Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

27 Oktober 2026

Medan Terjal, Babinsa Koramil 22 Palolo dan Tim Gabungan Berjuang Padamkan Karhutla

 


SIGI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Gunung Siranindi, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 80 hektare. Senin (27/10/2026)

 

Personel Koramil 1306-22/Palolo bersama unsur TNI-Polri, BPBD, tim pemadam, pemerintah desa, dan masyarakat terlibat dalam upaya penanganan kebakaran di lokasi tersebut.

 

Sejumlah langkah dilakukan untuk mengendalikan api, di antaranya pemadaman langsung serta pembuatan bak penampungan air yang kemudian disalurkan menggunakan mesin alkon untuk mendukung proses pemadaman.

 

Penanganan karhutla ini menghadapi tantangan berat karena kondisi geografis kawasan yang sulit dijangkau. Untuk menuju titik sasaran kebakaran, petugas harus menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor sejauh sekitar 15 kilometer, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 6 kilometer.

 

“Kami bersama personel gabungan dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Siranindi. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 80 hektare. Namun, proses pemadaman menghadapi kendala medan yang sangat terjal dan sulit dijangkau,” ujar Babinsa.

 

Selain jarak yang cukup jauh, medan menuju lokasi kebakaran juga terjal dengan kemiringan diperkirakan mencapai 70–80 derajat. Kondisi tersebut menjadi kendala bagi personel dalam menjangkau titik api dan mendistribusikan air.

 


Personel gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla terdiri dari dua personel Babinsa Koramil 1306-22/Palolo, lima personel Polsek Palolo, satu personel KSB, lima personel pemerintah desa, delapan personel BPBD, 23 personel SAR Brimob, lima personel Manggala Geni, serta sekitar 20 warga masyarakat. Jumlah personel Polres belum tercantum dalam data yang diterima.

 

Rencana penanganan selanjutnya adalah melanjutkan transfer air untuk mendekati sasaran kebakaran, sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih efektif.

 

Keterlibatan personel gabungan bersama masyarakat diharapkan dapat membantu mengendalikan kebakaran dan mencegah api meluas ke kawasan lain. Upaya pemadaman akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi medan serta keselamatan seluruh petugas yang bertugas di lapangan.

 

Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di tengah kondisi yang rawan memicu kebakaran.

0 comments:

Posting Komentar