Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

16 September 2026

Karhutla 5 Hektare Terjadi di Siboang Donggala, Babinsa-Polisi-BPBD dan Warga Turun Padamkan Api

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Siboang, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9/2026). Kebakaran diperkirakan berdampak pada lahan seluas kurang lebih 5 hektare.

 

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol bersama personel Polsek Sojol, BPBD Kabupaten Donggala dan masyarakat setempat terjun langsung ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

 

Berdasarkan keterangan saksi, Kasman (53), titik api pertama kali terlihat dari area perkebunan warga yang berada tepat di depan rumahnya. Melihat adanya kebakaran, Kasman kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Siboang, Idrus.

 

Setelah menerima laporan, Kepala Desa Siboang kemudian berkoordinasi dengan Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Polsek Sojol dan BPBD Kabupaten Donggala untuk melakukan penanganan kebakaran.

 

Petugas gabungan bersama masyarakat kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya, tangki semprot (gendong), serta mobil pemadam kebakaran.

 

Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas ke area perkebunan dan lahan warga di sekitar lokasi.

 

Hingga saat ini, estimasi luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 5 hektare. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan oleh pihak terkait.

15 September 2026

Babinsa Koramil Balaesang Hadiri Musyawarah Penetapan Perdes Tovia Tambu

 


Donggala - Babinsa Koramil 1306-14/Balaesang, Serka Darfin Dollah, menghadiri Musyawarah Desa dalam rangka penetapan Peraturan Desa (Perdes) Tovia Tambu tentang Pungutan Desa. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Tovia Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026).

 

Musyawarah desa tersebut menjadi wadah bagi pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan masyarakat untuk membahas serta menetapkan aturan terkait pungutan desa. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan kondusif.

 

Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa, sekaligus memastikan pelaksanaan musyawarah berjalan aman dan lancar.

 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Darfin Dollah menyampaikan pentingnya penyusunan dan penerapan Perdes dilakukan secara terbuka serta mengutamakan kepentingan masyarakat.

 

"Peraturan desa yang ditetapkan hendaknya benar-benar memperhatikan kepentingan masyarakat dan dilaksanakan secara transparan. Kami berharap seluruh pihak dapat memahami aturan yang telah disepakati bersama," ujar Darfin.

 

Dia juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawal pelaksanaan Perdes sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tovia Tambu.

 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mendukung setiap program pemerintah desa yang bertujuan untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Karhutla di Siweli Donggala Mengganas, 50 Hektare Lahan Terbakar

 


Donggala - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Dusun 5, Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Personel Koramil 1306-14/Balaesang bersama masyarakat setempat turun langsung melakukan penanganan dan pemadaman api.

 

Kegiatan penanganan Karhutla dipimpin langsung oleh Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, bersama masyarakat Desa Siweli serta pemerintah desa pada Senin (14/9/2026).

 

Di lokasi, api masih terus menyala akibat kondisi cuaca dan medan yang mendukung penyebaran kebakaran. Angin kencang membuat api sulit dikendalikan, ditambah banyaknya rumput serta batang pohon kering yang mudah terbakar.

 

Berdasarkan informasi dari Dinas Kehutanan, luas areal yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 50 hektare.

 


Upaya pemadaman kemudian dihentikan sementara karena kondisi di lapangan dan akan kembali dilanjutkan pada Selasa pagi. Meski demikian, pemantauan terhadap titik api tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali kobaran api maupun meluasnya area terdampak.

 

Danramil 1306-14/Balaesang, Lettu Inf Jaswadi, mengatakan pihaknya bersama masyarakat akan terus berupaya menangani kebakaran tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.

 

"Kami bersama masyarakat dan pemerintah desa terus melakukan penanganan dan pemantauan terhadap titik api. Kondisi angin yang cukup kencang serta banyaknya rumput dan batang pohon kering menjadi kendala dalam proses pemadaman," ujar Jaswadi.

 

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar," katanya.

14 September 2026

Kodim 1306/Kota Palu Gelar Latihan Tangki Spray, Persiapan Dukung Program Pertanian dan Disinfeksi

 

Palu – Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan latihan penggunaan tangki spray di halaman Makodim 1306/Kota Palu, Jalan Balai Kota Selatan, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (13/8/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Seksi (Pasi) Ops Kodim 1306/KP, Kapten Inf Arnold Paretta, guna meningkatkan kemahiran dan kesiapsiagaan prajurit dalam mengoperasikan alat pendukung tugas teritorial di lapangan.

