini. Harapan kami, setelah jalan ini diperbaiki, kami tidak takut lagi saat pergi berkebun karena jalannya sudah bagus dan tidak rusak seperti sebelumnya,” ungkap warga.

Warga berharap, pelebaran dan pengerasan jalan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperlancar aktivitas pertanian dan mobilitas sehari-hari.


16 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan! TNI-Warga Bahu-membahu Rakit Besi Jembatan Garuda di Parigi Moutong

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bersama warga bahu-bahu merakit besi playon untuk pembangunan Jembatan Garuda di Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Sabtu (16/5/2026).

Babinsa dan warga setempat sangat antusias bergotong-royong. Mereka berbagi tugas, mulai dari memotong, membentuk, hingga merakit material besi yang akan menjadi landasan utama jembatan tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan gotong-royong ini bukan sekadar mengejar target penyelesaian infrastruktur, melainkan juga sebagai sarana merawat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

"Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo. Dengan adanya jembatan yang kokoh, akses transportasi dan ekonomi warga tentu akan jauh lebih lancar," ujar Babinsa 

Menurut Babinsa, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat sudah menjadi kewajiban dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Struktur jembatan yang kuat sangat bergantung pada presisi perakitan besi playon ini.

"Kami mengapresiasi semangat warga Desa Baina'a Barat yang sangat tinggi. Mulai dari orang tua hingga pemuda, semua turun tangan. Ini membuktikan bahwa budaya gotong-royong kita masih sangat kental," tambahnya.

15 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Parigi Selatan dan Warga 'Gercep' Bangun Jembatan Garuda

 


PARIMO - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung bersama warga untuk mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (15/5/2026).

Babinsa dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu. Material tersebut digunakan untuk proses pengecoran dasar tiang fondasi jembatan yang menjadi akses krusial bagi mobilitas warga desa.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini bukan sekadar bantuan tenaga, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur di desa binaan berjalan lancar. Jembatan ini sangat penting untuk akses ekonomi dan pendidikan warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Meski cuaca cukup terik, antusiasme warga tidak surut. Proses pengangkutan material dilakukan secara estafet dari pinggir jalan menuju titik pengecoran tiang jembatan.

Masyarakat Desa Nambaru mengapresiasi kehadiran personel Babinsa yang memberikan motivasi tambahan bagi warga.

"Kehadiran bapak-bapak TNI membuat warga lebih semangat. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan bersama-sama seperti ini," ungkapnya.

Jembatan Garuda ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi baru bagi distribusi hasil tani masyarakat Parigi Selatan. Dengan selesainya pengecoran tiang ini, diharapkan tahap penyelesaian jembatan dapat dilakukan tepat waktu sebelum memasuki musim penghujan.

14 Mei 2026

"Manfaatkan Kekayaan Alam, Babinsa di Parigi Moutong Ajak Warga Bangun Jembatan Pakai Material Lokal"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa Kamis (14/5/2026).

Warga bersama anggota Babinsa tampak antusias melakukan pengumpulan material batu. Menariknya, material yang digunakan memanfaatkan potensi alam yang tersedia di sekitar lokasi proyek pembangunan Jembatan Garuda.

Pengerjaan jembatan ini menjadi vital bagi aksesibilitas warga Dusun 3 Tamo. Alih-alih menunggu suplai material pabrikan yang memakan waktu, warga dan Babinsa berinisiatif mengumpulkan batu kali dan material alam lainnya yang melimpah di sekitar desa.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang terjun langsung di lapangan mengungkapkan bahwa aksi ini bukan sekadar kerja fisik, melainkan bentuk nyata kedekatan TNI dengan masyarakat.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga, sekaligus memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar agar akses ekonomi dan mobilitas masyarakat segera pulih," ujar Babinsa.

Pihak Koramil 1308-09/Tinombo berharap, dengan adanya jembatan ini nantinya, hubungan emosional antara aparat teritorial dan warga semakin kuat, serta kesejahteraan masyarakat Desa Baina'a Barat dapat meningkat seiring dengan membaiknya infrastruktur desa.

