Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Tampilkan postingan dengan label Blogspot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogspot. Tampilkan semua postingan

12 September 2026

Sinergi TNI dan Poktan Mandiri Makmur Cor Akses Panen di Sausu Gandasari

 


PARIGI MOUTONG — Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Serka I Made Janayasa, turun langsung dalam kerja bakti bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri Makmur. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pengecoran jalan kantong produksi di Dusun 4 Cempakasari, Desa Sausu Gandasari, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (12/9/2026).

Pembangunan akses jalan ini bertujuan untuk memudahkan kelancaran mobilitas para petani dalam mengangkut hasil panen dari perkebunan menuju jalan utama.

Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu membantu mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan.

“Pengecoran jalan kantong produksi ini sangat vital bagi warga, khususnya para petani. Kalau jalannya bagus, akses pengangkutan hasil panen jadi lebih cepat dan biaya transportasi juga bisa ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan swadaya dan gotong royong seperti ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat dapat terus terjalin erat.

Sementara itu, Ketua Poktan Mandiri Makmur, I Ketut Mudra, mengapresiasi kehadiran dan bantuan dari pihak Koramil, khususnya Babinsa yang terus mendampingi warga sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir dan memberi semangat. Dengan adanya kerja bakti bersama ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” kata I Ketut Mudra.

Jalan kantong produksi sepanjang puluhan meter tersebut kini sudah bisa dilalui secara bertahap, dan diharapkan dapat langsung berdampak positif pada peningkatan perekonomian para petani di Desa Sausu Gandasari.

11 September 2026

Cegah Karhutla, Babinsa Banawa Ajak Warga Dusun 2 Loli Saluran Tingkatkan Kewaspadaan

 


Donggala — Babinsa Koramil 1306-06/Banawa, Serka M. Yakub, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Edukasi tersebut disampaikan kepada warga di Dusun 2, Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka M. Yakub mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan dan lahan mudah terbakar.

Ia juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

“Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman,” ujar Serka M. Yakub.

Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat diperlukan agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.

Serka M. Yakub berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap bahaya karhutla serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Desa Loli Saluran.

09 September 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Sosialisasikan Gerakan STOP KEKERASAN di SDN DDI 9 Sojol

 


DONGGALA – Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Pratu Husain, menghadiri kegiatan sosialisasi tentang #STOP KEKERASAN: Sadari, Hentikan, Lindungi! di Media Sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN DDI 9 Sojol, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mengenali dan mencegah berbagai bentuk kekerasan, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media sosial.

Babinsa menjelaskan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain, seperti perundungan (bullying), penghinaan, penyebaran informasi yang tidak benar, maupun mengunggah konten yang dapat memicu kekerasan.

“Para siswa harus berani menyadari dan melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan kekerasan. Jangan takut untuk berbicara kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya,” jelas Pratu Husain.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan.

Babinsa juga mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial sebagai sarana yang positif, seperti berbagi informasi yang bermanfaat, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menghormati privasi dan hak orang lain.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Saring sebelum sharing dan jangan ikut menyebarkan konten yang mengandung kekerasan atau merendahkan orang lain,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya kekerasan serta membangun keberanian untuk mencegah, menghentikan, dan melindungi diri maupun orang lain dari tindakan kekerasan.

02 September 2026

Dorong Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kasimbar Turun Sawah Tanam Padi 5,5 Hektare di Ogodopi

 


Parigi Moutong — Wujud nyata dukungannya terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Sertu Dewa Nyoman S, turun langsung ke sawah petani menanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Mutiara. Kegiatan ini berlangsung di Desa Ogodopi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (2/9/2026).

Penanaman padi ini dilakukan di atas lahan seluas 5,5 hektare. Aksi gotong royong tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ogodopi Jamaludin, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nur Intan, S.P., serta Ketua Kelompok Tani Mutiara Agus bersama para anggota petani setempat.

Babinsa menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk sinergitas TNI bersama instansi terkait untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah Parigi Moutong.

"Ini kami lakukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar terus mengolah lahan pertanian mereka secara optimal. Kami ingin memastikan proses tanam berjalan lancar sehingga target produksi beras di Desa Ogodopi dapat tercapai maksimal," ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Ogodopi, Jamaludin, mengapresiasi kehadiran Babinsa dan PPL yang selalu aktif memberikan pendampingan kepada warga. Menurutnya, kehadiran unsur Pembina Desa dan pendamping lapangan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan semangat para petani saat masa tanam tiba.

