Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Senin, 31 Agustus 2020

DANDIM BERIKAN ARAHAN KEPADA SELURUH PRAJURIT DAN PNS KODIM 1306/DONGGALA

Komandan Kodim 1306/Donggala Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P., memberikan JAM KOMANDAN kepada seluruh anggota baik Militer maupun ASN Kodim 1306/Donggala usai pelaksanaan olah raga selama 1 jam di lapangan Apel Makodim Jl. Balai Kota Selatan Kota Palu.  Senin (31/8).

Pelaksanaan Jam Komandan tersebut  merupakan salah satu cara berkomunikasi secara langsung antara seorang Komandan Satuan dengan seluruh anggotanya dalam rangka memberikan Informasi, menyampaikan Penekanan dan Instruksi dari Satuan Atas yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh seluruh anggota Militer dan ASN Kodim 1306/Donggala. 

 

Dalam arahannya Dandim menekankan kepada seluruh anggota Kodim 1306/Donggala agar selalu menghindari pelanggaran sekecil apapun, menjaga kebersihan lingkungan maupun diri sendiri, rajin olahraga, konsumsi makanan bergizi, Istirahat yang cukup, tetap jaga jarak, cuci tangan pake sabun atau hand sanitizer dan wajib mengunakan masker.

Jumat, 28 Agustus 2020

BERI LATIHAN PBB PETUGAS LAPAS, BABINSA TUMBUHKAN SIKAP TEGAS DAN TANGKAS

Babinsa Koramil 1306-04/Dolo Serda Sugiono melaksanakan anjangsana di lapas Perempuan Kelas III Palu di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Dalam kegiatan tersebut babinsa diterima langsung oleh Kalapas Kelas III Palu Ibu Lyza Zastavary Bc. IP, Jum’at (28/8).

Dalam kesempatan tersebut Babinsa juga diminta untuk memberikan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada 40 orang petugas Lapas, dengan penuh semangat para petugas yang terdiri dari petugas pria dan wanita mengikuti arahan dari Babinsa sebagai Instruktur PBB.


Danramil 1306-04/Dolo Kapten Inf Sjafroni Saselah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan dukungan pihak Koramil kepada petugas Lapas Perempuan Kelas III Palu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Kegiatan Babinsa tersebut merupakan dukungan kami agar para petugas dapat tetap semangat dalam menjalankan tugas sehari-hari, selain itu kegiatan PBB juga dapat menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, disiplin sehingga dengan demikian senantiasa dapat mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan individu, dan secara tak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab,” jelas Danramil.

 

Kamis, 27 Agustus 2020

DANDIM 1306/DONGGALA DAMPINGI DANREM 132/TADULAKO PECAHKAN MASALAH PENENTUAN LOKASI HUNTAP DI DESA TOMPE KECAMATAN SIRENJA

 


Dandim 1306/Donggala mendampingi Danrem 132/Tadulako selaku Dansatgas Rehab Rekon Brigjen TNI Farid Makruf, M. A bersama Ketua DPRD Provinsi Sulteng Hj. Nilam Sari Lawira, Ketua Pansus Percepatan Rehab Rekon Larengi Budi Luhur dan rombongan meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. Rabu (26/8/2020).

Kedatangan rombongan tersebut bertempat di Desa Tompe Kecamatan Sirenja untuk memecahkan masalah penentuan lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) karena sudah 2 (dua) tahun masyarakat yang mau dipindahkan ke huntap selalu menentang keinginan Pemerintah, alasannya lahan yang di siapkan oleh pemerintah itu tidak sesuai dengan keinginan masyarakat Desa Tompe karena jauh dari pantai. Mata pencaharian masyarakat Tompe kebanyakan adalah nelayan. akibanya  sampai 2 tahun hunian tetap itu tidak terbangun.


Pada kesempatan ini, Danrem 132/Tdl bersama rombongan mengajak masyarakat Desa Tompe berdialog di Gedung Serbaguna yang dihadiri ± 200 orang. “Pada kesempatan ini beberapa warga menyampaikan keinginannya kepada rombongan ketua DPRD dan Danrem 132/Tdl beliau mengatakan masyarakat meminta lokasinya untuk dipindahkan yang dekat dengan pantai. dalam dialog ini masyarakat tetap bersikukuh ingin di tempatkan di wilayah yang dekat dengan pantai”. Jelasnya

Dalam hal ini, Danrem 132/Tdl berupaya memfasilitasi dan mejelaskan secara logis kepada masyarakat Desa Tompe bahwa tanah yang mereka tempati sekarang di pinggir pantai itu adalah zona merah sehingga tidak boleh di tempati sebagai tempat tinggal. Untuk itu masyarakat dipersiapkan untuk pindah keatas, pemerintah sudah menyiapkan, tetapi ada lokasi yang lebih cocok menurutnya. Sebagai solusinya Ketua DPRD dan Danrem meminta kepada salah satu masyarakat untuk menunjukan dimana masyarakat mau ditempatkan. Pada saat masyarakat menentukan lokasi yang mereka tunjukan teryata lokasi tersebut berdekatan dengan lokasi yang ditentukan oleh Pemerintah sehingga menyambung dengan lokasi saat ini. Dengan telah ditentukannya lokasi saat ini, maka permasalahan dengan masyarakat bisa terselesaikan dan masyarakat sangat bersyukur dengan terselesainya masalah ini.