Kapten Inf Arnold Paretta menyampaikan bahwa penguasaan penggunaan tangki spray sangat penting bagi personel, terutama dalam mendukung program ketahanan pangan, perawatan lingkungan markas, maupun penanganan situasi darurat seperti penyemprotan disinfektan.

"Prajurit Kodim 1306/Kota Palu harus menguasai operasional berbagai perlengkapan pendukung teritorial, salah satunya tangki spray ini. Latihan ini bertujuan agar anggota mahir dalam merawat, merakit, hingga mengaplikasikannya secara efektif dan aman di lapangan," ujar Kapten Inf Arnold Paretta di Makodim 1306/KP.

Dalam latihan ini, para prajurit mendapatkan pembekalan teknis mengenai pemeliharaan alat, takaran pencampuran bahan, hingga teknik penyemprotan yang tepat sasaran agar alat dapat berfungsi optimal dan tahan lama.

Kapten Inf Arnold Paretta menambahkan, pembekalan ini nantinya diharapkan dapat diterapkan oleh para prajurit, khususnya para Babinsa, saat mendampingi kelompok tani di wilayah binaan maupun saat menjalankan tugas sosial di masyarakat.

"Keterampilan ini menjadi bekal berharga bagi prajurit saat terjun langsung mendampingi warga, baik untuk sektor pertanian maupun aksi cepat tanggap di wilayah binaan masing-masing," tutupnya. (Pendim_1306)


Lahan Kosong 1,5 Hektare di Buluri Palu Terbakar, TNI-Polri dan Warga Gerak Cepat Padamkan Api

 

Palu – Kebakaran lahan kosong seluas kurang lebih 1,5 hektare terjadi di Jalan Anggrek RT 01/RW 02, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Minggu (13/9/2026) sore. Sinergi cepat aparat TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat berhasil mencegah api meluas ke pemukiman.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Mengetahui adanya kobaran api di lahan kering tersebut, Anggota Babinsa Koramil 1306-01/Palu Barat Sertu Herman bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan membantu proses pemadaman

Sertu Herman menegaskan, kesiapsiagaan dan sinergi di lapangan menjadi kunci utama api dapat dikendalikan dalam waktu singkat.
"TNI dan Polri selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Begitu mendapat laporan adanya kebakaran lahan, kami langsung berkoordinasi dengan pihak Damkar dan bergerak cepat ke lokasi bersama warga. Terima kasih kepada masyarakat yang sangat responsif membantu tim di lapangan," ujar Sertu Herman di lokasi kejadian.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari sektor Palu Barat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 15.30 WITA. Petugas Damkar yang dibantu dua personel TNI, satu personel Polri, serta sekitar tujuh orang warga setempat langsung bahu-membahu menyiram titik api.

Berkat respons cepat tim gabungan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.45 WITA. Setelah memastikan lokasi benar-benar aman dan kondusif, dua unit armada pemadam meninggalkan TKP pada pukul 16.45 WITA.

Sertu Herman mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam insiden ini. Beliau juga mengimbau warga agar tetap waspada mengingat cuaca yang rentan memicu kebakaran lahan.
"Korban jiwa maupun kerugian materil nihil. Namun, kami imbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, apalagi di area lahan kering seperti ini," tutup Sertu Herman. (Pendim_1306)


Pabrik Sabut Kelapa di Donggala Ludes Terbakar, TNI Selalu Hadir Bantu Warga

 

Palu – Kebakaran hebat melanda pabrik sabut kelapa milik Riky (44) di Desa Labuan Induk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 11.45 WITA. 

Menanggapi musibah tersebut, aparat TNI dari Kodim 1306-07/Tawaeli bergerak cepat turun ke lokasi untuk mengamankan area dan membantu proses pemadaman.

Aksi tanggap darurat ini dibenarkan oleh Babinsa Koramil 1306-07/Tawaeli, Serda Suandi, yang berada di garis depan pemadaman bersama tim gabungan.

"TNI selalu hadir di tengah masyarakat dalam situasi apa pun. Begitu mendapat informasi kebakaran, kami dari Koramil 1306-07/Tawaeli dan personel Yon TP langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api serta mengamankan area sekitar," ujar Serda Suandi di lokasi kejadian.