12 Mei 2026

Wujud Kemanunggalan, Personel Koramil Tinombo Kucurkan Keringat Bantu Warga Bangun Jembatan


 

Tinombo - Sinergi antara TNI dan rakyat terus diperkuat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda pada Selasa (12/5/2026).

 

Babinsa bersama puluhan warga bahu-membahu melaksanakan proses pengecoran dasar tiang jembatan. Meski di bawah terik matahari, semangat gotong royong tampak kental saat material semen dan batu mulai dituangkan ke dalam fondasi jembatan.

 

Babinsa menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan wujud kemanunggalan dan komitmen untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

 

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar dan cepat selesai. Jembatan ini adalah urat nadi bagi warga Dusun 3 Tamo untuk beraktivitas sehari-hari," ujar sang Babinsa di sela-sela kegiatannya.

 

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa bukan sekadar membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi kepada warga agar budaya gotong royong tetap terjaga.

 

"Pengecoran dasar tiang ini adalah tahap krusial. Jika dasarnya kuat, jembatan akan awet. Kami berharap dengan rampungnya jembatan ini nanti, akses transportasi warga semakin mudah dan ekonomi desa meningkat," imbuhnya.

10 Mei 2026

"TNI-Warga Gotong Royong Garap Struktur Bawah Jembatan Garuda di Parigi Selatan"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong ditunjukkan oleh personel TNI bersama masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung membantu warga melakukan pengecoran pangkal Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Minggu (10/5/2026).

Personel Babinsa dan warga tampak kompak bekerja sama. Mereka fokus mengerjakan struktur bawah jembatan yang menjadi tumpuan utama konstruksi tersebut. Bagian ini nantinya akan berfungsi sebagai "kaki" jembatan sekaligus penahan struktur agar tetap kokoh.

Struktur bawah atau pangkal jembatan ini memiliki peran yang sangat krusial. Selain menopang beban ujung bentang jembatan, bangunan ini berfungsi sebagai dinding penahan tanah. Hal ini bertujuan agar pinggiran sungai tetap stabil dan tidak mengalami longsor atau tergerus oleh arus air sungai yang dinamis.

"Pangkal jembatan ini adalah struktur krusial. Fungsinya sebagai penopang ujung bentang jembatan sekaligus dinding penahan tanah agar pinggiran sungai tidak longsor," ujar Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas warga Desa Nambaru. Dengan infrastruktur yang kokoh dan desain yang memperhitungkan ketahanan terhadap gerusan air, akses transportasi masyarakat di wilayah Parigi Selatan diharapkan menjadi lebih aman dan lancar dalam jangka panjang.

Aksi bahu-membahu antara Babinsa dan warga ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Hingga sore hari, pengerjaan pengecoran terus dikebut agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri tegak.

08 Mei 2026

Cermin Semangat Gotong Royong, Intip Aksi Babinsa-Warga Nambaru Angkut Material Jembatan

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan bersama warga melakukan pengumpulan material batu untuk pembangunan Jembatan Garuda, Jumat (8/5/2026).

 

Pantauan di lokasi, para prajurit TNI berbaju loreng tersebut tampak bahu-membahu bersama masyarakat mengangkut material batu dari pinggiran sungai. Meski di bawah sengatan matahari, antusiasme warga dan TNI tidak surut demi mempercepat akses infrastruktur di desa mereka.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah binaannya. Kehadiran personel Koramil 1306-08/Parigi dinilai menjadi pemicu semangat warga untuk lebih aktif berpartisipasi.

 

"Kami hadir di sini bukan hanya sebagai pengawas, tapi sebagai bagian dari masyarakat. Jembatan Garuda ini adalah urat nadi bagi mobilitas warga Desa Nambaru, jadi harus kita kerjakan bersama agar cepat tuntas," ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatan. 

07 Mei 2026

"Keren! Begini Kekompakan TNI-Warga di Parigi Moutong Percepat Pembangunan Jembatan Vital"

 


PARIGI MOUTONG – Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Kamis (7/5/2026).

Personel Babinsa bersama masyarakat setempat tampak bahu-membahu melakukan pengecoran pylon jembatan. Fokus pekerjaan hari ini meliputi penyiapan rangkaian besi tulangan hingga pembersihan lubang pondasi yang telah digali sebelumnya agar siap untuk tahap pengecoran akhir.