Dengan adanya sinergi yang erat antara TNI, dinas pertanian melalui PPL, pemerintah desa, dan para petani, diharapkan produktivitas panen Poktan Mutiara musim ini mengalami peningkatan signifikan.`

30 Agustus 2026

Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar Hadiri Peringatan Maulid Nabi dan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu

 



Parigi Moutong — Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Kopda Basir, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu serta Reuni Akbar Ikatan Alumni Alkhairaat (IKAAL) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di MTs Alkhairat Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Sabtu (29/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengusung tema “Jejak Langkah Rasulullah SAW sebagai Inspirasi Membangun Madrasah yang Mandiri, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia.”

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan dan kepedulian TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak madrasah, para alumni, masyarakat, serta aparat kewilayahan.

Dalam kesempatan tersebut, Kopda Basir menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, mandiri, berprestasi, serta memiliki akhlak yang mulia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTs Alkhairat Donggulu yang telah konsisten berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

“Para siswa adalah generasi penerus bangsa. Manfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, hormati guru dan orang tua, serta jadilah generasi yang mampu memberikan manfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa,” pesannya.

Rangkaian kegiatan juga menjadi semakin istimewa dengan peringatan Milad ke-23 MTs Alkhairat Donggulu dan Reuni Akbar IKAAL Tahun 2026. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan antara para alumni, guru, siswa, dan seluruh keluarga besar Alkhairaat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah kegiatan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta kemitraan antara TNI dan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah Kecamatan Kasimbar.

19 Agustus 2026

Peringati HUT RI, Koramil 1306-08/Parigi dan Ribuan Warga Aksi Pungut Sampah

 


Parigi Moutong - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Koramil 1306-08/Parigi bersama ribuan elemen masyarakat hadir dalam aksi lingkungan bertajuk "Aksi 100 Menit Pungut Sampah" pada Selasa (18/8/2026).

Kegiatan gotong royong ini terpusat di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong (Parimo), Jl. Kampali, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parimo.

Danramil 1306-08/Parigi, Kapten ARM I Putu Sujaya, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam aksi ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat, pemerintah daerah, dan warga.

"Kegiatan 100 menit pungut sampah ini bukan sekadar aksi seremonial memperingati hari kemerdekaan, tetapi jadi momen penting untuk mengedukasi dan membangkitkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di Parigi Moutong," ujar danramil.

Aksi yang berlangsung penuh semangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, S.Kom, dan Wakil Bupati Parimo Abdul Sahid, S.Pd., M.Pd. Tak ketinggalan, seluruh Kepala Unit Perangkat Daerah (UPD) Parigi Moutong juga turun langsung memungut sampah di sekitar area kegiatan.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Aksi bersih-bersih ini diikuti oleh kurang lebih 1.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan organisasi, di antaranya: Pramuka Kwarcab Kecamatan Parigi, Santri Pondok Pesantren Abnaul Chairaat Parigi, Front Pemuda Kaili Parigi (FPK), Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Parigi Moutong dan Komda Lansia Parigi Moutong

Melalui momentum kemerdekaan RI ke-81 ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan kawasan perkotaan Parigi Moutong dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

16 Agustus 2026

Dandim 1306/KP Hadiri Perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, Pesta Rakyat Semarakkan kota Palu

 


Palu - Komandan Kodim (Dandim) 1306/Kota Palu, Kolonel Inf Yudhi Hendro P, menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXIII/Palakawira yang digelar di Halaman Makodam XXIII/Palakawira, Jalan Soekarno Hatta, Tondo, Kota Palu, Sabtu (15/8/2026).

Perayaan tersebut berlangsung meriah dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan turut dihadiri Pangdam XXIII/Palakawira, para Pejabat Utama (PJU) Kodam XXIII/Palakawira, Forkopimda Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, para prajurit dan keluarga besar jajaran Kodam XXIII/Palakawira, serta masyarakat Kota Palu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud nyata soliditas dan sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1306/Kota Palu bersama seluruh undangan turut mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira dengan penuh antusias.