Serda Suandi menjelaskan, api diduga berasal dari korsleting listrik di area panel gudang. Karena material sabut kelapa yang sangat mudah terbakar, api cepat membesar dan melahap isi bangunan.
Sebanyak enam unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi—melibatkan armada Yon TP, Brimob, Dinas Damkar, dan Kecamatan Sindue. Personel gabungan dari TNI (Babinsa dan Yon TP), Brimob, BPBD, petugas Damkar, serta sekitar 20 warga setempat bahu-membahu menaklukkan si jago merah.

Meski tidak ada korban jiwa, sejumlah aset pabrik dilaporkan hangus terbakar.
"Korban jiwa nihil. Kerugian materil masih diproses, namun tercatat lima unit mesin packing dan satu unit loader ikut terbakar. Kami bersama pihak kepolisian masih mengawal lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif," pungkas Serda Suandi. (Pendim_1306)

 



13 September 2026

Api Kembali Menyala di KPN Talaga, Babinsa dan Warga Bergerak Padamkan Kebakaran

 


 

Donggala — Kebakaran kembali terjadi di kawasan KPN (Kawasan Pangan Nusantara), Dusun V, Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Babinsa Koramil 1306-15/Damsol, Sertu Puje Retno, bersama tiga orang anggota, personel Polsek Damsol dan masyarakat Desa Talaga turun langsung melakukan pemadaman api, Sabtu (12/9/2026).

 

Kebakaran tersebut diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat bernama Hairuddin, seorang petani kebun di kawasan KPN. Ia melihat adanya titik api yang kembali muncul di area tersebut akibat kondisi cuaca panas disertai angin kencang.

 

Hairuddin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Mendapat laporan itu, personel Koramil 1306-15/Damsol bersama Polsek Damsol dan masyarakat langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

 

Dengan kondisi medan dan sarana yang terbatas, proses pemadaman dilakukan menggunakan perlengkapan seadanya berupa tangki semprot (gendong). Petugas bersama warga berupaya melokalisasi titik api agar tidak meluas.

 

“Pemadaman dilakukan bersama-sama dengan masyarakat menggunakan peralatan yang ada, mengingat kondisi cuaca cukup panas dan angin juga kencang sehingga api berpotensi kembali meluas,” ujar Sertu Puje Retno.

 


Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±1 hektare. Babinsa bersama personel Polsek dan masyarakat terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar.

 

Keterlibatan aparat bersama masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut menjadi bentuk respons cepat terhadap laporan warga sekaligus upaya mencegah meluasnya kebakaran di kawasan KPN Desa Talaga.

 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang, serta segera melaporkan apabila menemukan kembali titik api di sekitar kawasan tersebut.

Babinsa dan Pemdes Bolapapu Kerja Bakti Perbaiki Jalan Rusak Parah di Kulawi


 

Sigi — Babinsa Koramil 1306-03/Kulawi, Serka Rudihartono, bersama Pemerintah Desa Bolapapu melaksanakan kerja bakti pengecoran jalan yang mengalami kerusakan parah akibat tergerus air. Perbaikan dilakukan di Dusun 2 Tamurae, Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (12/9/2026).

 

Jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan hingga berlubang akibat terus-menerus tergerus aliran air. Kondisi itu dinilai cukup membahayakan keselamatan warga yang melintas, terlebih jalur tersebut banyak digunakan masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

 

Melihat kondisi tersebut, Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif melakukan perbaikan dengan cara pengecoran pada bagian jalan yang rusak. Kegiatan dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

 

Serka Rudihartono mengatakan, kerja bakti tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI bersama pemerintah desa terhadap kondisi infrastruktur di wilayah binaan.

 

“Jalan ini merupakan akses yang cukup sering dilalui masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Karena kondisinya sudah berlubang akibat tergerus air, kami bersama pemerintah desa dan masyarakat berupaya memperbaikinya agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Serka Rudihartono.

 

Menurutnya, budaya gotong royong perlu terus dipelihara di tengah masyarakat. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan tersebut juga dapat mempererat hubungan antara TNI, pemerintah desa dan warga.