Kehadiran TNI di tengah pembangunan ini bukan tanpa alasan. Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi transportasi yang akan menghubungkan wilayah terpencil di Desa Baina'a Barat, sehingga pengerjaannya terus dikebut.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka adalah instruksi langsung untuk memastikan pembangunan infrastruktur desa berjalan lancar dan tepat waktu.

"Hari ini kami fokus pada pengecoran pylon. Besi-besi sudah kami rakit dan lubang yang sudah digali dipastikan siap. Kami ingin jembatan ini segera berdiri kokoh agar warga tidak lagi kesulitan melintas," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Aksi sigap para prajurit loreng ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Meski cuaca cukup terik, warga tetap semangat bekerja karena merasa terbantu dengan kehadiran personel TNI yang memberikan arahan teknis sekaligus tenaga ekstra.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh warga menuju pusat kecamatan dan memperlancar distribusi hasil bumi, yang selama ini terkendala oleh akses jalan yang terbatas.

"Kami sangat berterima kasih. Dengan adanya bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Jembatan ini adalah impian kami sejak lama," ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Baina'a Barat.

06 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Wujudkan Mimpi Warga Nambaru Punya Jembatan Kokoh"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan pengecoran tiang Jembatan Garuda, Rabu (6/5/2026).

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat sangat kental. Tanpa canggung, para prajurit berbaju loreng ini bersama warga bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya demi mempercepat pembangunan infrastruktur desa tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain untuk mempercepat pekerjaan, kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memotivasi warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

"Kami hadir tidak hanya sebagai pendamping, tapi juga ikut bekerja langsung. Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat krusial bagi akses mobilitas warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya mengangkut material.

Jembatan Garuda merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga mendambakan infrastruktur yang lebih kokoh untuk menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi antarwilayah di Parigi Selatan.

05 Mei 2026

Sinergi Tanpa Batas! Aksi Babinsa dan Warga Parigi Moutong Kebut Cor Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, melakukan pengecoran pylon guna mempercepat pembangunan Jembatan Garuda, Selasa (5/5/2026).

Pantauan di lokasi, sejak pagi pagi puluhan warga sudah berkumpul di pinggir sungai bersama para prajurit TNI. Tanpa sekat, mereka berbagi tugas: ada yang mengangkut material pasir, mengaduk semen, hingga memastikan pengecoran pylon atau tiang penyangga jembatan berjalan presisi.

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi proyek vital bagi masyarakat setempat. Selama ini, akses transportasi warga sering terhambat, terutama saat debit air sungai meningkat yang menyulitkan distribusi hasil bumi.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bukan sekadar membantu fisik pembangunan, melainkan menjaga marwah gotong royong.

"Kami hadir untuk memastikan pembangunan ini selesai tepat waktu. Jembatan Garuda ini adalah urat nadi ekonomi warga Desa Baina'a Barat. Dengan pylon yang kokoh, kita berharap jembatan ini berumur panjang dan segera bisa dilalui kendaraan," ujar Babinsa.

Kehadiran personel TNI di tengah-tengah kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga Dusun 3 Tamo. Tokoh masyarakat setempat menyebut pekerjaan terasa jauh lebih ringan dan terarah dengan bantuan teknis dan motivasi dari para Babinsa.

04 Mei 2026

Bahu-membahu Bersama Warga, Aksi Babinsa Cor Fondasi Jembatan di Desa Nambaru

 


PARIGI - Aksi nyata ditunjukkan oleh jajaran TNI dari Kodim 1306/Kota Palu dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Senin (4/5/2026).

 

Pantauan di lokasi, para prajurit berbaju loreng ini tampak bahu-membahu bersama masyarakat setempat. Tanpa canggung, mereka mengaduk material semen, pasir, dan kerikil demi memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

 

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami merupakan bagian dari tugas teritorial sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

"Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat. Jembatan ini adalah akses vital bagi warga Desa Nambaru, sehingga pembangunannya harus kita dukung penuh agar cepat selesai dan bisa digunakan," ujarnya.