Setelah rangkaian acara utama, kegiatan dilanjutkan dengan Pesta Rakyat yang dipersembahkan bagi prajurit dan masyarakat. Suasana semakin meriah dengan penampilan sejumlah penyanyi papan atas yang menghibur ribuan masyarakat yang hadir.

Pesta Rakyat tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dengan masyarakat.

Kemeriahan Pesta Rakyat hingga malam hari menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-1 Kodam XXIII/Palakawira. Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan eratnya hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

09 Agustus 2026

Babinsa Membantu Kendala Petani, Rencana Tanam Padi Sawah 120 Hektare di Dolo Selatan Sigi

 


Sigi - Musyawarah rencana tanam padi sawah seluas 120 hektare di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, belum menemukan titik temu. Para petani yang tergabung dalam tiga kelompok tani (Poktan) mengaku masih terbeban tanggungan modal tanam jagung kepada tengkulak.

Musyawarah tersebut digelar di Rumah Adat Desa Bangga (Baruga) pada Minggu (9/8/2026). Pertemuan ini dihadiri unsur Forkopimca, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, serta puluhan warga setempat.

Danpos Dolo Selatan Koramil 1306-04/Dolo, Serma Zainal, mewakili Danramil, menyampaikan bahwa target awal dimulainya masa tanam padi sawah pada bulan Oktober mendatang masih sulit terealisasi.

"Belum menemukan titik temu untuk dimulai tanam padi sawah di bulan Oktober dikarenakan masyarakat yang tergabung dalam tiga Poktan yang dipersiapkan seluas 120 hektare ini masih mempunyai tanggungan pengambilan bibit dan modal tanam jagung di tengkulak," ujar Danpos

Tiga kelompok tani yang disiapkan untuk program tanam padi sawah ini adalah Poktan Bumi Subur, Poktan Dadavi, dan Poktan Kayu Pase. Kendala keterikatan modal dengan pihak ketiga/tengkulak membuat para petani dilematis untuk segera beralih ke komoditas padi sawah sesuai jadwal yang dirancangkan.

Guna mencari jalan keluar terbaik bagi para petani, pihak-pihak terkait menyepakati untuk melakukan pertemuan susulan.

"Akan dijadwalkan kembali pertemuan bersama masyarakat Desa Bangga dan pengurus dari tiga Poktan yang dipersiapkan untuk tanam padi sawah tersebut," tambah Serma Zainal.

Musyawarah ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Sigi Fadlin, perwakilan Camat Dolo Selatan Wahyu, Kepala Pengamat UPTD Pengairan Kab. Sigi Muhajir, serta Ketua BPP Dolo Selatan Slamed.

Selain itu, hadir pula Kepala Desa Bangga Abrar Ganasatu, Bhabinkamtibmas Bripkol Zaalima dan Bripka Ian Reza mewakili Kapolsek Dolo, Ketua Adat Desa Bangga Ambo Umar, PPL Desa Bangga Lahade, para Ketua Poktan, Kepala Dusun 1 dan 2, serta sekitar 20 orang perwakilan masyarakat Desa Bangga.

Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan penyuluh pertanian berharap pada pertemuan berikutnya ada solusi konkret terkait masalah permodalan petani, sehingga program ketahanan pangan berupa peningkatan produksi padi sawah seluas 120 hektare di Dolo Selatan dapat terlaksana dengan lancar.

03 Agustus 2026

Bahu-membahu, Babinsa Koramil Biromaru-Warga Pasang Pagar Pengaman Jembatan Desa Bahagia

 


Sigi - Babinsa Koramil 1306-02/Biromaru bersama warga Desa Bahagia, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, bergotong royong membangun pagar pengaman pada Jembatan Aramco. Aksi kebersamaan ini dilakukan demi meningkatkan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut. Senin (3/8/2026), tampak Babinsa dan warga bahu-membahu memasang kerangka besi hingga melakukan pengecoran pada bagian sisi jembatan.

Babinsa menjelaskan bahwa pembuatan pagar jembatan ini merupakan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki saat melintas di malam hari.

"Jembatan Aramco ini merupakan akses penting bagi mobilitas harian warga Desa Bahagia. Karena pembutan pagar pengaman yang memadai, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif untuk memasang kerangka besi dan melakukan pengecoran agar jembatan ini lebih aman untuk dilalui," ujar Babinsa.

