Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

29 Agustus 2026

Tanggap Cepat Bencana, Personel Kodim 1306/Kota Palu Terjun Bersihkan Lumpur Banjir Bandang di Desa Avolua

 


Parimo - Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menanggulangi dampak banjir bandang yang menerjang Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong. Pasca-bencana yang terjadi pada Rabu (26/8/2026) lalu, aksi tanggap darurat terus digencarkan oleh para jajaran Babinsa bersama instansi terkait hingga Jumat (28/8/2026).

Di lokasi terdampak, para Babinsa tampak bahu-membahu bersinergi dengan tim gabungan. Selain membersihkan sisa material banjir, personel Kodim 1306/Kota Palu di lapangan mengarahkan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur pekat dan material kayu yang menutup sisi kiri serta kanan jalan utama maupun halaman permukiman warga.

Tak hanya itu, aksi kemanusiaan ini mencakup pembersihan rumah-rumah warga dari endapan lumpur dan pasir, penyaluran pengobatan gratis, pembagian logistik bantuan, hingga pendistribusian air bersih bagi masyarakat terdampak.

Berdasarkan data pendataan awal di lapangan, tercatat sebanyak 15 KK atau 50 jiwa menjadi korban terdampak langsung. Kerusakan material meliputi 11 unit rumah rusak berat, 46 unit rumah terendam lumpur, serta kendaraan warga berupa 4 unit mobil dan 9 unit sepeda motor yang sempat terendam banjir.


Dandim 1306/Kota Palu menegaskan bahwa penyiapan dan pengerahan personel di lokasi bencana merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat tertimpa musibah.

"Personel Babinsa dan jajaran Kodim 1306/Kota Palu kami instruksikan untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait. Fokus utama kita saat ini adalah pemulihan akses, penanganan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar warga, dan memastikan lingkungan permukiman kembali aman serta bersih," ujar Dandim.

Penanganan pasca-banjir bandang di Desa Avolua ini dipastikan terus berlanjut hingga seluruh fasilitas umum dan rumah warga pulih seperti sediakala.

0 comments:

Posting Komentar