 

Pengecoran dasar tiang ini menjadi tahap krusial dalam pembangunan Jembatan Garuda. Mengingat cuaca yang tidak menentu, pengerjaan dilakukan secara gotong-royong agar struktur utama jembatan dapat segera berdiri sebelum debit air sungai meningkat.

 

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah pembangunan ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Nambaru. Kepala Desa setempat menyebut bahwa semangat gotong-royong kembali meningkat dengan adanya pendampingan dari pihak TNI.

 

"Kalau dikerjakan sendiri mungkin terasa berat, tapi dengan bantuan bapak-bapak Babinsa, warga jadi lebih semangat. Kami berharap jembatan ini segera rampung agar aktivitas ekonomi desa kembali lancar," pungkas salah satu warga di lokasi.

03 Mei 2026

Momen Babinsa Parigi Terjun Langsung Bantu Warga Cor Tiang Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda pada Minggu (3/5/2026).

Pantauan di lokasi, balutan seragam loreng TNI tampak menyatu dengan kaos oblong warga. Tanpa sekat, mereka bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya untuk memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

Babinsa menyampaikan dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa, aksi ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar membantu secara fisik, tapi juga memberi motivasi kepada masyarakat agar budaya gotong royong tetap lestari," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran para prajurit TNI. Pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda ini dinilai sangat krusial karena jembatan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil tani.

"Kami merasa sangat terbantu. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan ramai-ramai bersama bapak-bapak TNI," ungkap salah seorang warga Desa Nambaru.

02 Mei 2026

"Sinergi Tanpa Batas! Babinsa dan Warga Tinombo 'Sulap' Batu Alam Jadi Jembatan Garuda"

 


Parigi Moutong - Semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, dalam mempercepat pembangunan infrastruktur desa, Sabtu (2/5/2026).

Puluhan warga bersama personel TNI tampak antusias mengumpulkan material batu alam yang melimpah di sekitar lokasi proyek. Material tersebut dikumpulkan secara manual untuk menyuplai kebutuhan pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat setempat.

Pemanfaatan material alam ini bukan tanpa alasan. Selain karena jumlahnya yang melimpah, langkah ini diambil untuk memastikan pengerjaan jembatan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh warga.

Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kesulitan rakyat.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar. Dengan memanfaatkan potensi alam yang ada dan dikerjakan bersama-sama, kita harapkan jembatan ini segera rampung dan memperlancar ekonomi warga," ujar sang Babinsa.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah, khususnya di wilayah-wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong.

30 April 2026

TMMD Kodim 1306 Edukasi Warga Sausu soal Stunting, Letda Inf Rudini: Anak Harus Tumbuh Sehat dan Cerdas

 


Parigi Moutong - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu menggelar sosialisasi pencegahan stunting kepada masyarakat se-Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan digelar di Kantor Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kamis (30/4/2026).

 

Sosialisasi ini merupakan salah satu sasaran nonfisik TMMD ke-128 yang menyasar peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Puluhan warga yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan tokoh masyarakat hadir mengikuti kegiatan tersebut.

 

Bertindak sebagai pembawa materi, Letda Inf Rudini dari Satgas TMMD ke-128 menjelaskan pentingnya pencegahan stunting sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Materi yang disampaikan mulai dari pola asuh, gizi seimbang, sanitasi lingkungan, hingga pentingnya pemeriksaan rutin ke posyandu.

 

"Stunting ini masalah serius yang harus kita cegah bersama. Kuncinya ada di pemenuhan gizi ibu hamil, ASI eksklusif, MPASI yang tepat, dan lingkungan yang bersih. Lewat TMMD ini kami ingin bantu edukasi masyarakat agar anak-anak Sausu tumbuh sehat dan cerdas," tegas Letda Inf Rudini, Kamis (30/4/2026).

 

Ia juga mengajak warga untuk aktif ke posyandu dan tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ada kendala tumbuh kembang anak.

 

Selain sosialisasi stunting, TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu juga menggelar berbagai sasaran nonfisik lain seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, dan pelayanan kesehatan gratis. Sementara sasaran fisik meliputi pembukaan jalan, rehab RTLH, dan pembangunan MCK. (Pen_1306)

Satgas TMMD ke-128 Dorlok Material MCK dan RTLH, Danki Satgas: Percepat Sasaran Fisik

 


Parigi Moutong - Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu kembali melakukan dorong logistik (dorlok) material bangunan untuk pembangunan MCK dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan yang dipimpin langsung Serda Samson itu bertempat di Mako Koramil 1306-17/Sausu, Kamis (30/4/2026).