Ia menambahkan, kegiatan karya bakti ini juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat serta untuk merawat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

"Selain untuk faktor keamanan jalan, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara Babinsa dengan warga binaan. Kalau dikerjakan bersama-sama, pekerjaan berat jadi terasa ringan dan cepat selesai," tambahnya.

Warga setempat pun menyambut positif kehadiran Babinsa yang turun langsung di lapangan. Dengan adanya pagar jembatan yang kokoh, kini masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman saat melintasi Jembatan Aramco Desa Bahagia.

27 Juli 2026

Aksi Nyata Babinsa dan Warga Donggala Kerja Bakti Cor Pagar Jembatan Aramco

 


Donggala - Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang jajaran Kodim 1306/Palu menunjukkan aksi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Bersama warga, Babinsa terjun langsung dalam kerja bakti perakitan besi dan pengecoran pagar pengaman Jembatan Aramco di Dusun 3, Desa Kampung Baru, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (27/7/2026).

Kegiatan gotong royong ini menyasar pembangunan infrastruktur vital desa demi meningkatkan keselamatan warga yang melintas di area jembatan tersebut.

Babinsa menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam aksi gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

"Pembangunan pagar pengaman Jembatan Aramco ini sangat penting untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama anak-anak dan warga yang beraktivitas di malam hari. Karena itu, kami hadir bersama warga merakit besi hingga melakukan pengecoran agar fasilitas ini kokoh dan aman," ujar Babinsa.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk terus memelihara tradisi gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat di pedesaan.

"Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya untuk membantu fisik pekerjaan, tetapi juga untuk memberikan motivasi kepada warga. Ketika TNI dan rakyat bahu-membahu, pekerjaan berat seperti pembangunan infrastruktur desa ini akan terasa lebih ringan dan cepat selesai," jelasnya.

Warga Dusun 3 Desa Kampung Baru menyambut positif kehadiran Babinsa yang dinilai selalu tanggap dan hadir di tengah-tengah masyarakat. Diharapkan dengan selesainya pengecoran pagar pengaman ini, akses transportasi lokal menjadi lebih aman dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh warga.

26 Juli 2026

Wujud Manunggal TNI-Rakyat, Babinsa Balaesang Bantu Warga Genjot Pengecoran Jembatan

 


DONGGALA – Wujud nyata manunggalnya TNI dengan rakyat kembali terlihat di Kabupaten Donggala. Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang bersama warga Desa Kampung Baru bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembuatan jembatan Aramco sementara, Minggu (26/7/2026).

Aksi gotong royong yang berlangsung di Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala tersebut difokuskan pada tahapan pengecoran jembatan. Sejak pagi, para prajurit TNI dan masyarakat setempat tampak kompak mengangkut material dan mengecor jembatan aramco agar akses jalan warga bisa segera digunakan.

Babinsa menjelaskan bahwa pembuatan jembatan Aramco sementara ini sangat krusial untuk menunjang mobilitas harian warga serta melancarkan roda perekonomian di Desa Kampung Baru.

"Kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan. Jembatan ini adalah jalur vital bagi warga, sehingga kami berupaya percepat pengerjaannya, khususnya pada tahap pengecoran ini agar struktur jembatan kuat dan aman dilintasi," ujar Babinsa.

Ia juga menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kunci utama cepatnya proses pembangunan jembatan tersebut.

Kehadiran para personil Koramil 1306-14/Balaesang di tengah-tengah masyarakat mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari warga Desa Kampung Baru.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir dan turun langsung membantu warga. Dengan adanya bantuan dari Koramil, pekerjaan pengecoran jembatan ini jadi jauh lebih cepat dan ringan," ungkap salah seorang warga setempat.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan hubungan silaturahmi serta kebersamaan antara TNI dan rakyat di Kecamatan Balaesang dapat terus terjalin erat

25 Juli 2026

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Babinsa Sojol Gembleng 105 Siswa SD di Donggala

 


DONGGALA – Guna menanamkan rasa disiplin, tanggung jawab, dan jiwa korsa sejak dini, Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Serka Aris, memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SDN 3 Sojol Utara, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan pelatihan tersebut berlangsung di halaman sekolah SDN 3 Sojol Utara, Desa Ogoamas 2, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala. Sebanyak 105 siswa dan siswi tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh sang Babinsa.