 

Pemerintah Desa Bolapapu juga mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Perbaikan jalan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat serta memperlancar aktivitas warga sehari-hari.

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Ogoamas

  


Donggala — Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Serka Aris, hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di halaman Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fath, Desa Ogoamas 1, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Sabtu (12/9/2026).

 

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Meneladani Rasulullah SAW dalam Membangun Masyarakat Desa Ogoamas 1 yang Berakhlak.”

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diikuti oleh pengurus dan santri Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fath serta masyarakat Desa Ogoamas 1. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

 

Kehadiran Serka Aris sebagai Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara TNI dengan masyarakat, khususnya di wilayah binaannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Aris menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat semakin meningkatkan keimanan, mempererat persaudaraan, serta menerapkan nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Serka Aris.

 

Ia juga berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan bagi masyarakat dalam membangun kehidupan Desa Ogoamas 1 yang harmonis, aman, dan berakhlak.

 

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai.

12 September 2026

Sinergi TNI dan Poktan Mandiri Makmur Cor Akses Panen di Sausu Gandasari

 


PARIGI MOUTONG — Babinsa Koramil 1306-17/Sausu, Serka I Made Janayasa, turun langsung dalam kerja bakti bersama anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri Makmur. Aksi gotong royong ini difokuskan pada pengecoran jalan kantong produksi di Dusun 4 Cempakasari, Desa Sausu Gandasari, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu (12/9/2026).

Pembangunan akses jalan ini bertujuan untuk memudahkan kelancaran mobilitas para petani dalam mengangkut hasil panen dari perkebunan menuju jalan utama.

Babinsa menyampaikan bahwa kehadiran kami di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu membantu mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan.

“Pengecoran jalan kantong produksi ini sangat vital bagi warga, khususnya para petani. Kalau jalannya bagus, akses pengangkutan hasil panen jadi lebih cepat dan biaya transportasi juga bisa ditekan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan swadaya dan gotong royong seperti ini, kemanunggalan antara TNI dan rakyat dapat terus terjalin erat.

Sementara itu, Ketua Poktan Mandiri Makmur, I Ketut Mudra, mengapresiasi kehadiran dan bantuan dari pihak Koramil, khususnya Babinsa yang terus mendampingi warga sejak awal perencanaan hingga pelaksanaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir dan memberi semangat. Dengan adanya kerja bakti bersama ini, pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai,” kata I Ketut Mudra.

Jalan kantong produksi sepanjang puluhan meter tersebut kini sudah bisa dilalui secara bertahap, dan diharapkan dapat langsung berdampak positif pada peningkatan perekonomian para petani di Desa Sausu Gandasari.

11 September 2026

Cegah Karhutla, Babinsa Banawa Ajak Warga Dusun 2 Loli Saluran Tingkatkan Kewaspadaan

 


Donggala — Babinsa Koramil 1306-06/Banawa, Serka M. Yakub, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Edukasi tersebut disampaikan kepada warga di Dusun 2, Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Jumat (11/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka M. Yakub mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi lingkungan dan lahan mudah terbakar.

Ia juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

“Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya karhutla. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena api dapat dengan mudah meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman,” ujar Serka M. Yakub.

Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Peran aktif masyarakat diperlukan agar potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.

Serka M. Yakub berharap imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap bahaya karhutla serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Desa Loli Saluran.

10 September 2026

Babinsa Gerak Cepat Tangani Karhutla di Pegunungan Petana Sigi, 3 Hektare Lahan Terbakar

 


Sigi – Personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Pegunungan Petana, Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 3 hektare.

Peristiwa Karhutla itu terjadi pada Rabu (9/9/2026). Informasi mengenai kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga, Sinardi (39), melihat adanya kebakaran dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Jono.

 

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Babinsa Koramil 1306-04/Dolo, Kopda Sarmon. Mendapat informasi tersebut.

 

“Kami mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran. Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan bersama masyarakat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Babinsa.

 

pemadaman dilakukan menggunakan alat seadanya dengan melibatkan masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan membahayakan lahan di sekitar lokasi, mengingat kondisi kebakaran berada di kawasan pegunungan.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan, terutama yang dapat memicu terjadinya kebakaran. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” katanya.