 

Material yang didorong berupa semen, kasiboard, pasir, batako, dan perlengkapan lain untuk mendukung percepatan pembangunan sasaran fisik TMMD di Dusun 3, Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Anggota Satgas bersama warga bahu-membahu memindahkan material ke lokasi menggunakan truk dan secara estafet.

 

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-128, Kapten Czi Fransiskus, menyebut dorlok material rutin dilakukan agar progres pekerjaan di lapangan tidak terhenti.

 

"Dorlok ini kita lakukan setiap hari sesuai kebutuhan di lapangan. Tujuannya jelas, mempercepat penyelesaian sasaran fisik MCK dan RTLH agar segera bisa dimanfaatkan warga. Kita kebut pengerjaan, tapi tetap utamakan kualitas," kata Kapten Czi Fransiskus, Kamis (30/4/2026).

 

Ia menambahkan, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama TMMD ke-128. Selain MCK dan RTLH, TMMD kali ini juga mengerjakan pelebaran pengerasan jalan, pembuatan MCK, RTLHserta sejumlah sasaran nonfisik.

 

Pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-128 ditargetkan rampung sebelum upacara penutupan. (Pen_1306)

Demi Akses Warga, Satgas TMMD ke-128 Terus Geber Pelebaran Jalan Sausu Trans

 


Parigi Moutong - Pengerjaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu terus digenjot. Tak kenal hujan dan panas, Satgas TMMD yang dipimpin langsung Danki Satgas Kapten Czi Fransiskus kebut pengerjaan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 5 kilometer di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

 

Hingga Kamis (30/4/2026), progres fisik pelebaran jalan tersebut sudah memasuki 850 meter. Jalan yang sebelumnya sempit dan sulit dilalui saat musim hujan itu ditargetkan rampung sesuai jadwal TMMD.

 

"Kami bersama masyarakat terus bekerja maksimal. Target kami jalan sepanjang 5 km ini bisa selesai tepat waktu agar segera dirasakan manfaatnya oleh warga," ujar Danki Satgas TMMD ke-128, Kapten Czi Fransiskus, di lokasi, Kamis (30/4).

 

Menurutnya, cuaca ekstrem tidak menjadi halangan bagi personel Satgas. Semangat gotong royong antara TNI dan warga justru semakin kuat demi membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas warga Desa Sausu Trans.

 

Sementara itu, Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo Dandim 1306/Kota Palu selaku Dansatgas TMMD ke-128 menegaskan komitmen TNI untuk membantu percepatan pembangunan di daerah.

 

"TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami tidak akan berhenti sebelum pekerjaan tuntas. Jalan ini harapan masyarakat Sausu Trans sejak lama. Hujan atau panas, Satgas tetap bekerja. Ini bukti TNI hadir untuk rakyat, membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Kami minta doa dan dukungan masyarakat agar seluruh sasaran fisik maupun non-fisik TMMD ke-128 ini selesai 100% dan tepat waktu," tegasnya.

 

Selain pelebaran dan pengerasan jalan, TMMD ke-128 Kodim 1306/Kota Palu juga menyasar sejumlah program fisik dan non-fisik lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

29 April 2026

Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-128 Dorlok Semen dan Kasiboard untuk MCK-RTLH di Sausu

 


Parigi Moutong - Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu tak kenal lelah terus melakukan dorong logistik (dorlok) material berupa semen, kasiboard, dan bahan bangunan lainnya untuk pembangunan MCK dan RTLH.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung Serda Samson, bertempat di Makoramil 1306-17/Sausu, Rabu (29/4/2026).

 

Material tersebut akan digunakan untuk mendukung sasaran fisik TMMD ke-128 yang berlokasi di Dusun 3, Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong. Mengingat medan menuju lokasi cukup menantang, anggota Satgas bersama warga bahu-membahu mengangkut material menggunakan kendaraan.