Serka Aris menjelaskan bahwa materi yang diberikan meliputi gerakan dasar baris-berbaris, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, jalan di tempat, hingga gerakan berpindah tempat. Selain itu, pembinaan mental dan kedisiplinan juga disipkan di sela-sela latihan.

"Pelatihan PBB ini bertujuan untuk membentuk karakter para siswa agar lebih disiplin, memupuk kebersamaan, serta menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, sehingga pembentukan mental yang kuat sangat penting dilakukan," ujar Serka Aris di lokasi.


Ia menambahkan, latihan PBB bukan sekadar gerakan fisik semata, melainkan juga ajang melatih konsentrasi dan kekompakan antarsiswa.

Pihak sekolah menyambut positif dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Koramil 18/Sojol, khususnya Serka Aris, yang telah meluangkan waktu untuk membina para peserta didik.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang sudah memberikan pelatihan PBB kepada 105 anak didik kami. Kehadiran TNI di sekolah membuat anak-anak lebih bersemangat dan termotivasi untuk belajar disiplin," ungkap salah satu perwakilan guru SDN 3 Sojol Utara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SDN 3 Sojol Utara dapat mengaplikasikan nilai-nilai kedisiplinan yang telah dipelajari, baik dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun di rumah.

15 Juni 2026

Gerak Cepat! Babinsa dan Warga Timbun Tali Sling Jembatan Garuda Parigi Moutong

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, bergerak cepat melakukan aksi gotong royong. Mereka bahu-membahu mempercepat proses penimbunan tali sling di titik A Jembatan Garuda pada Senin (15/6/2026).

Aksi taktis ini dilakukan guna memastikan infrastruktur jembatan tetap kokoh dan aman dilalui oleh masyarakat setempat, mengingat Jembatan Garuda merupakan salah satu akses vital di wilayah tersebut.

Babinsa menjelaskan bahwa percepatan penimbunan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada struktur penyangga jembatan.

"Kami bersama warga sengaja turun langsung hari ini untuk mempercepat penimbunan di area tali sling titik A. Langkah ini sangat penting agar daya ikat dan stabilitas jembatan tetap terjaga, terutama dalam mengantisipasi beban kendaraan yang melintas serta faktor cuaca," ujar Babinsa.

Sejak pagi hari puluhan warga bersama personel TNI tampak kompak mengangkut material tanah dan batu untuk menimbun bagian fondasi tali sling. Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat begitu terasa dalam kegiatan ini.

Babinsa menambahkan, selain untuk mengamankan fisik jembatan, kegiatan gotong royong ini juga bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum di desa mereka.

"Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian dan mobilitas warga Desa Nambaru. Jika tidak segera kita benahi bersama, dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat luar biasa dan pengerjaan bisa berjalan lebih cepat," tambahnya.

04 Juni 2026

Sinergi TNI-Warga Parigi Moutong Kebut Rakit Tiang Besi Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, bergerak cepat merakit tiang besi Jembatan Garuda pada Kamis (4/6/2026). Aksi gotong royong ini dilakukan guna mempercepat mobilitas warga dan memastikan akses transportasi antarwilayah kembali normal.

Warga bersama anggota TNI bahu-bahu mengangkat dan merakit material besi yang cukup berat. Meski di bawah terik matahari, semangat kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat tampak begitu kental.

Babinsa menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan urat nadi perekonomian bagi warga Desa Nambaru dan sekitarnya.

Menurut Babinsa, percepatan rakitan tiang besi ini sengaja digenjot agar jembatan bisa segera difungsikan. Selama ini, rusaknya akses jalan atau jembatan penghubung cukup menghambat aktivitas harian warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian.

"Kami bersama warga berkomitmen untuk menyelesaikan rakitan tiang besi Jembatan Garuda ini secepat mungkin. Kehadiran jembatan ini sangat dinantikan warga, terutama untuk jalur transportasi hasil bumi dan akses anak-anak pergi ke sekolah," ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan ini bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan juga sebagai sarana memelihara kemanunggalan TNI dan rakyat.

"Gotong royong seperti ini adalah budaya kita. Dengan bekerja bersama-sama, pekerjaan yang berat menjadi lebih ringan dan cepat selesai," imbuhnya.