Selanjutnya, Danrem menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menaik-naikan harga tanah dan semua sepakat akan tingal disitu karena di butuhkan 8 hektar. 2 hektar dari mereka, 6 hektar disiapkan oleh Pemerintah, akhirnya tanah itu di sepakati dan cukup untuk hunian tetap 391 KK (Kepala Keluarga). “Dengan tercapainnya dialog ini akhirnya terpecahkanlah masalah penentuan tempat tingal hunian tetap (Huntap)  yang setahun lebih tidak selesai-selesai”. Ucap Danrem.

Turut serta dalam kegiatan tersebut yakni Danrem 132/Tdl Brigjen TNI Farid makruf, M. A, Ketua DPRD Sulteng, Hj Nilas Sari Lawira, Ketua Pansus Percepatan Rehab Rekon Budi Luhur, Dandim 1306/Donggala Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi, S.I.P,  Wakil Bupati Donggala, Moh. Yasin, S. Sos, Asisten I ( M. Yusuf Lamakampali), PLT Camat (Hamrin), Kepala PUPR Donggala (Mardin), Alimudin (DPRD Prov. Sulteng), Enos Pasawa (DPRD Prov. Sulteng), Sonny Chandra (DPRD Prov. Sulteng), Wiwik Jumatul (DPRD. Prov Sulteng ) dan Heri Hasbi (Kades Ds. Tompe).

 

 

 

 

Rabu, 26 Agustus 2020

WUJUD KEPEDULIAN BABINSA KORAMIL 1306-15/SABANG, LAKSANAKAN KERJA BAKTI PENGECATAN SDN-10 DAMPELAS

 


Sekolah dengan lingkungan yang indah dan nyaman akan dapat membangkitkan semangat para siswa dan guru untuk menciptakan rasa nyaman dan suasana tenang dalam kegiatan belajar. Membudayakan lingkungan sekolah yang indah dan nyaman dapat dilakukan dengan cara memelihara bangunan sekolah agar tampak Indah dan atau banyak menanam pepohonan hijau di halaman sekolah. Lingkungan sekolah yang kumuh akan membuat suasana sekolah seperti gersang dan kurang nyaman dalam melakukan kegiatan belajar.

Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang Indah dan nyaman Babinsa Koramil 1306-15/Sabang Sertu Ade Darsono dan Kepala Sekolah SDN 10 Dampelas bersama Ketua Komite Sekolah, Komang Adi Jaya Saputra serta 23 orang wali murid melaksanakan kerja bakti pengecatan sekolah di SDN 10 Dampelas, Desa Karya Mukti, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala. Rabu (26/8).

Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa bekerja sama dengan pihak sekolah serta para wali murid dengan tujuan menumbuhkan efek baik bagi para guru dan murid, agar nanti dalam pelaksanaan diberlakukannya tatap muka kembali di Sekolah oleh pemerintah setelah wabah Covid-19 dapat memberikan suasana terasa nyaman, tentram, merasa betah akan kelestarian sekolah tersebut yang bersih dan terawat.

 

Selasa, 25 Agustus 2020

KEPEDULIAN BABINSA DUKUNG PERBAIKAN FASILITAS PENTING DI WILAYAH BINAANNYA

 

Jalan kantong produksi merupakan prasarana transportasi pada kawasan pertanian (tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan peternakan) untuk memperlancar mobilitas alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi menuju lahan pertanian, dan mengangkut hasil produk pertanian dari lahan menuju tempat penyimpanan, tempat pengolahan, atau pasar.

 

Untuk meningkatkan fasilitas perekonomian serta pengembangan pertanian dan perkebunan, Babinsa Koramil 1306-09/Tinombo Serda Abd. Zaid bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti membuka jalan Kantong Produksi sepanjang 3 Km yang dilaksanakan secara manual di Dusun 5 Pimpit, Desa Siaga, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parimo. Selasa (25/8).

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa dalam mendukung perbaikan fasilitas penting yang berada diwilayah binaannya serta memberikan manfaat kepada masyarakatnya, hal tersebut disamping dalam memenuhi program pembinaan teritorial juga dalam rangka membantu dalam memotivasi kegotong royongan masyarakat dalam peran sertanya pada pembangunan diwilayah binaanya.