 

Serda Samson mengatakan, pendorongan material ini rutin dilakukan agar progres pembangunan MCK dan RTLH tidak terhambat.

 

"Setiap hari kami pastikan material cukup di lokasi. Meskipun medan berat dan cuaca kadang tidak mendukung, kami tetap semangat. Ini semua demi target TMMD selesai tepat waktu dan hasilnya segera dirasakan warga," ujar Serda Samson dilokasi

 

Selain dorlok material, Satgas TMMD ke-128 juga mengerjakan sasaran fisik lain seperti pelebaran/pengerasan jalan. Sinergi TNI bersama warga terus dijaga agar seluruh program TMMD berjalan lancar hingga penutupan nanti.

Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Geser Alat Kerja ke Titik B

 


PARIGI MOUTONG - Sinergi antara TNI dan rakyat kembali terlihat nyata di lapangan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bahu-membahu bersama warga Desa Nambaru melakukan pemindahan alat berat berupa mesin molen (concrete mixer) menuju titik pembangunan infrastruktur desa, Rabu (29/4/2026).

 

Aksi gotong royong ini dilakukan guna mempercepat progres pembangunan Jembatan Garuda yang terletak di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan.

 

Mesin molen tersebut dipindahkan secara manual dan bersama-sama dari lokasi awal menuju Titik B. Pemindahan ini dilakukan karena pengerjaan pengecoran di titik sebelumnya telah rampung, dan kini fokus beralih ke bagian pondasi jembatan selanjutnya.

 

"Hari ini kami bersama warga fokus menggeser alat kerja ke Titik B. Medan di lokasi cukup menantang, namun dengan semangat gotong royong, mesin molen berhasil kita tempatkan di posisi yang tepat untuk melanjutkan pengecoran," ujar Babinsa.

 

Partisipasi aktif Babinsa dalam pembangunan Jembatan Garuda ini menuai apresiasi dari masyarakat Desa Nambaru. Warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel TNI yang tidak hanya memberikan pengamanan, tetapi juga ikut berkeringat melakukan pekerjaan fisik yang berat.

 

"Tenaga Bapak-bapak Babinsa sangat membantu, apalagi saat harus memindahkan alat seberat ini. Pekerjaan jadi terasa lebih ringan dan cepat," ungkap salah seorang warga yang ikut dalam aksi tersebut.

Aksi Personel Koramil 1306-06/Banawa Turun Tangan Bagikan Ribuan Paket Makan Bergizi


 

DONGGALA - Personel Babinsa Koramil 1306-06/Banawa menunjukkan aksi nyata dalam mendukung peningkatan kesehatan generasi muda. Pada Rabu (29/4/2026), Babinsa terjun langsung dalam pendistribusian ribuan porsi makanan bergizi bagi siswa-siswi di wilayah Kabupaten Donggala.

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari Yayasan Ganggawa Institute yang berlokasi di wilayah Kodim 1306/Kota Palu, tepatnya di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Pangga, Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa.

 

Dalam aksi ini, sebanyak 2.225 porsi makanan bergizi disalurkan ke berbagai sekolah. Tercatat ada 17 unit sekolah yang menjadi target sasaran pendistribusian kali ini.

 

Kehadiran Babinsa di lokasi memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. "Kami hadir untuk memastikan bahwa adik-adik kita mendapatkan asupan yang layak dan bergizi tinggi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ujar Babinsa di lokasi.

 


Pihak Yayasan Ganggawa Institute bersama TNI memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang. Adapun komposisi menu yang dibagikan hari ini meliputi:

Nasi Putih sebagai sumber karbohidrat utama.

Ayam Goreng Lengkuas sebagai sumber protein hewani.

Tempe Orek sebagai protein nabati.

Acar Manis Ketimun sebagai pelengkap serat dan vitamin.

Program pemenuhan gizi ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara lembaga swadaya dan TNI untuk menekan angka stunting serta meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah.

 

Warga dan pihak sekolah mengapresiasi langkah cepat Babinsa Koramil 1306-06/Banawa dan Yayasan Ganggawa Institute dalam memperhatikan kualitas pangan anak didik di wilayah tersebut.