25 Mei 2026

Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat di Parigi Moutong Saat Pasang Seling Jembatan Desa

 


Parigi Moutong - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Mereka bergotong-royong melakukan pemasangan tali seling untuk fasilitas jembatan desa pada Senin (25/5/2026).

Sejak pagi hari anggota Babinsa bersama puluhan warga sudah berkumpul di area pembangunan. Dengan menggunakan peralatan seadanya namun penuh semangat, mereka saling bahu-membahu menarik dan mengencangkan tali seling baja yang menjadi komponen vital bagi infrastruktur penyeberangan warga tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaan.

"Pemasangan seling ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kekokohan jembatan yang menjadi akses mobilitas warga sehari-hari. Kami hadir untuk membantu mempercepat prosesnya agar fasilitas ini bisa segera digunakan dengan aman," ujarnya.

Pemasangan tali seling baja ini membutuhkan tenaga yang tidak sedikit serta kerja sama yang solid. Medannya yang cukup menantang tidak menyurutkan semangat warga desa dan para personel TNI.

"Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak Babinsa. Kalau dikerjakan sendiri oleh warga mungkin akan memakan waktu lama. Dengan bantuan TNI, pekerjaan berat ini terasa lebih ringan dan cepat selesai," ungkap salah seorang warga setempat.

06 Mei 2026

Tak Kenal Lelah, Babinsa Koramil 1306-08/Parigi Wujudkan Mimpi Warga Nambaru Punya Jembatan Kokoh"

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga melakukan pengecoran tiang Jembatan Garuda, Rabu (6/5/2026).

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat sangat kental. Tanpa canggung, para prajurit berbaju loreng ini bersama warga bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya demi mempercepat pembangunan infrastruktur desa tersebut.

Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan kami dalam pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain untuk mempercepat pekerjaan, kehadiran personel di tengah masyarakat bertujuan untuk memotivasi warga agar tetap menjaga budaya gotong royong.

"Kami hadir tidak hanya sebagai pendamping, tapi juga ikut bekerja langsung. Pembangunan Jembatan Garuda ini sangat krusial bagi akses mobilitas warga Desa Nambaru," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya mengangkut material.

Jembatan Garuda merupakan akses penting bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga mendambakan infrastruktur yang lebih kokoh untuk menunjang aktivitas ekonomi dan transportasi antarwilayah di Parigi Selatan.

03 Mei 2026

Momen Babinsa Parigi Terjun Langsung Bantu Warga Cor Tiang Jembatan Garuda

 


PARIGI MOUTONG - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung membantu warga melakukan pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda pada Minggu (3/5/2026).

Pantauan di lokasi, balutan seragam loreng TNI tampak menyatu dengan kaos oblong warga. Tanpa sekat, mereka bahu-membahu mengangkut material pasir dan batu menggunakan peralatan seadanya untuk memastikan fondasi jembatan tersebut kokoh.

Babinsa menyampaikan dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa, aksi ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan.

"Kehadiran personel di lapangan bukan sekadar membantu secara fisik, tapi juga memberi motivasi kepada masyarakat agar budaya gotong royong tetap lestari," ujar Babinsa di sela-sela kegiatan.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran para prajurit TNI. Pengecoran dasar tiang Jembatan Garuda ini dinilai sangat krusial karena jembatan tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi hasil tani.

"Kami merasa sangat terbantu. Pekerjaan yang berat jadi terasa ringan kalau dikerjakan ramai-ramai bersama bapak-bapak TNI," ungkap salah seorang warga Desa Nambaru.

25 April 2026

Kebut Infrastruktur Desa Nambaru, Personel Babinsa Turun Tangan di Bangun Jembatan Garuda

 


PARIGI - Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kali ini, mereka terjun langsung dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Kabupaten Parigi Moutong.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (25/4/2026), sejumlah personel Babinsa bahu-membahu bersama warga setempat melakukan pemasangan mal pylon untuk pembangunan Jembatan Garuda. Proyek ini berlokasi di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan.