09 September 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Sosialisasikan Gerakan STOP KEKERASAN di SDN DDI 9 Sojol

 


DONGGALA – Babinsa Koramil 1306-18/Sojol, Pratu Husain, menghadiri kegiatan sosialisasi tentang #STOP KEKERASAN: Sadari, Hentikan, Lindungi! di Media Sosial. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN DDI 9 Sojol, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mengenali dan mencegah berbagai bentuk kekerasan, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui media sosial.

Babinsa menjelaskan bahwa penggunaan media sosial harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain, seperti perundungan (bullying), penghinaan, penyebaran informasi yang tidak benar, maupun mengunggah konten yang dapat memicu kekerasan.

“Para siswa harus berani menyadari dan melaporkan apabila melihat atau mengalami tindakan kekerasan. Jangan takut untuk berbicara kepada guru, orang tua, atau pihak yang dipercaya,” jelas Pratu Husain.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Karena itu, diperlukan kepedulian bersama antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan.

Babinsa juga mengajak para siswa untuk menggunakan media sosial sebagai sarana yang positif, seperti berbagi informasi yang bermanfaat, menjaga etika dalam berkomunikasi, serta menghormati privasi dan hak orang lain.

“Gunakan media sosial dengan bijak. Saring sebelum sharing dan jangan ikut menyebarkan konten yang mengandung kekerasan atau merendahkan orang lain,” pesannya.

Kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang bahaya kekerasan serta membangun keberanian untuk mencegah, menghentikan, dan melindungi diri maupun orang lain dari tindakan kekerasan.

07 September 2026

Babinsa Koramil Sausu Gerak Cepat Tangani Karhutla di Lahan Kosong Bendungan Induk


Parimo — Personel Koramil 1306-17/Sausu, Sertu Dedi Handoko, bergerak cepat bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kosong kawasan Bendungan Induk, Desa Sausu Taliabo, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (6/9/2026).

 

Kebakaran tersebut diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare. Api diketahui muncul di lahan kosong yang berada di sekitar aliran Sungai Sausu.

 

Berdasarkan keterangan saksi, Ketut Sudianan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.20 WITA. Saat itu, Ketut sedang beraktivitas menyiram tanaman cokelat miliknya.

 

"Saat sedang menyiram pohon cokelat, saya mendengar suara seperti kayu terbakar dan terdengar retakan-retakan. Setelah itu saya melihat api sudah berkobar dan menjalar di lahan kosong dekat sungai," ujar Ketut.

 

Mengetahui adanya kebakaran, saksi kemudian segera menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Petugas bersama unsur terkait langsung melakukan koordinasi untuk mencegah api meluas.

 

Sertu Dedi Handoko selaku Babinsa Koramil 1306-17/Sausu kemudian berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemda Parigi Moutong untuk mendapatkan bantuan dalam proses pemadaman.

 


"Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami bersama Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman serta melokalisir titik api agar tidak meluas ke lahan dan perkebunan warga," kata Babinsa.

 

Menurutnya, kondisi lahan yang cukup kering dan terdapat material yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar. Karena itu, penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat di sekitar lokasi.

 

"Kami juga berkoordinasi dengan BPBD untuk membantu proses pemadaman. Hal ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas," jelasnya.

 

Babinsa mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan yang kering.

 

"Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Jika melihat adanya titik api atau asap di kawasan lahan dan perkebunan, segera laporkan kepada aparat agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.

 

Hingga penanganan dilakukan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 2 hektare. Aparat bersama unsur pemerintah daerah terus melakukan pemantauan guna memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.

06 September 2026

Cegah Api Merembet ke Permukiman, Babinsa dan Warga Bergerak Padamkan Karhutla

 


Donggala — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah RT 2, belakang Kuburan Islam, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/9/2026). Api dengan cepat ditangani oleh Babinsa Koramil 1306-06/Banawa bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat.

 

Babinsa bersama pihak terkait langsung melakukan koordinasi dan upaya pemadaman setelah mengetahui adanya kebakaran. Tim gabungan juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala untuk mencegah api meluas dan merembet ke area permukiman warga.

 

Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel serta peralatan yang tersedia. Berkat respons cepat seluruh pihak, api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

 

Babinsa menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang panas dan ekstrem serta vegetasi yang kering diduga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

 

"Kondisi cuaca yang panas dan vegetasi yang kering sangat mudah memicu dan mempercepat penyebaran api. Karena itu, begitu mendapat informasi, kami langsung bergerak bersama BPBD, kepolisian dan masyarakat untuk melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke permukiman warga," jelas Babinsa.