28 April 2026

Pengabdian Tanpa Batas! Satgas TMMD 128 Palu Kebut Dudukan Tandon dan Pengecatan

 


 

Palu - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu membuktikan bahwa pengabdian kepada rakyat tidak mengenal batas. Memasuki hari Selasa (28/4/2026), para prajurit terus memacu pengerjaan fisik di lapangan guna memastikan fasilitas publik segera siap digunakan.

 

Kegiatan hari ini menyasar pada penyelesaian infrastruktur air bersih dan estetika bangunan. Para personel tampak sibuk menyelesaikan pembuatan dudukan tandon air serta memulai proses pengecatan.

 

Pembuatan dudukan tandon air ini menjadi krusial agar distribusi air bersih bagi warga sekitar dapat berjalan maksimal. Satgas TMMD menyadari bahwa akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat.

 

"Kami terus memacu pengerjaan hari ini, fokus pada dudukan tandon dan pengecatan. Tujuannya agar fasilitas ini dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh warga," ujar Letda Inf Rudini di lokasi.

 

Bagi para personel Satgas, rasa lelah seolah tidak terasa saat melihat progres pembangunan yang terus meningkat. Demi kesejahteraan rakyat, mereka berkomitmen untuk memberikan hasil pengerjaan yang terbaik dan berkualitas.

Suntikan Semangat! Senyum Ibu Sitiy Jadi Booster Satgas TMMD 128 Bangun RTLH di Sausu

  


Parigi Moutong - Semangat gotong royong antara TNI dan rakyat benar-benar terasa di Desa Sausu Trans, Kabupaten Parigi Moutong. Memasuki hari Selasa (28/4/2026), personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 1306/KP terus mengejar target renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Sitiy Marsaroh (61).

 

Pengerjaan yang berlokasi di Dusun 3 tersebut kini memasuki tahap krusial. Tim Satgas bersama warga terlihat sibuk memasang reng pintu dan jendela agar bangunan rumah segera tertutup rapat dan aman.

 

Bagi para prajurit di lapangan, bekerja di bawah terik matahari bukan menjadi penghalang. Melihat antusiasme dan senyum bahagia terpancar dari wajah Ibu Sitiy, rasa lelah para personel seolah langsung terbayar lunas.

 

"Senyum bahagia beliau adalah suntikan semangat bagi kami untuk terus memberikan hasil terbaik. Kami ingin Ibu Sitiy segera memiliki hunian yang jauh lebih layak dan nyaman dari sebelumnya," ujar salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi.

 

Program rehabilitasi RTLH di Kecamatan Sausu ini memang menjadi salah satu primadona dalam gelaran TMMD ke-128 tahun ini. Fokus utamanya adalah mengubah rumah yang sebelumnya kurang memenuhi syarat kesehatan menjadi bangunan yang kokoh dan estetik.

 

Pemasangan kusen pintu dan jendela ini menandakan progres fisik rumah Ibu Sitiy sudah berjalan cukup signifikan. Satgas optimis, dengan pola kerja gotong royong yang konsisten, rumah tersebut akan segera rampung dan siap ditempati dalam waktu dekat.

Semangat Tak Pernah Pudar! Satgas TMMD 128 Bedah Rumah Lapuk Tidak Layak Huni

 


Palu - Semangat pengabdian personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/Kota Palu seolah tak ada habisnya. Memasuki hari Selasa (28/4/2026), para prajurit terus tancap gas merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Aris Munandar (51).

 

Program RTLH ini merupakan sasaran fisik yang menjadi prioritas dalam TMMD ke-128. Kondisi rumah Bapak Aris sebelumnya cukup memprihatinkan; hanya berdinding papan yang sudah lapuk dimakan usia, atap yang bocor saat hujan, serta beralaskan lantai tanah.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan kerja sama yang solid antara personel Satgas TMMD dan warga. Saat ini, progres pengerjaan telah memasuki tahap krusial, yakni pelepasan dinding lama, pembongkaran atap, serta perombakan rangka atap yang sudah tidak layak.

 

"Semangat kami tidak pernah pudar untuk membantu warga. Hari ini kami fokus pada pelepasan dinding dan rangka atap agar struktur bangunan yang baru bisa segera dipasang dengan lebih kokoh," ujar Letda Inf Ruduni.