Dengan seragam loreng yang khas, para prajurit TNI ini tidak segan bergelut dengan material bangunan dan peralatan teknik. Kehadiran mereka di tengah masyarakat Desa Nambaru bertujuan untuk memastikan pengerjaan bagian krusial jembatan, yakni pylon atau tiang penyangga utama, dapat berjalan sesuai target.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan kami. Kami ingin memastikan pembangunan Jembatan Garuda ini berjalan lancar karena fungsinya sangat vital bagi mobilitas warga," ujar personel Babinsa di lokasi.


Warga Desa Nambaru menyambut antusias kehadiran para personel Koramil 1306-08/Parigi. Menurut mereka, keberadaan Babinsa di lokasi memberikan rasa aman dan semangat lebih dalam bekerja.

"Kami sangat terbantu. Pak Babinsa tidak cuma melihat-lihat, tapi benar-benar ikut angkat kayu dan pasang besi. Jembatan ini impian kami agar akses transportasi ke kebun dan pasar lebih mudah," ungkap salah seorang warga setempat.

22 April 2026

Percepat Akses Desa, Babinsa Koramil Tinombo dan Warga Baina'a Barat Cor Jembatan Garuda

 


Parigi Moutong - Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali tersaji nyata di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Personel Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo bahu-membahu bersama warga melaksanakan aksi gotong royong demi mempercepat infrastruktur desa.

 Para prajurit TNI bersama warga Dusun 3 Tamo, Desa Baina'a Barat, Kecamatan Tinombo, tampak antusias melakukan pengecoran dasar kaki ayam untuk pembangunan Jembatan Garuda, Rabu (22/4/2026).

Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi prioritas karena merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan pengangkutan hasil bumi serta anak sekolah. Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo yang terjun langsung ke lapangan menyatakan bahwa keterlibatan TNI adalah bentuk komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pelosok.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pembangunan ini berjalan lancar. Pengecoran dasar atau pondasi kaki ayam ini adalah tahap krusial agar struktur jembatan kokoh dan tahan lama," ujar Babinsa di sela-sela kegiatannya.

Kekompakan terlihat jelas saat warga dan personel Babinsa berbagi tugas, mulai dari mengangkut material pasir, semen, hingga proses pengadukan semen secara manual. Suasana keakraban menyelimuti lokasi proyek meski cuaca cukup terik.

Babinsa menambahkan bahwa selain untuk mempercepat teknis pembangunan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi.

"Budaya gotong royong adalah warisan bangsa yang harus kita jaga. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan, dan yang terpenting, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin solid," pungkasnya.

Pemerintah Desa Baina'a Barat pun mengapresiasi langkah sigap Koramil Tinombo. Kehadiran Babinsa dinilai menjadi pemacu semangat bagi warga untuk lebih aktif dalam membangun desa mereka sendiri.

18 April 2026

Momen Gotong Royong Babinsa dan Warga Parigi Moutong Bangun Jembatan Desa

 


PARIGI - Semangat gotong royong terpancar nyata di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong. Personel Babinsa Koramil 1306-08/Parigi bersama warga bahu-membahu mengangkut material kerikil demi percepatan pembangunan Jembatan Garuda, Sabtu (18/4/2026).

Pantauan di lokasi, meski hanya menggunakan alat seadanya seperti karung, ember, hingga sekop, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme warga dan TNI. Mereka nampak bersemangat memindahkan material batu kerikil dari titik penumpukan menuju titik pengecoran jembatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran infrastruktur desa. Babinsa Koramil 1306-08/Parigi terjun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan jembatan yang menjadi akses vital warga Desa Nambaru ini berjalan sesuai target.

"Kehadiran kami di sini adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jembatan Garuda ini sangat penting untuk mobilitas warga, jadi kita kerjakan bersama-sama agar cepat selesai," ujar salah satu personel Babinsa di sela-sela kegiatan.

Warga Desa Nambaru menyambut positif kehadiran Babinsa. Menurut warga, bantuan tenaga dari pihak TNI membuat pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dan mempercepat proses pembangunan yang selama ini dinanti-nantikan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya Bapak Babinsa. Dengan alat seadanya pun, kalau dikerjakan ramai-ramai seperti ini, pekerjaan jadi cepat dan kami jadi lebih semangat," kata salah seorang warga setempat.

Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat segera rampung sehingga akses transportasi ekonomi dan sosial masyarakat di Kecamatan Parigi Selatan kembali lancar tanpa kendala.