 


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan yang memiliki vegetasi kering.

 

"Yang paling penting adalah kewaspadaan bersama. Jangan membakar sembarangan dan segera laporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin," tambahnya.

 

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel (nihil). Petugas juga memastikan api telah padam dan situasi di sekitar lokasi kebakaran dalam kondisi aman.

 

Upaya pemadaman secara cepat dan terpadu tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas

04 September 2026

Babinsa Koramil 1306-18/Sojol Latih PBB Siswa Pramuka SMKN Sojol Utara


 

Donggala — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1306-18/Sojol, Serka Aris, memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi Pramuka SMKN Sojol Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMKN Desa Ogoamas 2, Kecamatan Sojol Utara, Kabupaten Donggala, Kamis (3/9/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Serka Aris memberikan materi dan praktik PBB kepada para anggota Pramuka. Pelatihan meliputi dasar-dasar baris-berbaris, sikap sempurna, penghormatan, serta gerakan dasar lainnya.

 

Babinsa menyampaikan bahwa pemberian materi PBB bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, kekompakan, ketertiban, serta rasa tanggung jawab para siswa.

 

“Pemberian materi PBB ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan kekompakan siswa dalam mengikuti kegiatan Pramuka maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Babinsa.

 

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi dan arahan yang diberikan. Pelatihan dilakukan secara bertahap, mulai dari penjelasan teori hingga praktik gerakan di lapangan.

 

Kegiatan pembinaan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa dalam mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebersamaan.

03 September 2026

TNI Turun Tangan, Dapur Darurat Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir di Avalua.

 


Parigi Moutong – Personel Kodim 1306/KP bersama tim gabungan bersinergi membantu warga terdampak banjir dengan membangun dapur darurat untuk warga di Desa Avalua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

 

Pembangunan dapur darurat tersebut dilakukan pada Rabu (2/9/2026) sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu memenuhi kebutuhan warga pascabencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

 

Dalam kegiatan itu, personel TNI bersama tim gabungan dan masyarakat bergotong royong mengerjakan dapur darurat untuk warga. Pekerjaan dimulai dari pembuatan rangka dapur, pemasangan dinding, hingga pemasangan seng sebagai bagian dari atap dapur.

 

Babinsa Desa Avalua turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Babinsa menyampaikan bahwa pembangunan dapur darurat untuk warga dilakukan untuk membantu warga yang terdampak banjir agar kebutuhan makanan dapat tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascabencana.

 

Selain membantu pembangunan fasilitas, personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, tim gabungan, dan masyarakat dalam penanganan dampak banjir.

 

Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi warga Desa Avalua serta meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

 

Kegiatan gotong royong ini juga menjadi bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu warga menghadapi situasi darurat pascabencana.


02 September 2026

Dorong Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil Kasimbar Turun Sawah Tanam Padi 5,5 Hektare di Ogodopi

 


Parigi Moutong — Wujud nyata dukungannya terhadap ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1306-19/Kasimbar, Sertu Dewa Nyoman S, turun langsung ke sawah petani menanam padi bersama Kelompok Tani (Poktan) Mutiara. Kegiatan ini berlangsung di Desa Ogodopi, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (2/9/2026).

Penanaman padi ini dilakukan di atas lahan seluas 5,5 hektare. Aksi gotong royong tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Ogodopi Jamaludin, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nur Intan, S.P., serta Ketua Kelompok Tani Mutiara Agus bersama para anggota petani setempat.

Babinsa menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk sinergitas TNI bersama instansi terkait untuk menyukseskan program swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah Parigi Moutong.

"Ini kami lakukan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani agar terus mengolah lahan pertanian mereka secara optimal. Kami ingin memastikan proses tanam berjalan lancar sehingga target produksi beras di Desa Ogodopi dapat tercapai maksimal," ujar Babinsa.

Sementara itu, Kepala Desa Ogodopi, Jamaludin, mengapresiasi kehadiran Babinsa dan PPL yang selalu aktif memberikan pendampingan kepada warga. Menurutnya, kehadiran unsur Pembina Desa dan pendamping lapangan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan semangat para petani saat masa tanam tiba.