 

Bagi Bapak Aris Munandar, bantuan ini adalah harapan baru. Rumah yang selama ini ia huni dalam kondisi serba terbatas, kini mulai bertransformasi menuju hunian yang sehat dan layak bagi keluarganya.

 

"Dulu kalau hujan bocor semua, dindingnya juga sudah rapuh. Terima kasih bapak-bapak TNI sudah membantu memperbaiki rumah kami," ungkap Aris dengan nada haru.

 

Satgas TMMD 128 Kodim 1306/KP berkomitmen untuk menyelesaikan pengerjaan ini tepat waktu dengan kualitas bangunan yang terbaik. Sinergi antara TNI dan rakyat di lokasi sasaran fisik ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Palu dan sekitarnya.

Cerita Satgas TMMD 128 di Sausu Trans: Lelah Hilang Lihat Senyum Ibu Supriati Saat Dinding Rumah Mulai Kokoh


 

Parigi Moutong - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1306/KP terus memacu pengerjaan sasaran fisik di Desa Sausu Trans, Kecamatan Sausu, Selasa (28/4/2026). Salah satu fokus utama hari ini adalah percepatan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Supriati (64) di Dusun 7.

 

Anggota Satgas bersama warga tampak bahu-membahu melakukan penyusunan batako dan plesteran dinding. Meski cuaca cukup terik, progres pembangunan terus menunjukkan tren positif.

 

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh pemilik rumah, Ibu Supriati, menjadi suntikan moral tersendiri bagi para prajurit di lapangan. Raut wajah bahagia nenek berusia 64 tahun tersebut saat melihat dinding rumahnya mulai berdiri kokoh membuat rasa lelah para personel seolah sirna.

 

"Melihat semangat Ibu Supriati, lelah kami rasa hilang berganti bangga. Ini yang menjadi motivasi kami untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujar personel Satgas di lokasi.

 

Pengerjaan RTLH ini merupakan salah satu program unggulan dalam TMMD ke-128 kali ini. Tujuannya jelas: memberikan hunian yang lebih layak, nyaman, dan kokoh bagi warga yang membutuhkan.

 

Hingga sore ini, tahap penyusunan batako dan plester dinding terus dikebut. Satgas berharap seluruh proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala cuaca maupun material, sehingga Ibu Supriati bisa segera menempati rumah barunya.

 

"Semoga pengerjaan ini lancar hingga tuntas agar Ibu segera bisa menikmati rumah yang lebih nyaman dan kokoh," pungkasnya.

Aksi Jempolan Babinsa di Dusun 3 Tamo: Bahu-membahu Bareng Warga Garap Infrastruktur Desa

 


PARIGI MOUTONG - Sinergi antara TNI dan masyarakat terus diperkuat di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa dari Koramil 1308-09/Tinombo terjun langsung membantu warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina’a Barat, dalam proses pembangunan infrastruktur desa, Selasa (28/4/2026).

 

Pantauan di lokasi, Babinsa bersama puluhan warga bahu-membahu melakukan penimbunan hasil pengecoran pondasi 'kaki ayam'. Aksi gotong royong ini dilakukan guna memastikan struktur jembatan lebih stabil dan siap untuk tahap pembangunan selanjutnya.

 

Kegiatan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di tingkat desa. Babinsa Koramil 1308-09/Tinombo menyatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan desa adalah komitmen untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban warga. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat seperti penimbunan pondasi dasar ini jadi lebih cepat selesai," ujar Babinsa di lokasi.

 

Warga Dusun 3 Tamo menyambut antusias kehadiran personel TNI. Menurut salah satu warga, kehadiran Babinsa memberikan motivasi tambahan bagi masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu.

 

"Kami sangat terbantu dengan adanya Bapak Babinsa. Beliau tidak canggung ikut mencangkul dan mengangkut material bersama kami sejak pagi tadi," ungkap seorang warga Desa Baina’a Barat.

 

Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh keakraban ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga tradisi gotong royong. Proses penimbunan di area konstruksi tersebut telah rampung sebagian besar berkat kerja sama yang solid antara Babinsa dan warga setempat.