Dengan adanya sinergi yang erat antara TNI, dinas pertanian melalui PPL, pemerintah desa, dan para petani, diharapkan produktivitas panen Poktan Mutiara musim ini mengalami peningkatan signifikan.`

01 September 2026

Jaga Kebugaran, Anggota Kodim 1306/Kota Palu Rutin Lari 5 Kilometer Setiap Selasa dan Kamis

 

Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu melaksanakan lari perorangan sejauh 5 kilometer sebagai bagian dari pembinaan fisik dan upaya menjaga kebugaran personel. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Perwira Staf Operasi (Pasi Ops) Kodim 1306/Kota Palu Kapten Inf Arnold Paretta.

Kegiatan lari dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis. Para personel menempuh jarak sekitar 5 kilometer dengan rute yang telah ditentukan di wilayah Kota Palu.
Kapten Inf Arnold Paretta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan fisik prajurit agar personel Kodim 1306/Kota Palu tetap memiliki kondisi tubuh yang prima dalam menjalankan tugas.
"Lari perorangan ini rutin kami laksanakan setiap Selasa dan Kamis. Tujuannya untuk menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh personel sehingga selalu siap melaksanakan tugas kapan pun dibutuhkan," kata Kapten Arnold.

Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu modal penting bagi prajurit dalam melaksanakan tugas di lapangan. Terlebih, anggota TNI dituntut selalu siap bergerak dalam berbagai situasi dan kondisi.

"Sebagai prajurit, kita harus selalu siap. Kebugaran bukan hanya untuk menunjang kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan operasional dalam melaksanakan tugas," ujarnya.
Arnold menambahkan, lari perorangan juga menjadi sarana bagi personel untuk menjaga stamina sekaligus membangun kedisiplinan dalam menjalani pola hidup sehat.

"Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan konsisten. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, personel akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.

Kegiatan lari berlangsung dengan tertib dan aman. Para personel tetap memperhatikan kondisi masing-masing selama melaksanakan olahraga untuk menjaga keselamatan dan mencegah cedera. (Pendim_1306)


Api Berkobar di Lahan Kosong, Gerak Cepat TNI dan Warga Berhasil Padamkan Kebakaran

 
Palu - Anggota Kodim 1306/Kota Palu bergerak cepat mengatasi kebakaran lahan kosong yang terjadi di wilayah perbatasan Kelurahan Tavanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dengan Desa Tinggede Induk, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Kebakaran terjadi pada Senin (31/8/2026) dan menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita. Api pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Mendapat informasi tersebut, personel Kodim 1306/Kota Palu bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 11.30 Wita, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kodim 1306/KP tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak 15 personel TNI bersama lima warga turut terlibat dalam proses pemadaman. Dengan menggunakan satu unit mobil Damkar Kodim 1306/KP, petugas berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

"Personel langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Kami berupaya melakukan pemadaman secepat mungkin agar api tidak merembet ke permukiman warga," ujar salah satu personel di lokasi.

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Pada pukul 13.00 Wita, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.

Dari hasil pemantauan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang kemudian diperparah kondisi cuaca panas dan lahan yang kering. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Dandim Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan
Di tempat terpisah, Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf Yudhi Hendro Prasetyo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Kolonel Inf Yudhi mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di sekitar lahan kosong, semak belukar, maupun lokasi yang berdekatan dengan permukiman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan. Kondisi cuaca yang panas dan lahan yang kering membuat api sangat mudah menjalar dan sulit dikendalikan," kata Kolonel Yudhi.
Menurutnya, kebakaran lahan yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat meluas apabila tidak segera ditangani. Terlebih, lokasi kebakaran berada dekat dengan kawasan permukiman sehingga berpotensi membahayakan keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.
"Kita tidak boleh menganggap remeh api. Sedikit kelalaian dapat menyebabkan kebakaran meluas dan membahayakan rumah serta keselamatan masyarakat. Jika menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada aparat atau petugas pemadam agar dapat ditangani dengan cepat," ujarnya.
Dandim juga mengapresiasi respons cepat personel Kodim 1306/Kota Palu bersama masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.
"Kami mengapresiasi kepedulian dan respons cepat anggota di lapangan serta masyarakat yang turut membantu pemadaman. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas," pungkasnya. (Pendim_1306)